alexametrics
25.6 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Website Resmi Pemkot Madiun Diretas

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peretas coba memperkenalkan diri di dashboard situs milik Pemkot Madiun. Ulah iseng di website madiunkota.go.id itu diketahui jelang tengah malam, Jumat lalu (14/1). Beruntung, hanya butuh waktu 15 menit untuk memulihkan kembali situs tersebut.

Pelaku peretasan meninggalkan jejak tulisan Madiun kampung pesilat. Haloo kota tetangga, kita bisa kan? Di bagian akhir pelaku menambahkan #kabupaten madiun, ora sepele. ‘’Hanya mencari perhatian dan popularitas. Itu sudah biasa dalam dunia online, supaya mereka punya nama,’’ kata Sekretaris Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah, Selasa (18/1/2022).

Aflah juga memastikan pelaku bukan berasal dari daerah di tagar tersebut. Selama ini pihaknya intens bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) berbagai daerah di Madiun Raya. Pun, tergabung dalam satu komunitas. ‘’Tidak berdiri sendiri, kami berbagi info dan peluang. Hubungan kami sangat baik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kejaksaan Periksa Bendahara PNM

Aflah menjelaskan, dashboard tersebut merupakan portal internal untuk data antar- OPD. Pun peretasan sebatas script. Pihaknya bergerak cepat memastikan sistem yang belum disable. ‘’Saya terima kasih. Intinya, dengan itu saya tahu bahwa script halaman mana yang belum disable untuk memasukkan script di command. Pemulihannya cepat,’’ paparnya.

Situs telah dipulihkan dan dapat diakses normal kembali. Aflah memastikan peretas tidak sampai mencuri data atau merusak sistem. Apalagi, sistem keamanan informasi milik pemkot telah bersertifikasi ISO 27.000:1. ‘’Jadi, kalau memang ada yang bisa bobol, kami justru mencari mereka untuk dijadikan konsultan. Apa yang harus kami jaga, karena kami ada kewajiban untuk keamanan data,’’ ungkapnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peretas coba memperkenalkan diri di dashboard situs milik Pemkot Madiun. Ulah iseng di website madiunkota.go.id itu diketahui jelang tengah malam, Jumat lalu (14/1). Beruntung, hanya butuh waktu 15 menit untuk memulihkan kembali situs tersebut.

Pelaku peretasan meninggalkan jejak tulisan Madiun kampung pesilat. Haloo kota tetangga, kita bisa kan? Di bagian akhir pelaku menambahkan #kabupaten madiun, ora sepele. ‘’Hanya mencari perhatian dan popularitas. Itu sudah biasa dalam dunia online, supaya mereka punya nama,’’ kata Sekretaris Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah, Selasa (18/1/2022).

Aflah juga memastikan pelaku bukan berasal dari daerah di tagar tersebut. Selama ini pihaknya intens bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) berbagai daerah di Madiun Raya. Pun, tergabung dalam satu komunitas. ‘’Tidak berdiri sendiri, kami berbagi info dan peluang. Hubungan kami sangat baik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Hujan 20 Menit, Borobudur Banjir

Aflah menjelaskan, dashboard tersebut merupakan portal internal untuk data antar- OPD. Pun peretasan sebatas script. Pihaknya bergerak cepat memastikan sistem yang belum disable. ‘’Saya terima kasih. Intinya, dengan itu saya tahu bahwa script halaman mana yang belum disable untuk memasukkan script di command. Pemulihannya cepat,’’ paparnya.

Situs telah dipulihkan dan dapat diakses normal kembali. Aflah memastikan peretas tidak sampai mencuri data atau merusak sistem. Apalagi, sistem keamanan informasi milik pemkot telah bersertifikasi ISO 27.000:1. ‘’Jadi, kalau memang ada yang bisa bobol, kami justru mencari mereka untuk dijadikan konsultan. Apa yang harus kami jaga, karena kami ada kewajiban untuk keamanan data,’’ ungkapnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/