alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Antisipasi Banjir, Tanggul Kali Piring Ditinggikan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tanggul Kali Piring di Kelurahan Kelun yang ambrol akhirnya diperbaiki. Tidak hanya meninggikan tanggulnya, sedimentasi sungai juga akan dikeruk. Itu dilakukan untuk mengantisipasi banjir kiriman langganan setiap musim penghujan di kawasan tersebut.

Pemkot Madiun menargetkan bisa rampung secepatnya. ‘’Jadi, sebelum banjir, kita tangani dulu semuanya. Sebelum masyarakat sambat, kita turun dulu,’’ kata Wali Kota Maidi Kamis (14/10).

Maidi berharap masyarakat turut menjaga lingkungan agar tidak sampai terjadi banjir. Salah satunya tidak membuang sampah sembarangan di sungai. Sebab, sampah berpotensi menyumbat aliran sungai hingga airnya meluap.

Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun Suyanto menambahkan, progres pekerjaan meninggikan tanggul dengan cara memasang sheet pile sudah mencapai 40 persen. Satu unit ekskavator dan satu unit crane pancang dikerahkan.

Baca Juga :  DPRD Kota Madiun Apresiasi Pemkot

Rencananya, sheet pile dipasang sepanjang 120 meter dengan tinggi 14 meter. Perinciannya, 9 meter masuk di dalam dan yang terlihat 5 meter. ‘’Jika sheet pile sudah terpasang, dilanjutkan pengerukan sedimen di tengah kali, lalu ditaruh di belakang sheet pile,’’ jelasnya.

Proyek yang dibiayai APBD senilai Rp 2,3 miliar itu sudah dimulai sejak 30 Juli lalu. Targetnya selesai awal Desember mendatang. ‘’Kawasan tersebut rawan banjir. Jika terjadi mulai dari Kelun, Perumahan Telaga Mas pasti kena. Jadi, harus selesai secepatnya. Tentu dengan kualitas yang bagus. Sheet pile diperkirakan bisa bertahan 40 sampai 50 tahun,’’ bebernya. (irs/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tanggul Kali Piring di Kelurahan Kelun yang ambrol akhirnya diperbaiki. Tidak hanya meninggikan tanggulnya, sedimentasi sungai juga akan dikeruk. Itu dilakukan untuk mengantisipasi banjir kiriman langganan setiap musim penghujan di kawasan tersebut.

Pemkot Madiun menargetkan bisa rampung secepatnya. ‘’Jadi, sebelum banjir, kita tangani dulu semuanya. Sebelum masyarakat sambat, kita turun dulu,’’ kata Wali Kota Maidi Kamis (14/10).

Maidi berharap masyarakat turut menjaga lingkungan agar tidak sampai terjadi banjir. Salah satunya tidak membuang sampah sembarangan di sungai. Sebab, sampah berpotensi menyumbat aliran sungai hingga airnya meluap.

Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun Suyanto menambahkan, progres pekerjaan meninggikan tanggul dengan cara memasang sheet pile sudah mencapai 40 persen. Satu unit ekskavator dan satu unit crane pancang dikerahkan.

Baca Juga :  BUMDes Santosa Sumbergandu Bangun Toserba

Rencananya, sheet pile dipasang sepanjang 120 meter dengan tinggi 14 meter. Perinciannya, 9 meter masuk di dalam dan yang terlihat 5 meter. ‘’Jika sheet pile sudah terpasang, dilanjutkan pengerukan sedimen di tengah kali, lalu ditaruh di belakang sheet pile,’’ jelasnya.

Proyek yang dibiayai APBD senilai Rp 2,3 miliar itu sudah dimulai sejak 30 Juli lalu. Targetnya selesai awal Desember mendatang. ‘’Kawasan tersebut rawan banjir. Jika terjadi mulai dari Kelun, Perumahan Telaga Mas pasti kena. Jadi, harus selesai secepatnya. Tentu dengan kualitas yang bagus. Sheet pile diperkirakan bisa bertahan 40 sampai 50 tahun,’’ bebernya. (irs/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/