alexametrics
24.2 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

Agendakan Karawitan hingga Gebyar Muharam di Watu Linggo

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kampung Tematik Watu Linggo diresmikan Wali Kota Madiun Maidi 27 November lalu. Lokasi dengan kekhasan khusus itu di bawah pengelolaan Kampung Eduwisata Gedongan, Kelurahan Manguharjo.

Bagaimana perkembangannya? Ketua pengelola Kampung Eduwisata Gedongan Suyatno mengatakan, pihaknya telah mengagendakan berbagai kegiatan di lokasi tersebut. Mulai karawitan PKK, seni reyog, tari, melukis, hingga gebyar Muharam. ”Nanti juga ada ternak lebah, kolam pemancingan, serta agrikultura untuk edukasi anak-anak,” ujarnya, Minggu (19/12).

Wakil ketua pengelola Kampung Eduwisata Gedongan Iwan Prasetyo menuturkan, pemberian nama Kampung Tematik Watu Linggo tidak terlepas dari unsur historis wilayah setempat. Yakni, keberadaan batu bersejarah berukuran 27×27 sentimeter berusia ratusan tahun yang difungsikan untuk sarana pertanian warga Manguharjo. ”Nanti, watu linggo-nya akan ditempatkan di sini. Sekaligus sebagai sarana edukasi,” jelas Iwan.

Baca Juga :  Boleh Pelesir asal Sudah Vaksin

Dia menambahkan, Kampung Tematik Watu Linggo menonjolkan suasana asri. Pun, diharapkan menjadi wahana wisata lokal yang bisa mencuri perhatian pelancong. (irs/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kampung Tematik Watu Linggo diresmikan Wali Kota Madiun Maidi 27 November lalu. Lokasi dengan kekhasan khusus itu di bawah pengelolaan Kampung Eduwisata Gedongan, Kelurahan Manguharjo.

Bagaimana perkembangannya? Ketua pengelola Kampung Eduwisata Gedongan Suyatno mengatakan, pihaknya telah mengagendakan berbagai kegiatan di lokasi tersebut. Mulai karawitan PKK, seni reyog, tari, melukis, hingga gebyar Muharam. ”Nanti juga ada ternak lebah, kolam pemancingan, serta agrikultura untuk edukasi anak-anak,” ujarnya, Minggu (19/12).

Wakil ketua pengelola Kampung Eduwisata Gedongan Iwan Prasetyo menuturkan, pemberian nama Kampung Tematik Watu Linggo tidak terlepas dari unsur historis wilayah setempat. Yakni, keberadaan batu bersejarah berukuran 27×27 sentimeter berusia ratusan tahun yang difungsikan untuk sarana pertanian warga Manguharjo. ”Nanti, watu linggo-nya akan ditempatkan di sini. Sekaligus sebagai sarana edukasi,” jelas Iwan.

Baca Juga :  Hipmi-Pemkot Madiun Kolaborasi Genjot Vaksinasi Dosis Kedua

Dia menambahkan, Kampung Tematik Watu Linggo menonjolkan suasana asri. Pun, diharapkan menjadi wahana wisata lokal yang bisa mencuri perhatian pelancong. (irs/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/