alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Tinggal Siswa Satu SD di Kota Madiun yang Belum Divaksin Anak

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya lansia, vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun juga dikebut. Sebagian telah divaksin kedua (D-2) dalam dua hari terakhir. Sementara penyuntikan dosis pertama (D-1) di sekolah dasar (SD) di bawah naungan dinas pendidikan (dindik) setempat tinggal menyisakan satu lembaga lantaran masih menunggu jadwal pasca-bulan imunisasi anak sekolah (BIAS).

Sedikitnya 2.570 siswa menjalani vaksinasi D-2. Perinciannya, 1.200 siswa dari delapan satuan pendidikan jenjang SD pada Senin (17/1), dan 1.370 siswa dari delapan SD kemarin (18/1). Pelaksanaannya dipusatkan di sekolah terdekat.

Kepala Dindik Kota Madiun Lismawati menyebut masih ada beberapa orang tua yang belum mengizinkan anaknya divaksin. Alasannya, sesuai rekomendasi dokter karena masa penyembuhan pascasakit. Sehingga, jadwal vaksinasi ditunda. ‘’Itu pun persentasenya sangat kecil,’’ kata Lismawati, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga :  Suwelo, Pensinan PNS yang Getol Berwisata Religi dengan Sepeda

Dia mengungkapkan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun ditargetkan tuntas bulan ini. Capaian vaksinasi D-1 telah menyentuh 97 persen. Tinggal menyisakan satu SD yang dijadwalkan 25 Januari mendatang. ‘’Kami target dan harapkan vaksinasi anak selesai bulan ini,’’ ujarnya.

Sementara jadwal vaksinasi D-2 menyesuaikan rentang waktu pascavaksinasi D-1. Total sasaran vaksinasi anak 6-11 tahun di Kota Madiun 15.657 anak. Dari total itu, 11.672 anak di antaranya siswa SD di bawah naungan dindik. Sisanya tersebar di satuan pendidikan di bawah naungan Kantor Kemenag setempat serta anak berkebutuhan khusus (ABK). (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya lansia, vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun juga dikebut. Sebagian telah divaksin kedua (D-2) dalam dua hari terakhir. Sementara penyuntikan dosis pertama (D-1) di sekolah dasar (SD) di bawah naungan dinas pendidikan (dindik) setempat tinggal menyisakan satu lembaga lantaran masih menunggu jadwal pasca-bulan imunisasi anak sekolah (BIAS).

Sedikitnya 2.570 siswa menjalani vaksinasi D-2. Perinciannya, 1.200 siswa dari delapan satuan pendidikan jenjang SD pada Senin (17/1), dan 1.370 siswa dari delapan SD kemarin (18/1). Pelaksanaannya dipusatkan di sekolah terdekat.

Kepala Dindik Kota Madiun Lismawati menyebut masih ada beberapa orang tua yang belum mengizinkan anaknya divaksin. Alasannya, sesuai rekomendasi dokter karena masa penyembuhan pascasakit. Sehingga, jadwal vaksinasi ditunda. ‘’Itu pun persentasenya sangat kecil,’’ kata Lismawati, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga :  Rasuah PD BPR Kota Madiun Naik Penyidikan

Dia mengungkapkan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun ditargetkan tuntas bulan ini. Capaian vaksinasi D-1 telah menyentuh 97 persen. Tinggal menyisakan satu SD yang dijadwalkan 25 Januari mendatang. ‘’Kami target dan harapkan vaksinasi anak selesai bulan ini,’’ ujarnya.

Sementara jadwal vaksinasi D-2 menyesuaikan rentang waktu pascavaksinasi D-1. Total sasaran vaksinasi anak 6-11 tahun di Kota Madiun 15.657 anak. Dari total itu, 11.672 anak di antaranya siswa SD di bawah naungan dindik. Sisanya tersebar di satuan pendidikan di bawah naungan Kantor Kemenag setempat serta anak berkebutuhan khusus (ABK). (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/