alexametrics
23.4 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Pulang dari Yunani, Pekerja Migran Asal Kota Madiun Positif Covid-19

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Madiun yang pulang dari Yunani beberapa waktu lalu dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Itu diketahui dari hasil tes polymerase chain reaction (PCR). ‘’Ada PMI pulang dari Yunani. Setelah kami testing ternyata positif. Langsung masuk isolasi di rumah sakit rujukan,’’ kata Wali Kota Maidi, Kamis (20/1/2022).

Maidi mengatakan, PMI wajib dites sebelum menginjakkan kaki di kampung halaman. Jika hasilnya positif, sesuai prosedur tetap (protap) penanganan, harus isolasi di rumah sakit rujukan. Pun, disusul tracing kontak erat. ‘’Kami pantau terus perkembangannya. Semua PMI yang pulang ke Kota Madiun wajib mengikuti prosedur,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Liga RT IPSM Kota Madiun, Yoko Raih Poin Terbanyak

Bahkan, PMI yang hasil tes PCR-nya negatif, juga tidak dapat langsung pulang ke rumah masing-masing. Mereka wajib karantina lima hari di Wisma Haji sebelum bersua keluarga. ‘’Pengetatan tetap kami lakukan sebagai langkah antisipasi,’’ lanjut wali kota. (mg4/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Madiun yang pulang dari Yunani beberapa waktu lalu dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Itu diketahui dari hasil tes polymerase chain reaction (PCR). ‘’Ada PMI pulang dari Yunani. Setelah kami testing ternyata positif. Langsung masuk isolasi di rumah sakit rujukan,’’ kata Wali Kota Maidi, Kamis (20/1/2022).

Maidi mengatakan, PMI wajib dites sebelum menginjakkan kaki di kampung halaman. Jika hasilnya positif, sesuai prosedur tetap (protap) penanganan, harus isolasi di rumah sakit rujukan. Pun, disusul tracing kontak erat. ‘’Kami pantau terus perkembangannya. Semua PMI yang pulang ke Kota Madiun wajib mengikuti prosedur,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Kesehatan Lebih Terjamin dengan JKN-KIS

Bahkan, PMI yang hasil tes PCR-nya negatif, juga tidak dapat langsung pulang ke rumah masing-masing. Mereka wajib karantina lima hari di Wisma Haji sebelum bersua keluarga. ‘’Pengetatan tetap kami lakukan sebagai langkah antisipasi,’’ lanjut wali kota. (mg4/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/