alexametrics
24.3 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Penataan Kawasan Bogowonto Butuh Kantong Parkir Baru dan Optimalisasi Lalin

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun ancang-ancang mengoptimalkan lalu lintas (lalin) dan pengadaan kantong parkir baru kawasan Jalan Bogowonto. Mengantisipasi kepadatan kendaraan jika kelak resmi dioperasikan. ‘’Segera kami bicarakan dengan forum LLAJ (lalu lintas angkutan jalan). Masih ada ruas jalan yang perlu optimalisasi,’’ kata Kepala Dishub Kota Madiun Harum Kusumawati, Selasa (17/5).

Menurut Harum, Jalan Kutai bakal menjadi sasaran utama optimalisasi. Di ruas jalan satu arah itu masih banyak kendaraan yang nekat parkir di sisi kanan-kiri jalan. Padahal, semestinya parkir hanya di sisi kanan (selatan) jalan. ‘’Tapi, di ujung barat masih ada yang parkir di kiri (utara, Red). Akan kami tata kembali, rambu parkir akan kami pasang,’’ ujarnya.

Harum memperkirakan kantong parkir di kawasan Jalan Bogowonto saat ini tidak akan cukup. Pihaknya berharap DPUPR membangun kantong parkir baru. Opsi sementara, di kawasan alun-alun Kota Madiun. ‘’Mulai kami lakukan pembahasan,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Sepi Pembeli, Pedagang Terminal Madiun Terdampak Pandemi dan Revitalisasi

Jika telah tersedia kantong parkir baru, pihaknya akan menyediakan pelican crossing, penyeberangan pejalan kaki dengan sinyal lalu lintas dari alun-alun menuju Jalan Bogowonto. Pun, akan memaksimalkan rambu lalin demi kenyamanan dan keselamatan pengunjung. ‘’Kami tata maksimal, yang kurang akan kami lengkapi,’’ janjinya.

Sesuai konsep awal, Jalan Bogowonto bakal ditutup total dari arah barat. Pintu masuk dari arah timur. Ihwal peta arus lalin, pihaknya butuh koordinasi dengan forum LLAJ agar tidak menimbulkan crowded. ‘’Perlu ditata kembali, masih kami diskusikan,’’ sebutnya.

Selain itu, dishub bakal memasang speed bump alias ”polisi tidur” pada beberapa titik di kawasan tersebut. Mulai ruas Jalan Agus Salim, Jalan Kolonel Marhadi, hingga Jalan Panglima Sudirman. ‘’Dipastikan akan banyak aktivitas pejalan kaki. Sehingga perlu speed bump agar kendaraan berjalan pelan,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun ancang-ancang mengoptimalkan lalu lintas (lalin) dan pengadaan kantong parkir baru kawasan Jalan Bogowonto. Mengantisipasi kepadatan kendaraan jika kelak resmi dioperasikan. ‘’Segera kami bicarakan dengan forum LLAJ (lalu lintas angkutan jalan). Masih ada ruas jalan yang perlu optimalisasi,’’ kata Kepala Dishub Kota Madiun Harum Kusumawati, Selasa (17/5).

Menurut Harum, Jalan Kutai bakal menjadi sasaran utama optimalisasi. Di ruas jalan satu arah itu masih banyak kendaraan yang nekat parkir di sisi kanan-kiri jalan. Padahal, semestinya parkir hanya di sisi kanan (selatan) jalan. ‘’Tapi, di ujung barat masih ada yang parkir di kiri (utara, Red). Akan kami tata kembali, rambu parkir akan kami pasang,’’ ujarnya.

Harum memperkirakan kantong parkir di kawasan Jalan Bogowonto saat ini tidak akan cukup. Pihaknya berharap DPUPR membangun kantong parkir baru. Opsi sementara, di kawasan alun-alun Kota Madiun. ‘’Mulai kami lakukan pembahasan,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Denik Dibebani Kembalikan Madiun Zona Hijau

Jika telah tersedia kantong parkir baru, pihaknya akan menyediakan pelican crossing, penyeberangan pejalan kaki dengan sinyal lalu lintas dari alun-alun menuju Jalan Bogowonto. Pun, akan memaksimalkan rambu lalin demi kenyamanan dan keselamatan pengunjung. ‘’Kami tata maksimal, yang kurang akan kami lengkapi,’’ janjinya.

Sesuai konsep awal, Jalan Bogowonto bakal ditutup total dari arah barat. Pintu masuk dari arah timur. Ihwal peta arus lalin, pihaknya butuh koordinasi dengan forum LLAJ agar tidak menimbulkan crowded. ‘’Perlu ditata kembali, masih kami diskusikan,’’ sebutnya.

Selain itu, dishub bakal memasang speed bump alias ”polisi tidur” pada beberapa titik di kawasan tersebut. Mulai ruas Jalan Agus Salim, Jalan Kolonel Marhadi, hingga Jalan Panglima Sudirman. ‘’Dipastikan akan banyak aktivitas pejalan kaki. Sehingga perlu speed bump agar kendaraan berjalan pelan,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/