29.4 C
Madiun
Monday, March 20, 2023

Kuota Donor 100, Diikuti 150 Orang

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menjelang Ramadan semakin banyak warga yang mendonorkan darahnya melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Kemarin (16/3), giliran  Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kota Madiun yang melakukannya. ‘’Pastinya, bulan puasa nanti pendonor darah akan berkurang,’’ kata Kunkun Tanimiharja, ketua PSMTI setempat.

Menurut dia, bakti sosial donor darah memiliki banyak manfaat. Selain bentuk kepedulian kepada sesama juga penanda aktifnya kembali PSMTI setelah lama tak berkegiatan karena pandemi Covid-19. ‘’Ini langkah awal. Kami sudah membuat memorandum of understanding (MoU) dengan PMI untuk menyumbangkan darah setiap tiga bulan sekali,’’ ujarnya.

Kunkun menambahkan, awalnya sebanyak 100 kuota pendonor yang disediakan. Namun, yang mendaftar 150 pendonor. Sebagai bentuk apresiasi kepada mereka, pihaknya menyediakan sembako gratis berupa dua kilogram beras, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula. ‘’Kami harap kegiatan ini akan terus berlangsung ke depan. Pun, partisipasi masyarakat terus meningkat,’’ sambungnya.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-74, Denbekang Madiun Gelar Donor Darah

Astilia, salah seorang pendonor, antusias mengikuti kegiatan ini. Meskipun baru pertama kali donor darah, membuatnya ketagihan. ‘’Sebenarnya ingin donor darah dari dulu. Kegiatan ini menjadi momen pertama kali saya. Ke depan mau donor lagi agar bisa membantu sesama,’’ pungkasnya. (mg4/sat)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menjelang Ramadan semakin banyak warga yang mendonorkan darahnya melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Kemarin (16/3), giliran  Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kota Madiun yang melakukannya. ‘’Pastinya, bulan puasa nanti pendonor darah akan berkurang,’’ kata Kunkun Tanimiharja, ketua PSMTI setempat.

Menurut dia, bakti sosial donor darah memiliki banyak manfaat. Selain bentuk kepedulian kepada sesama juga penanda aktifnya kembali PSMTI setelah lama tak berkegiatan karena pandemi Covid-19. ‘’Ini langkah awal. Kami sudah membuat memorandum of understanding (MoU) dengan PMI untuk menyumbangkan darah setiap tiga bulan sekali,’’ ujarnya.

Kunkun menambahkan, awalnya sebanyak 100 kuota pendonor yang disediakan. Namun, yang mendaftar 150 pendonor. Sebagai bentuk apresiasi kepada mereka, pihaknya menyediakan sembako gratis berupa dua kilogram beras, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula. ‘’Kami harap kegiatan ini akan terus berlangsung ke depan. Pun, partisipasi masyarakat terus meningkat,’’ sambungnya.

Baca Juga :  Dapat Tambahan Ratusan Kantong, Stok Darah PMI Kota Madiun Aman

Astilia, salah seorang pendonor, antusias mengikuti kegiatan ini. Meskipun baru pertama kali donor darah, membuatnya ketagihan. ‘’Sebenarnya ingin donor darah dari dulu. Kegiatan ini menjadi momen pertama kali saya. Ke depan mau donor lagi agar bisa membantu sesama,’’ pungkasnya. (mg4/sat)

Most Read

Artikel Terbaru