alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

39,75 Persen Nakes di Kota Madiun Telah Disuntik Booster Kedua

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Penyuntikan vaksin booster antikorona kedua bagi para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Madiun berlanjut. Bahkan, progresnya nyaris separo dari total nakes. ‘’Booster kedua atau dosis keempat untuk nakes sudah mencapai 39,75 persen,’’ kata Kepala Dinas kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun Denik Wuryani, Rabu (17/8).

Denik menjelaskan, booster kedua itu menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/3615/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Kedua bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan pada 28 Juli lalu. Sebanyak 4.672 nakes bakal di-booster kedua pasca suntikan booster pertama enam bulan lalu. ‘’Ketersediaan vaksin masih mencukupi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Mantan Kapten Ingin Latih MPFC

Menurut Denik, pemberian jenis vaksin booster kedua tidak serampangan. Namun, menyesuaikan regimen yang disuntikkan pada dosis booster pertama. Merek Moderna, misalnya, hanya dapat menerima vaksin merek sama dengan dosis 0,25 mililiter. ‘’Regimen sudah ditentukan Kemenkes,’’ sebutnya.

Booster kedua, lanjut Denik, penting bagi nakes. Sebab, mereka merupakan garda terdepan penanganan Covid-19 yang rentan tertular. Pun, pelaksanaan booster kedua tidak berbeda dengan tahun lalu. Yakni, di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau pos pelayanan vaksinasi terdekat di wilayah nakes bertugas. ‘’Selain nakes, vaksinasi rutin untuk masyarakat juga tetap berlanjut di fasyankes sesuai jadwal,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Penyuntikan vaksin booster antikorona kedua bagi para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Madiun berlanjut. Bahkan, progresnya nyaris separo dari total nakes. ‘’Booster kedua atau dosis keempat untuk nakes sudah mencapai 39,75 persen,’’ kata Kepala Dinas kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun Denik Wuryani, Rabu (17/8).

Denik menjelaskan, booster kedua itu menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/3615/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Kedua bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan pada 28 Juli lalu. Sebanyak 4.672 nakes bakal di-booster kedua pasca suntikan booster pertama enam bulan lalu. ‘’Ketersediaan vaksin masih mencukupi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Gandeng Agen Perisai, BPJS Ketenagakerjaan Madiun Akusisi Peserta BPU

Menurut Denik, pemberian jenis vaksin booster kedua tidak serampangan. Namun, menyesuaikan regimen yang disuntikkan pada dosis booster pertama. Merek Moderna, misalnya, hanya dapat menerima vaksin merek sama dengan dosis 0,25 mililiter. ‘’Regimen sudah ditentukan Kemenkes,’’ sebutnya.

Booster kedua, lanjut Denik, penting bagi nakes. Sebab, mereka merupakan garda terdepan penanganan Covid-19 yang rentan tertular. Pun, pelaksanaan booster kedua tidak berbeda dengan tahun lalu. Yakni, di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau pos pelayanan vaksinasi terdekat di wilayah nakes bertugas. ‘’Selain nakes, vaksinasi rutin untuk masyarakat juga tetap berlanjut di fasyankes sesuai jadwal,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/