alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, August 14, 2022

Hari Ini Babadan-Geneng Di-Switch Over

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalur ganda kereta api Babadan-Geneng mulai diaktifkan hari ini (15/10). Ditandai dengan switch over. Itu setelah seluruh persiapan klir. ‘’Terutama memberikan informasi kepada pengendara yang melintas di perlintasan sebidang,’’ kata Staf Teknis Satuan Kerja (Satker) Jatim 2 Jalur Ganda Madiun-Kedungbanteng (JGMK) Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur Andryan Setyo Utomo Selasa (15/10).

Dia menyebut, di jalur ganda atau double track sepanjang 28,2 kilometer itu terdapat tujuh perlintasan resmi terjaga, sembilan perlintasan tak terjaga dilengkapi early warning system (EWS), empat perlintasan tak terjaga tanpa EWS, satu flyover, dan dua underpass. ‘’Kami sudah tinjau ke lapangan. Hasilnya rekanan telah menyelesaikan sosialisasi dan persiapan lain,’’ ujarnya.

Switch over merupakan pengalihan jalur lama ke jalur baru. Jalur kereta api yang semula tunggal diaktifkan menjadi ganda. Rencananya, switch over dimulai pukul 05.30-08.30. ‘’Apakah dimulai dari timur atau barat, tergantung PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VII Madiun,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Sunday Market, Jalan Ahmad Yani Ditutup Enam Jam

Pihaknya memastikan switch over tidak mengganggu jadwal perjalanan kereta api. Sebab, dilakukan pada window time (waktu jeda). Biasanya window time untuk perjalanan kereta Pertamina. ‘’Kami pastikan tidak mengganggu atau bentrok dengan jadwal perjalanan kereta. Sehingga jadwal tetap normal,’’ ucapnya.

Setelah ini, pihaknya bakal fokus pada penyelesaian pekerjaan paket selanjutnya. Yakni, jalur ganda Geneng-Kedungbanteng sepanjang 35 kilometer. Saat ini pekerjaan fisiknya mencapai 99 persen. ‘’Tinggal mengejar beberapa bagian yang belum klir,’’ klaimnya.

Pekerjaan yang masih terus dikebut yakni di Kedunggalar dan Paron. Terutama pada wesel atau konstruksi bercabang rel. Selain itu, ada emplacement. ‘’Jalur selanjutnya terus dikerjakan meskipun Babadan-Geneng mulai switch over,’’ imbuh Andryan.

Jalur ganda Geneng-Kedungbanteng merupakan pekerjaan akhir paket JGMK yang ditargetkan selesai pertengahan November nanti. Sebelum dilakukan uji beban dan switch over. ‘’Tapi kami juga harus menunggu rekom teks dari pusat,’’ ucapnya. (kid/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalur ganda kereta api Babadan-Geneng mulai diaktifkan hari ini (15/10). Ditandai dengan switch over. Itu setelah seluruh persiapan klir. ‘’Terutama memberikan informasi kepada pengendara yang melintas di perlintasan sebidang,’’ kata Staf Teknis Satuan Kerja (Satker) Jatim 2 Jalur Ganda Madiun-Kedungbanteng (JGMK) Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur Andryan Setyo Utomo Selasa (15/10).

Dia menyebut, di jalur ganda atau double track sepanjang 28,2 kilometer itu terdapat tujuh perlintasan resmi terjaga, sembilan perlintasan tak terjaga dilengkapi early warning system (EWS), empat perlintasan tak terjaga tanpa EWS, satu flyover, dan dua underpass. ‘’Kami sudah tinjau ke lapangan. Hasilnya rekanan telah menyelesaikan sosialisasi dan persiapan lain,’’ ujarnya.

Switch over merupakan pengalihan jalur lama ke jalur baru. Jalur kereta api yang semula tunggal diaktifkan menjadi ganda. Rencananya, switch over dimulai pukul 05.30-08.30. ‘’Apakah dimulai dari timur atau barat, tergantung PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VII Madiun,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Madiun Bercuaca Panas, Dipicu Peredaran Gerak Semu Matahari

Pihaknya memastikan switch over tidak mengganggu jadwal perjalanan kereta api. Sebab, dilakukan pada window time (waktu jeda). Biasanya window time untuk perjalanan kereta Pertamina. ‘’Kami pastikan tidak mengganggu atau bentrok dengan jadwal perjalanan kereta. Sehingga jadwal tetap normal,’’ ucapnya.

Setelah ini, pihaknya bakal fokus pada penyelesaian pekerjaan paket selanjutnya. Yakni, jalur ganda Geneng-Kedungbanteng sepanjang 35 kilometer. Saat ini pekerjaan fisiknya mencapai 99 persen. ‘’Tinggal mengejar beberapa bagian yang belum klir,’’ klaimnya.

Pekerjaan yang masih terus dikebut yakni di Kedunggalar dan Paron. Terutama pada wesel atau konstruksi bercabang rel. Selain itu, ada emplacement. ‘’Jalur selanjutnya terus dikerjakan meskipun Babadan-Geneng mulai switch over,’’ imbuh Andryan.

Jalur ganda Geneng-Kedungbanteng merupakan pekerjaan akhir paket JGMK yang ditargetkan selesai pertengahan November nanti. Sebelum dilakukan uji beban dan switch over. ‘’Tapi kami juga harus menunggu rekom teks dari pusat,’’ ucapnya. (kid/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/