alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Kanigoro Gapai Asa Wakili Jatim ke Lomba Kelurahan Terbaik Tingkat Nasional

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kanigoro berpeluang menjadi kelurahan terbaik di Jatim tahun ini. Kemarin (17/6), tim dari Pemprov Jatim yang diketuai Mochammad Wahyudi turun gunung ke kelurahan di wilayah Kecamatan Kartoharjo itu untuk melakukan proses penilaian lapangan.

Ada beberapa kategori yang dinilai. Meliputi administrasi pemerintahan, kinerja kelurahan, inisiatif serta kreativitas dalam penanggulangan kemiskinan, teknologi informasi, adat dan budaya, partisipasi masyarakat, hingga lembaga kemasyarakatan. Penilaian juga menyasar PKK kelurahan, kamtibmas, pendidikan, kesehatan, kapasitas masyarakat, dan tanggap bencana.

Wahyudi menyatakan, Kanigoro masuk empat besar kelurahan terbaik di Jatim yang saat ini dalam proses penilaian. Jika menang, Kanigoro berhak mewakili provinsi ke tingkat nasional. ‘’Lomba ini bertujuan mengembangkan semangat dan menjaga pemerintah kelurahan agar benar-benar baik,’’ katanya.

Dalam penilaian lapangan tersebut, Wahyudi didampingi Wali Kota Maidi, Wakil Ketua DPRD Istono, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun Yuni Setyawati. Dia diajak berkeliling ke sejumlah stan UMKM binaan Kelurahan Kanigoro dan menyapa pedagang di lapak Kampir. ‘’Lomba kelurahan ini merupakan bagian dari menjalankan amanah Permendagri 81/2015,’’ ujar Wahyudi.

Kanigoro lolos sampai tahap penilaian lapangan setelah melalui proses panjang. Sebelumnya ada seleksi administrasi yang diikuti 777 kelurahan serta presentasi. Dari proses tersebut Kanigoro dinyatakan sebagai kelurahan dengan status cepat berkembang.

Baca Juga :  Coba Urai Pidato ”Politik” Mariono, Bawaslu Undang Pakar Bahasa

‘’Kalau sampai saat ini tinggal empat kelurahan (termasuk Kanigoro), artinya kan sudah yang terbaik di antara ratusan kelurahan,’’ ungkap pria yang juga menjabat Kabid Bina Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim itu.

Dasar penilaian dalam lomba kelurahan itu, lanjut Wahyudi, adalah bidang pemerintahan, kemasyarakatan, dan kewilayahan. Sementara, lomba pelaksana terbaik 10 program pokok PKK ditentukan berdasarkan bidang umum dan administrasi. ‘’Ada penilaian pokja (kelompok kerja) 1, 2, 3, dan 4. Jadi, dari program 1 sampai 10 itu dinilai semua,’’ terangnya.

Sementara, Wali Kota Maidi berharap Kanigoro bisa menang dan maju ke tingkat nasional sehingga pertumbuhan ekonomi kelurahan tersebut ke depan meningkat. ‘’Kalau kelurahan (Kanigoro) menang, tentu akan menjadi baik dan ditiru kelurahan lain,’’ ujarnya.

Dia mencontohkan Rejomulyo. Kelurahan itu telah menjadi percontohan bagi wilayah lain yang ingin maju karena terbukti mampu mendongkrak ekonomi masyarakat setempat. ‘’Inilah yang namanya prestasi membawa rezeki, prestasi membawa perkembangan, prestasi membawa pertumbuhan ekonomi,’’ tutur Maidi. (eln/her/isd/adv)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kanigoro berpeluang menjadi kelurahan terbaik di Jatim tahun ini. Kemarin (17/6), tim dari Pemprov Jatim yang diketuai Mochammad Wahyudi turun gunung ke kelurahan di wilayah Kecamatan Kartoharjo itu untuk melakukan proses penilaian lapangan.

Ada beberapa kategori yang dinilai. Meliputi administrasi pemerintahan, kinerja kelurahan, inisiatif serta kreativitas dalam penanggulangan kemiskinan, teknologi informasi, adat dan budaya, partisipasi masyarakat, hingga lembaga kemasyarakatan. Penilaian juga menyasar PKK kelurahan, kamtibmas, pendidikan, kesehatan, kapasitas masyarakat, dan tanggap bencana.

Wahyudi menyatakan, Kanigoro masuk empat besar kelurahan terbaik di Jatim yang saat ini dalam proses penilaian. Jika menang, Kanigoro berhak mewakili provinsi ke tingkat nasional. ‘’Lomba ini bertujuan mengembangkan semangat dan menjaga pemerintah kelurahan agar benar-benar baik,’’ katanya.

Dalam penilaian lapangan tersebut, Wahyudi didampingi Wali Kota Maidi, Wakil Ketua DPRD Istono, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun Yuni Setyawati. Dia diajak berkeliling ke sejumlah stan UMKM binaan Kelurahan Kanigoro dan menyapa pedagang di lapak Kampir. ‘’Lomba kelurahan ini merupakan bagian dari menjalankan amanah Permendagri 81/2015,’’ ujar Wahyudi.

Kanigoro lolos sampai tahap penilaian lapangan setelah melalui proses panjang. Sebelumnya ada seleksi administrasi yang diikuti 777 kelurahan serta presentasi. Dari proses tersebut Kanigoro dinyatakan sebagai kelurahan dengan status cepat berkembang.

Baca Juga :  10 Kepala Sekolah di Kota Madiun Jadi Pelaksana Sekolah Penggerak Tahun Ini

‘’Kalau sampai saat ini tinggal empat kelurahan (termasuk Kanigoro), artinya kan sudah yang terbaik di antara ratusan kelurahan,’’ ungkap pria yang juga menjabat Kabid Bina Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim itu.

Dasar penilaian dalam lomba kelurahan itu, lanjut Wahyudi, adalah bidang pemerintahan, kemasyarakatan, dan kewilayahan. Sementara, lomba pelaksana terbaik 10 program pokok PKK ditentukan berdasarkan bidang umum dan administrasi. ‘’Ada penilaian pokja (kelompok kerja) 1, 2, 3, dan 4. Jadi, dari program 1 sampai 10 itu dinilai semua,’’ terangnya.

Sementara, Wali Kota Maidi berharap Kanigoro bisa menang dan maju ke tingkat nasional sehingga pertumbuhan ekonomi kelurahan tersebut ke depan meningkat. ‘’Kalau kelurahan (Kanigoro) menang, tentu akan menjadi baik dan ditiru kelurahan lain,’’ ujarnya.

Dia mencontohkan Rejomulyo. Kelurahan itu telah menjadi percontohan bagi wilayah lain yang ingin maju karena terbukti mampu mendongkrak ekonomi masyarakat setempat. ‘’Inilah yang namanya prestasi membawa rezeki, prestasi membawa perkembangan, prestasi membawa pertumbuhan ekonomi,’’ tutur Maidi. (eln/her/isd/adv)

Most Read

Artikel Terbaru