alexametrics
23.7 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Hari Ini, Pemkot Madiun Mulai Kick-off Vaksinasi Anak

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Akses layanan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kota Madiun diperluas. Tidak hanya dipusatkan di satuan pendidikan, namun juga dapat diakses di Gerai Vaksin Sumber Wangi. Pemkot Madiun memasang target capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun sebanyak 70 persen.

Layanan vaksinasi di sebelah selatan Balai Kota Madiun itu juga menyasar masyarakat luar kota. Mulai dibuka 10-31 Desember mendatang. Khusus anak usia 6-11 tahun, syarat wajibnya asli warga Kota Madiun. Sementara usia di atas 12 tahun berlaku bagi warga negara Indonesia (WNI). ‘’Orang yang mau pergi bisa mampir (untuk vaksin) di sana (Sumber Wangi, Red),’’ kata Wali Kota Maidi kemarin (19/12).

Sejak dibuka, ada 63 anak usia 6-11 tahun yang mengakses vaksin di Sumber Wangi. Perinciannya, 27 anak (14/12), 14 anak (15/12), dan 22 anak (16/12). Maidi menegaskan bahwa gerai dibuka untuk umum. Harapannya dapat memfasilitasi semua warga yang singgah di Kota Madiun. ‘’Silakan, dari mana saja kita terima. Anak-anak juga boleh, asal dari dalam kota,’’ ujarnya.

Wawali Inda Raya (IR) AMS menambahkan bahwa orang tua, khususnya ibu-ibu muda, dapat memanfaatkan layanan tersebut. Pun, dia memastikan vaksin aman bagi anak. Terpenting mengikuti alur skrining kesehatan dari tim vaksinator. ‘’Vaksinnya Sinovac, dipastikan aman karena sudah keluar instruksi dari pemerintah pusat,’’ kata IR.

Melalui langkah-langkah tersebut, IR berharap vaksinasi anak usia 6-11 tahun dapat mencapai 70 persen. Sehingga, anak usia tersebut mendapatkan kekebalan lebih. ‘’BIAS (bulan imunisasi anak sekolah, Red) juga berlangsung, jaraknya empat minggu. Pilihannya vaksin dulu, atau ikut BIAS dulu boleh,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sterilisasi Gereja, Antisipasi Teror

Selain di Sumber Wangi, vaksinasi anak usia 6-11 tahun juga dilaksanakan di sekolah yang ditunjuk. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Lismawati menyebut bahwa pelaksanaannya secara bertahap. Dimulai hari ini (20/12) dan besok (21/12). ‘’Persiapan sudah matang dan hari ini dimulai di sekolah,’’ kata Lismawati.

Kabid Kurikulum Pembinaan Bahasa dan Sastra Dindik Kota Madiun Slamet Hariyadi membeberkan, total ada 2.753 siswa dari 15 sekolah yang dijadwalkan disuntik vaksin antikorona hari ini dan besok. Yakni, SDN Banjarejo, SDN 01 Mojorejo, SDN Kejuron, SDI Al Husna, SDI Unggulan Sahabat, SDN 01 Manisrejo, SDN 02 Manisrejo, SDN 03 Manisrejo, SDN 04 Manisrejo. Kemudian SDK ST. Maria 1, SDK ST. Maria 2, SDN 02 Nambangan Lor, SDN 02 Winongo, SDN 01 Nambangan Kidul, dan SDN 02 Nambangan Kidul.

Pelaksanaan vaksinasi terpusat di empat sekolah yakni SDN Banjarejo, SDN 02 Manisrejo, SDN 02 Nambangan Lor, dan SDN 01 Nambangan Kidul. ‘’Jadi, pembagiannya, sekolah lain yang lokasi dekat gabung ke empat sekolah tersebut,’’ jelas Hariyadi.

Sementara jadwal vaksinasi Covid-19 untuk siswa di 58 SD sisanya menyusul. Menyesuaikan jadwal BIAS di sekolah tersebut. Total ada 73 satuan pendidikan tingkat SD negeri dan swasta di Kota Madiun. Jumlah siswa di usia 6-11 tahun mencapai 9.400. ‘’Sisanya nanti bertahap menunggu masa pasca-BIAS selesai. Kurang lebih empat minggu. Kemungkinan nanti Januari,’’ pungkasnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Akses layanan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kota Madiun diperluas. Tidak hanya dipusatkan di satuan pendidikan, namun juga dapat diakses di Gerai Vaksin Sumber Wangi. Pemkot Madiun memasang target capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun sebanyak 70 persen.

Layanan vaksinasi di sebelah selatan Balai Kota Madiun itu juga menyasar masyarakat luar kota. Mulai dibuka 10-31 Desember mendatang. Khusus anak usia 6-11 tahun, syarat wajibnya asli warga Kota Madiun. Sementara usia di atas 12 tahun berlaku bagi warga negara Indonesia (WNI). ‘’Orang yang mau pergi bisa mampir (untuk vaksin) di sana (Sumber Wangi, Red),’’ kata Wali Kota Maidi kemarin (19/12).

Sejak dibuka, ada 63 anak usia 6-11 tahun yang mengakses vaksin di Sumber Wangi. Perinciannya, 27 anak (14/12), 14 anak (15/12), dan 22 anak (16/12). Maidi menegaskan bahwa gerai dibuka untuk umum. Harapannya dapat memfasilitasi semua warga yang singgah di Kota Madiun. ‘’Silakan, dari mana saja kita terima. Anak-anak juga boleh, asal dari dalam kota,’’ ujarnya.

Wawali Inda Raya (IR) AMS menambahkan bahwa orang tua, khususnya ibu-ibu muda, dapat memanfaatkan layanan tersebut. Pun, dia memastikan vaksin aman bagi anak. Terpenting mengikuti alur skrining kesehatan dari tim vaksinator. ‘’Vaksinnya Sinovac, dipastikan aman karena sudah keluar instruksi dari pemerintah pusat,’’ kata IR.

Melalui langkah-langkah tersebut, IR berharap vaksinasi anak usia 6-11 tahun dapat mencapai 70 persen. Sehingga, anak usia tersebut mendapatkan kekebalan lebih. ‘’BIAS (bulan imunisasi anak sekolah, Red) juga berlangsung, jaraknya empat minggu. Pilihannya vaksin dulu, atau ikut BIAS dulu boleh,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Penerbangan Delay, Kedatangan Jamaah Haji Molor

Selain di Sumber Wangi, vaksinasi anak usia 6-11 tahun juga dilaksanakan di sekolah yang ditunjuk. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Lismawati menyebut bahwa pelaksanaannya secara bertahap. Dimulai hari ini (20/12) dan besok (21/12). ‘’Persiapan sudah matang dan hari ini dimulai di sekolah,’’ kata Lismawati.

Kabid Kurikulum Pembinaan Bahasa dan Sastra Dindik Kota Madiun Slamet Hariyadi membeberkan, total ada 2.753 siswa dari 15 sekolah yang dijadwalkan disuntik vaksin antikorona hari ini dan besok. Yakni, SDN Banjarejo, SDN 01 Mojorejo, SDN Kejuron, SDI Al Husna, SDI Unggulan Sahabat, SDN 01 Manisrejo, SDN 02 Manisrejo, SDN 03 Manisrejo, SDN 04 Manisrejo. Kemudian SDK ST. Maria 1, SDK ST. Maria 2, SDN 02 Nambangan Lor, SDN 02 Winongo, SDN 01 Nambangan Kidul, dan SDN 02 Nambangan Kidul.

Pelaksanaan vaksinasi terpusat di empat sekolah yakni SDN Banjarejo, SDN 02 Manisrejo, SDN 02 Nambangan Lor, dan SDN 01 Nambangan Kidul. ‘’Jadi, pembagiannya, sekolah lain yang lokasi dekat gabung ke empat sekolah tersebut,’’ jelas Hariyadi.

Sementara jadwal vaksinasi Covid-19 untuk siswa di 58 SD sisanya menyusul. Menyesuaikan jadwal BIAS di sekolah tersebut. Total ada 73 satuan pendidikan tingkat SD negeri dan swasta di Kota Madiun. Jumlah siswa di usia 6-11 tahun mencapai 9.400. ‘’Sisanya nanti bertahap menunggu masa pasca-BIAS selesai. Kurang lebih empat minggu. Kemungkinan nanti Januari,’’ pungkasnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/