alexametrics
30.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

10 Bulan Amankan Perbatasan RI-PNG, 450 Prajurit Kembali ke Markas

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tuntas sudah tugas ratusan pasukan Para Raider 501 Bajra Yudha menjalankan misi pengamanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PNG). Sedikitnya 450 prajurit TNI-AD tiba kemarin (20/12) setelah 10 bulan bertugas di lokasi tersebut.

Sesuai tradisi, pasukan yang tergabung dalam Satgas Ops PAM Penyangga Mobile Yonif Para Raider 501/BY/18/2 Kostrad Madiun di wilayah Papua tersebut kirab jalan kaki sejauh delapan kilometer dari alun-alun menuju Batalyon 501/BY. Iring-iringan para prajurit itu pun menyita perhatian warga.

Komandan Batalyon Para Raider 501/BY Madiun Letkol Inf. Arfa Yudha Prasetya mengatakan, selama di Intan Jaya, Papua, pasukan tidak hanya menjalankan tugas pengamanan. Melainkan juga melaksanakan misi sosial. ‘’Alhamdulillah kami kembali ke Madiun dalam keadaan aman, lengkap, tanpa ada kurang satu apa pun,’’ kata Arfa.

Arfa pun menyatakan kelegaannya terkait dinamika di daerah operasi yang telah berhasil dilewati. ‘’Dimulai di Intan Jaya yang memang bisa dikatakan kurang kondusif. Kami datang, situasi di sana bisa kondusif. Hal itu bisa terlihat dari kedekatan anggota kami dengan masyarakat dalam hal interaksi,’’ bebernya.

Baca Juga :  Peduli Erupsi Semeru, Lanud Iswahjudi Terbangkan 4,5 Ton Bantuan Sosial

Dia mengungkapkan, para anggota juga sukses mendekati sejumlah pentolan organisasi yang berseberangan, Organisasi Papua Merdeka (OPM). Sejumlah pucuk senjata yang dimiliki kelompok separatis itu pun berhasil diamankan. ‘’Di sana kami mengadakan pengobatan massal, bakti sosial, mengajar, dan sebagainya,’’ lanjut Arfa.

Arfa menyebut, selama bertugas di Intan Jaya, pasukan Para Raider 501 Bajra Yudha juga sempat terlibat operasi search and rescue (SAR) korban tragedi kecelakaan pesawat Rimbun Air pertengahan September lalu. ‘’Ada tiga orang korban yang waktu itu berhasil kami evakuasi,’’ ujarnya. ‘’Operasi dimulai jam lima sore sampai jam 05.00 waktu setempat. Semuanya bisa kami atasi,’’ imbuhnya. (kid/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tuntas sudah tugas ratusan pasukan Para Raider 501 Bajra Yudha menjalankan misi pengamanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PNG). Sedikitnya 450 prajurit TNI-AD tiba kemarin (20/12) setelah 10 bulan bertugas di lokasi tersebut.

Sesuai tradisi, pasukan yang tergabung dalam Satgas Ops PAM Penyangga Mobile Yonif Para Raider 501/BY/18/2 Kostrad Madiun di wilayah Papua tersebut kirab jalan kaki sejauh delapan kilometer dari alun-alun menuju Batalyon 501/BY. Iring-iringan para prajurit itu pun menyita perhatian warga.

Komandan Batalyon Para Raider 501/BY Madiun Letkol Inf. Arfa Yudha Prasetya mengatakan, selama di Intan Jaya, Papua, pasukan tidak hanya menjalankan tugas pengamanan. Melainkan juga melaksanakan misi sosial. ‘’Alhamdulillah kami kembali ke Madiun dalam keadaan aman, lengkap, tanpa ada kurang satu apa pun,’’ kata Arfa.

Arfa pun menyatakan kelegaannya terkait dinamika di daerah operasi yang telah berhasil dilewati. ‘’Dimulai di Intan Jaya yang memang bisa dikatakan kurang kondusif. Kami datang, situasi di sana bisa kondusif. Hal itu bisa terlihat dari kedekatan anggota kami dengan masyarakat dalam hal interaksi,’’ bebernya.

Baca Juga :  Peduli Erupsi Semeru, Lanud Iswahjudi Terbangkan 4,5 Ton Bantuan Sosial

Dia mengungkapkan, para anggota juga sukses mendekati sejumlah pentolan organisasi yang berseberangan, Organisasi Papua Merdeka (OPM). Sejumlah pucuk senjata yang dimiliki kelompok separatis itu pun berhasil diamankan. ‘’Di sana kami mengadakan pengobatan massal, bakti sosial, mengajar, dan sebagainya,’’ lanjut Arfa.

Arfa menyebut, selama bertugas di Intan Jaya, pasukan Para Raider 501 Bajra Yudha juga sempat terlibat operasi search and rescue (SAR) korban tragedi kecelakaan pesawat Rimbun Air pertengahan September lalu. ‘’Ada tiga orang korban yang waktu itu berhasil kami evakuasi,’’ ujarnya. ‘’Operasi dimulai jam lima sore sampai jam 05.00 waktu setempat. Semuanya bisa kami atasi,’’ imbuhnya. (kid/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/