alexametrics
23.6 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Agustus, Rehab Kompleks Stadion Wilis Rampung

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Porgres penataan kompleks Stadion Wilis berkejaran dengan waktu. Pemkot Madiun menargetkan proyek tersebut selesai bulan depan. Saat ini progresnya telah mencapai 70 persen. ‘’Kawasan olahraga ini diproyeksikan untuk tempat instagramable,’’ kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agus Poerwowidagdo, Minggu (18/7).

Selama PPKM darurat dan warga diminta olahraga di rumah, pemkot terus mengebut pekerjaan fisik. Ada tiga titik pekerjaan di kawasan tersebut. Yakni, Gelanggang Olahraga (GOR) Wilis, jalur pedestrian sisi selatan stadion, serta patung Banteng Ketaton. ‘’Progresnya terus berjalan,’’ ujar mantan kepala DPPKAD tersebut.

Agus membeberkan, trotoar sisi selatan stadion dipoles layaknya pedestrian. Dilebarkan ke arah utara dilengkapi payung dan tempat duduk. Serta lampu futuristik menyerupai pedestrian Jalan Pahlawan. ‘’Potensinya menjadi daya tarik tersendiri,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pelayanan Mudah dan Cepat, Investasi Semakin Menggeliat

Sementara posisi patung Banteng Ketaton ditinggikan dari semula satu meter. Tujuannya, agar patung bernilai historis itu lebih terlihat. Pun sekitarnya dilengkapi taman. Konsepnya menyatu dengan pedestrian. ‘’Patung banteng yang ada nilai sejarahnya itu saat ini proses finishing,’’ paparnya. (kid/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Porgres penataan kompleks Stadion Wilis berkejaran dengan waktu. Pemkot Madiun menargetkan proyek tersebut selesai bulan depan. Saat ini progresnya telah mencapai 70 persen. ‘’Kawasan olahraga ini diproyeksikan untuk tempat instagramable,’’ kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agus Poerwowidagdo, Minggu (18/7).

Selama PPKM darurat dan warga diminta olahraga di rumah, pemkot terus mengebut pekerjaan fisik. Ada tiga titik pekerjaan di kawasan tersebut. Yakni, Gelanggang Olahraga (GOR) Wilis, jalur pedestrian sisi selatan stadion, serta patung Banteng Ketaton. ‘’Progresnya terus berjalan,’’ ujar mantan kepala DPPKAD tersebut.

Agus membeberkan, trotoar sisi selatan stadion dipoles layaknya pedestrian. Dilebarkan ke arah utara dilengkapi payung dan tempat duduk. Serta lampu futuristik menyerupai pedestrian Jalan Pahlawan. ‘’Potensinya menjadi daya tarik tersendiri,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Anggaran Belanja Lebih Besar dari Pendapatan, Defisit Rp 198,4 Miliar

Sementara posisi patung Banteng Ketaton ditinggikan dari semula satu meter. Tujuannya, agar patung bernilai historis itu lebih terlihat. Pun sekitarnya dilengkapi taman. Konsepnya menyatu dengan pedestrian. ‘’Patung banteng yang ada nilai sejarahnya itu saat ini proses finishing,’’ paparnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/