alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Siang Sejuta Bunga, Malam Sejuta Lampu

 Wali Kota Maidi Sidak Proyek Pedestrian Jalan Panglima Sudirman

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan saluran air dan pedestrian di Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) kemarin (18/8). Finishing proyek senilai Rp 3,7 miliar itu dicek. Maidi berjalan kaki menyusuri pedestrian sepanjang 150 meter tersebut.

Dia sempat berhenti di beberapa titik. Lantai keramik pedestrian di seberang Pasar Besar Madiun (PBM) itu ditandai cat semprot putih. Itu sebagai tanda untuk tempat duduk seperti halnya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Sembilan tiang jaringan kabel utilitas udara juga ditandai.

Dia lantas meminta dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) merapikan. Misalnya, menggabung tiang tersebut menjadi satu. Agar tidak terkesan semrawut. ‘’Jangan semuanya mendirikan, nanti trotoar penuh. Rencananya memang akan di-ducting, kabel-kabel dimasukkan ke bawah semua,’’ kata Maidi.

Maidi juga meminta dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) menambah lampu penerangan di tempat duduk yang akan dipasang. Tambahan lampu tersebut untuk menunjang PBM sebagai ikon perdagangan Kota Madiun. ‘’Lampunya harus terang semua, sampai jalur utama. Di situ mereka (pedagang, Red) akan nyaman ketika berjualan lewat tengah malam,’’  ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Perceraian di Madiun Marak Dipicu Faktor Ekonomi hingga KDRT

Maidi memastikan pembangunan pedestrian dan saluran air tidak berhenti di Jalan Panglima Sudirman. Dia berjanji akan dilanjutkan ke Jalan dr Soetomo dan Jalan Kompol Soenaryo. Sehingga, bisa terkoneksi PSC. ‘’Tahun depan yang sisi kiri (Jalan dr Soetomo, Red) dibangun,’’ sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maidi mengingatkan pemilik papan nama usaha agar memindahkan sesuai aturan yang berlaku. Dia juga berencana merevisi peraturan wali kota (perwal) soal pemasangan papan reklame untuk menunjang pencahayaan.

Pemasangan papan nama usaha dengan lampu atau neon box bakal mendapat diskon 50 persen untuk pembayaran pajak reklame. Sedangkan, reklame tanpa lampu dikenakan tarif normal. ‘’Karena kota ini siang sejuta bunga, malam sejuta lampu. Jadi, Madiun biar terang benderang. Secepatnya, perwal tahun ini akan saya ubah,’’ tuturnya. (her/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan saluran air dan pedestrian di Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) kemarin (18/8). Finishing proyek senilai Rp 3,7 miliar itu dicek. Maidi berjalan kaki menyusuri pedestrian sepanjang 150 meter tersebut.

Dia sempat berhenti di beberapa titik. Lantai keramik pedestrian di seberang Pasar Besar Madiun (PBM) itu ditandai cat semprot putih. Itu sebagai tanda untuk tempat duduk seperti halnya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Sembilan tiang jaringan kabel utilitas udara juga ditandai.

Dia lantas meminta dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) merapikan. Misalnya, menggabung tiang tersebut menjadi satu. Agar tidak terkesan semrawut. ‘’Jangan semuanya mendirikan, nanti trotoar penuh. Rencananya memang akan di-ducting, kabel-kabel dimasukkan ke bawah semua,’’ kata Maidi.

Maidi juga meminta dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) menambah lampu penerangan di tempat duduk yang akan dipasang. Tambahan lampu tersebut untuk menunjang PBM sebagai ikon perdagangan Kota Madiun. ‘’Lampunya harus terang semua, sampai jalur utama. Di situ mereka (pedagang, Red) akan nyaman ketika berjualan lewat tengah malam,’’  ujarnya.

Baca Juga :  Pimpin PKS Kota Madiun, Edi Sudarno Ingin Perkuat Kaderisasi

Maidi memastikan pembangunan pedestrian dan saluran air tidak berhenti di Jalan Panglima Sudirman. Dia berjanji akan dilanjutkan ke Jalan dr Soetomo dan Jalan Kompol Soenaryo. Sehingga, bisa terkoneksi PSC. ‘’Tahun depan yang sisi kiri (Jalan dr Soetomo, Red) dibangun,’’ sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maidi mengingatkan pemilik papan nama usaha agar memindahkan sesuai aturan yang berlaku. Dia juga berencana merevisi peraturan wali kota (perwal) soal pemasangan papan reklame untuk menunjang pencahayaan.

Pemasangan papan nama usaha dengan lampu atau neon box bakal mendapat diskon 50 persen untuk pembayaran pajak reklame. Sedangkan, reklame tanpa lampu dikenakan tarif normal. ‘’Karena kota ini siang sejuta bunga, malam sejuta lampu. Jadi, Madiun biar terang benderang. Secepatnya, perwal tahun ini akan saya ubah,’’ tuturnya. (her/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/