alexametrics
29.9 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

GSW SUTT Sawahan Putus Diterjang Angin Kencang, PLN UPT Madiun Merugi Rp 30 Juta

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hujan lebat disertai angin kencang yang diramalkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melanda wilayah Jawa Timur bagian barat benar adanya.

Sekitar pukul 14.30 Kamis (16/1) melanda sebagian kawasan di Kabupaten Madiun. Di Kajang, Sawahan, tak hanya menumbangkan pohon. Juga memutus ground steel wire (GSW) di SUTT 150 KV. GSW tower 34-35 di desa tersebut merupakan jaringan listrik dari Gardu Induk (GI) Manisrejo menuju Ngawi. ‘’Sapuan angin kencang menyebabkan travers GSW di titik itu bengkok,’’ kata Manajer PLN UPT Madiun Suyitno.

Beruntung pasokan listrik menuju Ngawi tidak mengalami gangguan. Masih tetap dapat dialirkan melalui line lain di jalur terkait. ‘’Konsumen tidak terdampak,’’ ujarnya.

Baca Juga :  PSBB, Sejumlah Ruas Jalan Di Kota Madiun Dialihkan

Meski tidak berdampak langsung terhadap masyarakat, Suyitno menyebut bahwa kejadian itu menyebabkan kerusakan aset milik PLN. Ditaksirnya kerugian materi mencapai kisaran Rp 30 juta. ‘’Melihat cuaca yang kurang mendukung dan sudah malam, perbaikan kami tunda,’’ ungkapnya tadi malam.

Untuk perbaikan kerusakan itu dilakukan hari ini (17/1). Dengan menyambungkan kembali GSW yang terputus dan memperbaiki travers GSW yang bengkok. Mengantisipasi kejadian serupa, PLN bakal meningkatkan pengawasan peralatan. Sekaligus memastikan seluruh peralatan aman dalam cuaca apa pun. ‘’Begitu terdeteksi ada gangguan, segera kami kirim petugas,’’ janjinya. (kid/c1/fin) 

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hujan lebat disertai angin kencang yang diramalkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melanda wilayah Jawa Timur bagian barat benar adanya.

Sekitar pukul 14.30 Kamis (16/1) melanda sebagian kawasan di Kabupaten Madiun. Di Kajang, Sawahan, tak hanya menumbangkan pohon. Juga memutus ground steel wire (GSW) di SUTT 150 KV. GSW tower 34-35 di desa tersebut merupakan jaringan listrik dari Gardu Induk (GI) Manisrejo menuju Ngawi. ‘’Sapuan angin kencang menyebabkan travers GSW di titik itu bengkok,’’ kata Manajer PLN UPT Madiun Suyitno.

Beruntung pasokan listrik menuju Ngawi tidak mengalami gangguan. Masih tetap dapat dialirkan melalui line lain di jalur terkait. ‘’Konsumen tidak terdampak,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kota Bunga Sepanjang Masa

Meski tidak berdampak langsung terhadap masyarakat, Suyitno menyebut bahwa kejadian itu menyebabkan kerusakan aset milik PLN. Ditaksirnya kerugian materi mencapai kisaran Rp 30 juta. ‘’Melihat cuaca yang kurang mendukung dan sudah malam, perbaikan kami tunda,’’ ungkapnya tadi malam.

Untuk perbaikan kerusakan itu dilakukan hari ini (17/1). Dengan menyambungkan kembali GSW yang terputus dan memperbaiki travers GSW yang bengkok. Mengantisipasi kejadian serupa, PLN bakal meningkatkan pengawasan peralatan. Sekaligus memastikan seluruh peralatan aman dalam cuaca apa pun. ‘’Begitu terdeteksi ada gangguan, segera kami kirim petugas,’’ janjinya. (kid/c1/fin) 

Most Read

Artikel Terbaru

/