alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Mewabah Lagi, 8 Karyawan BNI 46 Madiun Terpapar Covid-19

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah nasabah kecele saat hendak memasuki gerbang BNI 46 Kantor Cabang (Kacab) Madiun kemarin (18/1). Pasalnya, bank di Jalan dr Soetomo itu di-lockdown. Menyusul delapan karyawan bank badan usaha milik negara (BUMN) tersebut dinyatakan konfirmasi positif Covid-19.

Wali Kota Maidi mengatakan, temuan itu berawal dari anak salah seorang karyawan yang terkonfirmasi. Selanjutnya, keluarga itu di-tracing. Hasil polymerase chain reaction (PCR), ibu dan ayah (karyawan BNI) terpapar korona. Pelacakan juga menyasar tujuh karyawan yang kontak erat. Seluruhnya dinyatakan positif dari hasil PCR. ‘’Anak ini sekolah di Kota Madiun, masih SD,’’ kata Maidi.

Maidi menginstruksikan sekolah anak tersebut di-lockdown. Untuk sementara, sepuluh orang terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga di antaranya warga Kota Madiun. Selebihnya warga luar daerah. ‘’Tidak ada riwayat keluar kota. Mungkin virus biasa, bukan yang baru (Omicron, Red),’’ ujarnya.

Baca Juga :  Operasi Pasar Minyak Goreng di Madiun, Satu Jam Ludes Diserbu Warga

Dikhawatirkan menyebar, Maidi menginstruksikan petugas kesehatan memperluas tracing. Sebanyak 149 karyawan menjalani pemeriksaan PCR kemarin. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab test. Dia berharap hasilnya negatif. ‘’Kita waspada, kita harus curiga karena Omicron begitu cepat persebarannya. Saat ini ada 149 kontak erat yang kita tes, nanti kita kembangkan lagi,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah nasabah kecele saat hendak memasuki gerbang BNI 46 Kantor Cabang (Kacab) Madiun kemarin (18/1). Pasalnya, bank di Jalan dr Soetomo itu di-lockdown. Menyusul delapan karyawan bank badan usaha milik negara (BUMN) tersebut dinyatakan konfirmasi positif Covid-19.

Wali Kota Maidi mengatakan, temuan itu berawal dari anak salah seorang karyawan yang terkonfirmasi. Selanjutnya, keluarga itu di-tracing. Hasil polymerase chain reaction (PCR), ibu dan ayah (karyawan BNI) terpapar korona. Pelacakan juga menyasar tujuh karyawan yang kontak erat. Seluruhnya dinyatakan positif dari hasil PCR. ‘’Anak ini sekolah di Kota Madiun, masih SD,’’ kata Maidi.

Maidi menginstruksikan sekolah anak tersebut di-lockdown. Untuk sementara, sepuluh orang terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga di antaranya warga Kota Madiun. Selebihnya warga luar daerah. ‘’Tidak ada riwayat keluar kota. Mungkin virus biasa, bukan yang baru (Omicron, Red),’’ ujarnya.

Baca Juga :  Aksara Jawa Kuno Perlu Dikenalkan ke Milenial

Dikhawatirkan menyebar, Maidi menginstruksikan petugas kesehatan memperluas tracing. Sebanyak 149 karyawan menjalani pemeriksaan PCR kemarin. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab test. Dia berharap hasilnya negatif. ‘’Kita waspada, kita harus curiga karena Omicron begitu cepat persebarannya. Saat ini ada 149 kontak erat yang kita tes, nanti kita kembangkan lagi,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/