alexametrics
29.8 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Pemkab Madiun Klaim Telah Vaksin 234.620 Orang

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemerintah pusat menginstruksikan pemprov untuk merealokasikan jatah vaksin Covid-19 ke kota/kabupaten yang lebih membutuhkan. Itu buntut lemotnya vaksinasi antikorona di daerah hingga jatah dosis vaksin terbuang sia-sia.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hal itu tidak terjadi di wilayahnya. ‘’Di Kabupaten Madiun, vaksinasi langsung dikerjakan begitu vaksin datang,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Selasa (21/9).

Djaka mengungkapkan, rata-rata vaksinasi harian di Kabupaten Madiun 3.000-4.000 dosis. Bahkan, pernah tembus 14 ribu dosis sehari ketika dilaksanakan vaksinasi serentak di banyak titik. ‘’Se-Madiun Raya, vaksinasi Kabupaten Madiun termasuk tinggi kalau melihat perbandingan jumlah penduduknya,’’ klaimnya.

Baca Juga :  1.355 Orang Cari Kerja Lewat Si Caker

Djaka menyebut, capaian vaksinasi per Minggu (19/9) 39,51 persen. Sementara target total 593 ribu sasaran. Perinciannya, vaksin dosis pertama telah disuntikkan ke 234.620 sasaran dan 116.129 sasaran untuk dosis kedua. Pun, 1.960 dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan (nakes). ‘’Vaksinasi hari ini (kemarin, Red) belum terhitung. Ada 6.600 dosis siap disuntikkan prioritas lansia. Kemungkinan capaian sudah 40 persen nanti,’’ ujarnya. (den/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemerintah pusat menginstruksikan pemprov untuk merealokasikan jatah vaksin Covid-19 ke kota/kabupaten yang lebih membutuhkan. Itu buntut lemotnya vaksinasi antikorona di daerah hingga jatah dosis vaksin terbuang sia-sia.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hal itu tidak terjadi di wilayahnya. ‘’Di Kabupaten Madiun, vaksinasi langsung dikerjakan begitu vaksin datang,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Selasa (21/9).

Djaka mengungkapkan, rata-rata vaksinasi harian di Kabupaten Madiun 3.000-4.000 dosis. Bahkan, pernah tembus 14 ribu dosis sehari ketika dilaksanakan vaksinasi serentak di banyak titik. ‘’Se-Madiun Raya, vaksinasi Kabupaten Madiun termasuk tinggi kalau melihat perbandingan jumlah penduduknya,’’ klaimnya.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Petani Resah Belum Kantongi KT untuk Membeli Pupuk Bersubsidi

Djaka menyebut, capaian vaksinasi per Minggu (19/9) 39,51 persen. Sementara target total 593 ribu sasaran. Perinciannya, vaksin dosis pertama telah disuntikkan ke 234.620 sasaran dan 116.129 sasaran untuk dosis kedua. Pun, 1.960 dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan (nakes). ‘’Vaksinasi hari ini (kemarin, Red) belum terhitung. Ada 6.600 dosis siap disuntikkan prioritas lansia. Kemungkinan capaian sudah 40 persen nanti,’’ ujarnya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/