Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ubah Sikap Anak yang Individual

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
PEMBINAAN: Forum anak di Kota Madiun mengikuti kegiatan pelatihan public speaking yang digelar dinsos-PPPA setempat kemarin (18/10). (RAHMA DWI LESTARI/JAWA POS RADAR MADIUN)
PEMBINAAN: Forum anak di Kota Madiun mengikuti kegiatan pelatihan public speaking yang digelar dinsos-PPPA setempat kemarin (18/10). (RAHMA DWI LESTARI/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tingkat kepercayaan diri anak menjadi fenomena menarik untuk mendapat perhatian. Pada usia anak beranjak dewasa kepercayaan dirinya akan semakin terlihat.


‘’Apalagi saat ini memasuki era anak yang lebih suka berkomunikasi menggunakan handphone,’’ kata Kabid Perlindungan Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Madiun Supriyaningsih Rahayu, Rabu (19/10).


Untuk itu, pihaknya perlu memberikan pembinaan public speaking kepada forum anak di kota ini. Sebanyak 40 anak mengikuti kegiatan dengan narasumber dari Dua Tangan ini. Menurut dia, era digital saat ini menjadi momen untuk mengubah sikap anak yang individual.


‘’Kami membekali anak-anak untuk bisa bicara dengan lancar di depan umum. Pun, dengan etika berbicara yang baik dan sesuai aturan,’’ ujarnya.


Supriyaningsih menambahkan, keberadaan forum anak ini diharapkan menjadi pelopor dalam mmemberikan informasi kepada teman atau masyarakat umum lainnya. Selain itu, juga menjadi pelapor jika ada permasalahan yang berhubungan dengan anak di kota ini. Sehingga, dengan komunikasi yang baik mental mereka akan semakin kuat.


‘’Mereka adalah pelajar tingkat SMP hingga SMA/SMK. Pada usia itu, cara berkomunikasi yang baik perlu ditanamkan. Sejauh ini masih banyak anak yang skill komunikasinya kurang,’’ ungkapnya.


Berbicara dengan bahasa yang baik, lanjut dia, memegang peran penting dalam tumbuh kembang anak. Sebab, ketidakmampuan berkomunikasi dapat menyebabkan anak tidak percaya diri ketika tampil di depan umum. Public speaker butuh keberanian dan persiapan lebih dari sekadar berbicara.


Dalam pelatihan ini mereka dibekali materi membangun kepercayaan diri, mengelola rasa takut, belajar cara berbicara yang baik hingga body language. Sehingga, mental anak bisa terbentuk ketika menghadapi kehidupan selanjutnya. ‘’Misalnya dalam melamar pekerjaan, mereka butuh skill komunikasi yang bagus,’’ jelasnya. (mg4/sat)


Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Dukung PLN, Radar Madiun Siapkan Strategi Komunikasi Multiplatform

Dukung PLN, Radar Madiun Siapkan Strategi Komunikasi Multiplatform

Jawa Pos Radar Madiun dan PLN UP3 Madiun memperkuat sinergi melalui kolaborasi komunikasi multiplatform dan podcast inspiratif.

Lansia Ngebrok di Kota Madiun Masuk Desil Atas, Pemkot Laporkan Ketidaksesuaian Data Bansos ke Pusat

Lansia Ngebrok di Kota Madiun Masuk Desil Atas, Pemkot Laporkan Ketidaksesuaian Data Bansos ke Pusat

Lansia tak berdaya di Patihan, Kota Madiun, tercatat masuk desil atas meski membutuhkan bantuan. Pemkot usulkan perbaikan data.

11 Santri Korban Dugaan Asusila di Ponorogo Jalani Trauma Healing

11 Santri Korban Dugaan Asusila di Ponorogo Jalani Trauma Healing

Sebanyak 11 santri korban dugaan asusila di Ponorogo menjalani trauma healing dan pendampingan psikologis dari Dinsos PPPA.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer