alexametrics
24.6 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Saradan-Kare

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Hujan deras disertai angin kencang memorakporandakan sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun. Pohon tumbang hingga rumah roboh terjadi di Kecamatan Saradan dan Kare. Pun, jaringan listrik terputus sekitar pukul 15.00 Minggu (17/10). ‘’Ada delapan rumah yang rusak,’’ kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun Muhamad Zahrowi.

Bencana parah terjadi di Desa Sumberbendo, Saradan. Zahrowi mengatakan, tiga rumah warga di desa tersebut roboh. Bangunan pun rata dengan tanah. ‘’Dari tiga rumah warga yang roboh itu, mayoritas material bangunan terbuat dari kayu. Kerugian ditaksir antara Rp 6 juta sampai Rp 10 juta per rumah,’’ ungkapnya.

Bencana serupa juga terjadi di tiga desa di Kecamatan Kare. Di Desa Randualas, satu kandang ternak roboh. Satu ekor sapi di dalam kandang tersebut mati. Pun, dua atap rumah warga yang lain rusak tersapu angin kencang. ‘’Di Desa Bolo dan Desa Kresek, masing-masing satu rumah rusak. Satu kena pohon tumbang, satu lagi karena angin,’’ papar Zahrowi.

Baca Juga :  Harga Anjlok, Petani Buah Naga Pacitan Buntung

Selain delapan rumah rusak itu, BPBD juga mencatat sejumlah pohon tumbang hingga menutup akses jalan. Pertama, pohon asam jawa berdiameter 30 sentimeter di Jalan Desa Tulung-Sumberbendo, Saradan. Kemudian, pohon kecik dengan diameter 40 sentimeter di Desa Bolo. ‘’Petugas bersama warga di lapangan melakukan asesmen,’’ ujarnya. (den/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Hujan deras disertai angin kencang memorakporandakan sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun. Pohon tumbang hingga rumah roboh terjadi di Kecamatan Saradan dan Kare. Pun, jaringan listrik terputus sekitar pukul 15.00 Minggu (17/10). ‘’Ada delapan rumah yang rusak,’’ kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun Muhamad Zahrowi.

Bencana parah terjadi di Desa Sumberbendo, Saradan. Zahrowi mengatakan, tiga rumah warga di desa tersebut roboh. Bangunan pun rata dengan tanah. ‘’Dari tiga rumah warga yang roboh itu, mayoritas material bangunan terbuat dari kayu. Kerugian ditaksir antara Rp 6 juta sampai Rp 10 juta per rumah,’’ ungkapnya.

Bencana serupa juga terjadi di tiga desa di Kecamatan Kare. Di Desa Randualas, satu kandang ternak roboh. Satu ekor sapi di dalam kandang tersebut mati. Pun, dua atap rumah warga yang lain rusak tersapu angin kencang. ‘’Di Desa Bolo dan Desa Kresek, masing-masing satu rumah rusak. Satu kena pohon tumbang, satu lagi karena angin,’’ papar Zahrowi.

Baca Juga :  Pembatasan Jam Operasional PKL Berlanjut hingga Pasca Lebaran

Selain delapan rumah rusak itu, BPBD juga mencatat sejumlah pohon tumbang hingga menutup akses jalan. Pertama, pohon asam jawa berdiameter 30 sentimeter di Jalan Desa Tulung-Sumberbendo, Saradan. Kemudian, pohon kecik dengan diameter 40 sentimeter di Desa Bolo. ‘’Petugas bersama warga di lapangan melakukan asesmen,’’ ujarnya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/