alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Ribuan Keluarga di Kota Madiun Terima BLT Migor, Rp 300 Ribu untuk Tiga Bulan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Permasalahan mahalnya minyak goreng (migor) perlahan mulai teratasi. Terbaru, pemerintah pusat bakal menggelontorkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga yang benar-benar membutuhkan. ‘’Daftar penerimanya ditentukan pusat,’’ kata Koordinator Daerah Program Sembako Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Madiun Wahyu Sulistyono, Minggu (17/4).

Wahyu menyebutkan, total ada 10.042 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Madiun yang bakal menerima BLT migor. Masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300 ribu. ‘’Nominal itu untuk tiga bulan, April sampai Juni,’’ ujarnya.

Daftar penerima BLT migor, kata dia, juga disesuaikan dengan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Yakni, KPM yang selama ini menerima bantuan pangan nontunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH). ‘’Penyalurannya sudah dimulai sejak Kamis (14/4) lalu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Lewat Botol Kaca, Inggrid Ajak Warga Kurangi Penggunaan Material Plastik

Wahyu menjelaskan, untuk mengambil BLT, para KPM wajib menunjukkan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP). Selain itu, membawa undangan sebagai bukti bahwa nama mereka masuk dalam daftar penerima BLT migor.

Dia menambahkan, pada Mei mendatang para KPM juga bakal mendapatkan BPNT. Jika ditotal, masing-masing KPM menerima Rp 500 ribu. Sebab, KPM yang menerima PKH otomatis juga mendapatkan BPNT. ‘’Penyaluran PKH lewat Bank Mandiri,’’ ujarnya. ‘’KPM yang masuk PKH sekitar 3 ribu orang,’’ imbuhnya.

Meski mendapat banyak bantuan, Wahyu memastikan tidak ada kerancuan data. Sebab, setiap bulan dilakukan verifikasi dan update untuk menentukan KPM yang berhak mendapatkan bansos. ‘’Jika sudah meninggal atau tidak lagi layak mendapat bansos, akan dihentikan,’’ pungkasnya. (mg7/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Permasalahan mahalnya minyak goreng (migor) perlahan mulai teratasi. Terbaru, pemerintah pusat bakal menggelontorkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga yang benar-benar membutuhkan. ‘’Daftar penerimanya ditentukan pusat,’’ kata Koordinator Daerah Program Sembako Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Madiun Wahyu Sulistyono, Minggu (17/4).

Wahyu menyebutkan, total ada 10.042 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Madiun yang bakal menerima BLT migor. Masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300 ribu. ‘’Nominal itu untuk tiga bulan, April sampai Juni,’’ ujarnya.

Daftar penerima BLT migor, kata dia, juga disesuaikan dengan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Yakni, KPM yang selama ini menerima bantuan pangan nontunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH). ‘’Penyalurannya sudah dimulai sejak Kamis (14/4) lalu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Kasus Perceraian di Madiun Marak Dipicu Faktor Ekonomi hingga KDRT

Wahyu menjelaskan, untuk mengambil BLT, para KPM wajib menunjukkan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP). Selain itu, membawa undangan sebagai bukti bahwa nama mereka masuk dalam daftar penerima BLT migor.

Dia menambahkan, pada Mei mendatang para KPM juga bakal mendapatkan BPNT. Jika ditotal, masing-masing KPM menerima Rp 500 ribu. Sebab, KPM yang menerima PKH otomatis juga mendapatkan BPNT. ‘’Penyaluran PKH lewat Bank Mandiri,’’ ujarnya. ‘’KPM yang masuk PKH sekitar 3 ribu orang,’’ imbuhnya.

Meski mendapat banyak bantuan, Wahyu memastikan tidak ada kerancuan data. Sebab, setiap bulan dilakukan verifikasi dan update untuk menentukan KPM yang berhak mendapatkan bansos. ‘’Jika sudah meninggal atau tidak lagi layak mendapat bansos, akan dihentikan,’’ pungkasnya. (mg7/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/