alexametrics
24.3 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Radar Madiun Mulai Salurkan Donasi Sepatu dan Boneka

MADIUNJawa Pos Radar Madiun – Donasi boneka dan sepatu dari Radar Madiun Charity Event resmi ditutup kemarin (15/8). Ratusan boneka dan sepatu berhasil terkumpul. Untuk gelombang pertama, donasi disalurkan kepada anak-anak penyandang talasemia (kelainan sel darah merah) di Madiun Raya.

Data yang dihimpun Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Madiun, data penyandang talasemia anak sebanyak 30 orang. Mereka tersebar di Kota/Kabupaten Madiun, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan. Masing-masing mendapatkan boneka dan sepatu. Selain itu, Radar Madiun memberikan donasi berupa uang. Tak ketinggalan Salepo ’’Spider-Man’’ juga menyumbangkan donasi. ’’Terima kasih semangat dari Radar Madiun dan para pemberi bantuan boneka dan sepatu. Semakin memberi semangat hidup dan warna bagi anak-anak,’’ kata Wuri Handayani, warga Kelurahan Manisrejo, Taman, Kota Madiun.

Bantuan yang diberikan semakin memberi keteguhan untuk merawat Bagus Indra, anaknya. Wuri merupakan penyandang talasemia minor atau pembawaan sifat. Dia punya kisah panjang dalam merawat anaknya yang menyandang talasemia mayor. Bantuan tersebut seolah menjadi energi tambahan untuk merawat titipan Tuhan. ’’Motivasi saya tegar dan kuat menjalani semua ini karena buah hati saya adalah titipan Tuhan yang wajib dirawat,’’ ujarnya.

Sementara Wini Kristiwi, 27, asal Jalan Mayjend Sungkono yang menderita talasemia mayor, mengaku sangat bahagia. Boneka tersebut dapat menjadi teman di kala dia kesepian dan tubuhnya yang mulai lemas ketika hemoglobin (Hb) turun drastis. Dalam satu bulan, anaknya bisa menghabiskan tiga kantong darah. ’’Bisa menjadi teman dan merasa nggak kesepian,’’ kata Wini.

Jaseo Bara Putra, 11, asal Kelurahan Winongo, Manguharjo, Kota Madiun, langsung tersenyum girang. Apalagi ketika Nyono Sugiono –nama asli Salepo- manusia Spider-Man yang biasa membantu mengatur lalu lintas di pertigaan Jalan Merak ikut hadir mengenakan kostum lengkap. ’’Ada Spider-Man juga, kaget tadi. Senang,’’ ucap Jaseo.

Baca Juga :  Subur, Setahun 2.615 Ibu Hamil

Salepo ’’ Spider-Man’’ merasa terharu. Dia memberi motivasi kepada anak-anak yang hadir di ruang rapat utama kantor Radar Madiun. Selain itu, Salepo ’’ Spider-Man’’ juga berkisah tentang kerasnya perjuangan di masa kecil. Susah sekali. Pun, ketika dewasa ujian datang karena sakit diabetes. Namun, semangat yang tinggi membawa sakit itu sembuh. Salepo ’’ Spider-Man’’ yang dulu hidup susah kini jadi pengusaha. ’’Kasihan anak-anak, harus menanggung hingga seumur hidup. Semangat,’’ seru Salepo.

Penyaluran donasi dan sepatu tersebut diberikan langsung kepada POPTI Madiun di kantor Radar Madiun. Ketua POPTI Madiun Nurcahyono Eko Budi Setiawan mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. ‘’Semoga bermanfaat dan terima kasih juga kepada seluruh donatur,’’ ucap Cahyono.

Pemimpin Redaksi Radar Madiun Ockta Prana Lagawira mengungkapkan masih ada ratusan boneka dari para donatur yang bakal disalurkan kembali kepada mereka yang membutuhkan. Dia berharap bantuan tersebut dapat menambah semangat baru untuk melawan talasemia. ’’Tetap semangat terus kejar cita-cita,’’ kata Ockta.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi memastikan pasokan kantong darah untuk penderita talasemia di Kota Madiun bakal terus tercukupi. Wali kota meminta PMI Kota Madiun agar terus berkoordinasi dengan POPTI maupun keluarga anak-anak tersebut. ’’Kami pastikan selalu tercukupi. Ayo, sama-sama diberi semangat hidup kepada anak-anak tersebut. Semangat, jangan mudah menyerah,’’ tegasnya.

Ingin tahu tentang talasemia dan bagaimana para penyandang talasemia melalui hidupnya? Simak liputan khusus Radar Madiun Sabtu (17/8) bertepatan dengan hari kemerdekaan ke-74 RI. Mereka adalah titipan Tuhan yang layak untuk diperhatikan. Mereka juga ingin merdeka dari talasemia. (mg7/c1/ota)

MADIUNJawa Pos Radar Madiun – Donasi boneka dan sepatu dari Radar Madiun Charity Event resmi ditutup kemarin (15/8). Ratusan boneka dan sepatu berhasil terkumpul. Untuk gelombang pertama, donasi disalurkan kepada anak-anak penyandang talasemia (kelainan sel darah merah) di Madiun Raya.

Data yang dihimpun Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Madiun, data penyandang talasemia anak sebanyak 30 orang. Mereka tersebar di Kota/Kabupaten Madiun, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan. Masing-masing mendapatkan boneka dan sepatu. Selain itu, Radar Madiun memberikan donasi berupa uang. Tak ketinggalan Salepo ’’Spider-Man’’ juga menyumbangkan donasi. ’’Terima kasih semangat dari Radar Madiun dan para pemberi bantuan boneka dan sepatu. Semakin memberi semangat hidup dan warna bagi anak-anak,’’ kata Wuri Handayani, warga Kelurahan Manisrejo, Taman, Kota Madiun.

Bantuan yang diberikan semakin memberi keteguhan untuk merawat Bagus Indra, anaknya. Wuri merupakan penyandang talasemia minor atau pembawaan sifat. Dia punya kisah panjang dalam merawat anaknya yang menyandang talasemia mayor. Bantuan tersebut seolah menjadi energi tambahan untuk merawat titipan Tuhan. ’’Motivasi saya tegar dan kuat menjalani semua ini karena buah hati saya adalah titipan Tuhan yang wajib dirawat,’’ ujarnya.

Sementara Wini Kristiwi, 27, asal Jalan Mayjend Sungkono yang menderita talasemia mayor, mengaku sangat bahagia. Boneka tersebut dapat menjadi teman di kala dia kesepian dan tubuhnya yang mulai lemas ketika hemoglobin (Hb) turun drastis. Dalam satu bulan, anaknya bisa menghabiskan tiga kantong darah. ’’Bisa menjadi teman dan merasa nggak kesepian,’’ kata Wini.

Jaseo Bara Putra, 11, asal Kelurahan Winongo, Manguharjo, Kota Madiun, langsung tersenyum girang. Apalagi ketika Nyono Sugiono –nama asli Salepo- manusia Spider-Man yang biasa membantu mengatur lalu lintas di pertigaan Jalan Merak ikut hadir mengenakan kostum lengkap. ’’Ada Spider-Man juga, kaget tadi. Senang,’’ ucap Jaseo.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Cover Atlet Kabupaten Madiun

Salepo ’’ Spider-Man’’ merasa terharu. Dia memberi motivasi kepada anak-anak yang hadir di ruang rapat utama kantor Radar Madiun. Selain itu, Salepo ’’ Spider-Man’’ juga berkisah tentang kerasnya perjuangan di masa kecil. Susah sekali. Pun, ketika dewasa ujian datang karena sakit diabetes. Namun, semangat yang tinggi membawa sakit itu sembuh. Salepo ’’ Spider-Man’’ yang dulu hidup susah kini jadi pengusaha. ’’Kasihan anak-anak, harus menanggung hingga seumur hidup. Semangat,’’ seru Salepo.

Penyaluran donasi dan sepatu tersebut diberikan langsung kepada POPTI Madiun di kantor Radar Madiun. Ketua POPTI Madiun Nurcahyono Eko Budi Setiawan mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. ‘’Semoga bermanfaat dan terima kasih juga kepada seluruh donatur,’’ ucap Cahyono.

Pemimpin Redaksi Radar Madiun Ockta Prana Lagawira mengungkapkan masih ada ratusan boneka dari para donatur yang bakal disalurkan kembali kepada mereka yang membutuhkan. Dia berharap bantuan tersebut dapat menambah semangat baru untuk melawan talasemia. ’’Tetap semangat terus kejar cita-cita,’’ kata Ockta.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi memastikan pasokan kantong darah untuk penderita talasemia di Kota Madiun bakal terus tercukupi. Wali kota meminta PMI Kota Madiun agar terus berkoordinasi dengan POPTI maupun keluarga anak-anak tersebut. ’’Kami pastikan selalu tercukupi. Ayo, sama-sama diberi semangat hidup kepada anak-anak tersebut. Semangat, jangan mudah menyerah,’’ tegasnya.

Ingin tahu tentang talasemia dan bagaimana para penyandang talasemia melalui hidupnya? Simak liputan khusus Radar Madiun Sabtu (17/8) bertepatan dengan hari kemerdekaan ke-74 RI. Mereka adalah titipan Tuhan yang layak untuk diperhatikan. Mereka juga ingin merdeka dari talasemia. (mg7/c1/ota)

Most Read

Artikel Terbaru

/