alexametrics
23.9 C
Madiun
Thursday, June 30, 2022

Material STNK di Samsat Kota Madiun Habis, Diberi Stempel Khusus

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Stok material surat tanda nomor kendaraan (STNK), baik roda dua maupun empat, di Samsat Kota Madiun kosong. Imbasnya, wajib pajak yang mengurus pajak lima tahunan tidak bisa langsung mendapatkan STNK baru. Mereka hanya menerima bukti pelunasan.

Kanit Regident Satlantas Polres Madiun Kota Ipda Darwoyo mengatakan, surat ketetapan pajak daerah (SKPD) menjadi acuan selama STNK belum tercetak. Petugas menindas SKPD dengan stempel khusus dan selembar notice berisi catatan adanya keterlambatan pengiriman material STNK dari Polda Jatim.

Darwoyo menyebutkan, stok material STNK di samsat kosong sejak Kamis (12/5) lalu. Meski begitu, dia meminta masyarakat tidak khawatir karena mekanisme pembayaran pajak tidak berubah. ‘’Sampai saat ini ada sekitar 150 pemohon yang kami beri cap stempel khusus dan notice pada STNK-nya,’’ katanya, Sabtu (21/5).

Baca Juga :  Widya Pratistha Dewanti: Touring hingga Indramayu

Dia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kosongnya material STNK. Selama ini material disuplai langsung oleh Korlantas Mabes Polri melalui Polda Jatim. ‘’Material STNK dari polda semua. Memang kami dapat jatah, tapi yang menentukan tetap polda. Itu berdasarkan jumlah material keluar dari yang kami laporkan,’’ tuturnya.

Darwoyo meminta para wajib pajak tidak khawatir kena tilang ketika terjaring razia lalu lintas lantaran belum ganti STNK baru. Sebab, bukti stempel dan notice pada dokumen itu menjadi penanda bahwa kewajiban membayar pajak telah dilakukan. ‘’Kami sudah komunikasikan ini ke seluruh anggota satlantas dan bhabinkamtibmas,’’ ujar Darwoyo. (her/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Stok material surat tanda nomor kendaraan (STNK), baik roda dua maupun empat, di Samsat Kota Madiun kosong. Imbasnya, wajib pajak yang mengurus pajak lima tahunan tidak bisa langsung mendapatkan STNK baru. Mereka hanya menerima bukti pelunasan.

Kanit Regident Satlantas Polres Madiun Kota Ipda Darwoyo mengatakan, surat ketetapan pajak daerah (SKPD) menjadi acuan selama STNK belum tercetak. Petugas menindas SKPD dengan stempel khusus dan selembar notice berisi catatan adanya keterlambatan pengiriman material STNK dari Polda Jatim.

Darwoyo menyebutkan, stok material STNK di samsat kosong sejak Kamis (12/5) lalu. Meski begitu, dia meminta masyarakat tidak khawatir karena mekanisme pembayaran pajak tidak berubah. ‘’Sampai saat ini ada sekitar 150 pemohon yang kami beri cap stempel khusus dan notice pada STNK-nya,’’ katanya, Sabtu (21/5).

Baca Juga :  Sejumlah Narapidana Lapas Pemuda Madiun Jalani Skrining TBC dan HIV

Dia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kosongnya material STNK. Selama ini material disuplai langsung oleh Korlantas Mabes Polri melalui Polda Jatim. ‘’Material STNK dari polda semua. Memang kami dapat jatah, tapi yang menentukan tetap polda. Itu berdasarkan jumlah material keluar dari yang kami laporkan,’’ tuturnya.

Darwoyo meminta para wajib pajak tidak khawatir kena tilang ketika terjaring razia lalu lintas lantaran belum ganti STNK baru. Sebab, bukti stempel dan notice pada dokumen itu menjadi penanda bahwa kewajiban membayar pajak telah dilakukan. ‘’Kami sudah komunikasikan ini ke seluruh anggota satlantas dan bhabinkamtibmas,’’ ujar Darwoyo. (her/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/