alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, August 14, 2022

Dinkes KB Kota Madiun Luncurkan Program Prestisius

MADIUN – Inovasi baru digagas Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kota Madiun 2020 mendatang. Tema program prestisius ini dinamai Health Carnival. Konsepnya layanan kesehatan terpadu. ’’Rintisannya kami mulai tahun ini,’’ kata Kepala Dinkes KB Kota Madiun dr. AS Wardani, kemarin (21/2).

Wardani memerinci, layanan kesehatan terpadu di antaranya meliputi pelayanan kesehatan posyandu balita dan lansia, pemeriksaan penyakit tidak menular. Berikut, pelayanan Kartu Indonesia Sehat (KIS), bina keluarga remaja (BKR), bina keluarga lansia (BKL), hingga BKBH. ’’Program ini sejalan dengan visi misi wali kota – wakil wali kota terpilih Maidi-Inda Raya,’’ ujarnya.

[smartslider3 slider=4]

Dia menambahkan, rencana kerja (renja) Dinkes KB di tahun 2020 cukup padat. Program Health Carnival akan dijalankan merata di tiga kecamatan di kota karismatik. Proyeksi anggaran Rp 98 miliar disiapkan untuk mendukung realisisasi 9 program. Rinciannya, akan terbagi menjadi 40 kegiatan, dan 843 sub kegiatan sepanjang tahun 2020. ’’Rencana anggaran ini sudah ada di rencana kerja dan anggaran (RKA), termasuk pembayaran premi BPJS kesehatan,” jelasnya

Paparan hasil rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) disampaikan di depan 150 stake holder pagi kemarin. Ikut hadir,        Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto (SR), Ketua Tim penggerak PKK, Sri Ismah Sugeng Rismiyanto, dan Agus Wiyoko sebagai perwakilan dari tim wali kota terpilih, Maidi. ’’Ini upaya transparansi dari dinkes KB, mulai dari rencana kegiatan dan nominalnya kami sampaikan, usulan juga akan kami terima, ada sesi diskusi dan tanya jawab,’’ bebernya

Baca Juga :  Airlangga Sowan ke Habib Luthfi, Ada Apa?

Selain berfokus pada kegiatan yang bersifat promotif, preventif, dan rehabilitatif, pencegahan penyakit tidak menular juga menjadi sasaran programmya di 2020. Wardani sempat membeberkan, kebutuhan anggaran yang paling besar diproyeksikan untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Jumlanya sampai Rp 27 miliar. Memang JKN ini terus dijalankan. Sebab, mengkover banyak kegiatan. Di antarnaya penanganan anak baru lahir dan pendatang baru. ’’Jaminan itu akan didapat setelah satu tahun menetap di Kota Madiun,’’ tuturnya

Melanjutkan program 2019, lanjut Wardani, bidang pencegahan dan pemberantasan penyakit akan melakukan pengadaan larvasida dan fogging fokus. Pasalnya, hingga kini jumlah penderita demam berdarah di Kota Madiun mencapai 35 penderita. Selain itu, sosialisasi HIV/AIDS akan dilakukan di jalan protokol sebagai salah satu upaya edukasi dan pencegahan penyakit menular. ‘’Awarness dan deteksi dini kanker leher rahim juga akan kami laksanakan dalam dua tahap di 2020 nanti,’’ imbuhnya

Beberapa puskemas juga akan dilakukan peningkatan pelayanan. Di antaranya, Puskesmas Patihan Manguharjo, Patihan, Oro Oro Ombo, Tawangrejo, Banjarejo, dan Demangan. ’’Peningkatan ini banyak, ada beberapa program didalamnya. Misalnya kelas ibu hamil, pemantauan ibu hamil, screening wus dan pus,” pungkasnya. (adv/dya/ota)

MADIUN – Inovasi baru digagas Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kota Madiun 2020 mendatang. Tema program prestisius ini dinamai Health Carnival. Konsepnya layanan kesehatan terpadu. ’’Rintisannya kami mulai tahun ini,’’ kata Kepala Dinkes KB Kota Madiun dr. AS Wardani, kemarin (21/2).

Wardani memerinci, layanan kesehatan terpadu di antaranya meliputi pelayanan kesehatan posyandu balita dan lansia, pemeriksaan penyakit tidak menular. Berikut, pelayanan Kartu Indonesia Sehat (KIS), bina keluarga remaja (BKR), bina keluarga lansia (BKL), hingga BKBH. ’’Program ini sejalan dengan visi misi wali kota – wakil wali kota terpilih Maidi-Inda Raya,’’ ujarnya.

[smartslider3 slider=4]

Dia menambahkan, rencana kerja (renja) Dinkes KB di tahun 2020 cukup padat. Program Health Carnival akan dijalankan merata di tiga kecamatan di kota karismatik. Proyeksi anggaran Rp 98 miliar disiapkan untuk mendukung realisisasi 9 program. Rinciannya, akan terbagi menjadi 40 kegiatan, dan 843 sub kegiatan sepanjang tahun 2020. ’’Rencana anggaran ini sudah ada di rencana kerja dan anggaran (RKA), termasuk pembayaran premi BPJS kesehatan,” jelasnya

Paparan hasil rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) disampaikan di depan 150 stake holder pagi kemarin. Ikut hadir,        Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto (SR), Ketua Tim penggerak PKK, Sri Ismah Sugeng Rismiyanto, dan Agus Wiyoko sebagai perwakilan dari tim wali kota terpilih, Maidi. ’’Ini upaya transparansi dari dinkes KB, mulai dari rencana kegiatan dan nominalnya kami sampaikan, usulan juga akan kami terima, ada sesi diskusi dan tanya jawab,’’ bebernya

Baca Juga :  Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Selain berfokus pada kegiatan yang bersifat promotif, preventif, dan rehabilitatif, pencegahan penyakit tidak menular juga menjadi sasaran programmya di 2020. Wardani sempat membeberkan, kebutuhan anggaran yang paling besar diproyeksikan untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Jumlanya sampai Rp 27 miliar. Memang JKN ini terus dijalankan. Sebab, mengkover banyak kegiatan. Di antarnaya penanganan anak baru lahir dan pendatang baru. ’’Jaminan itu akan didapat setelah satu tahun menetap di Kota Madiun,’’ tuturnya

Melanjutkan program 2019, lanjut Wardani, bidang pencegahan dan pemberantasan penyakit akan melakukan pengadaan larvasida dan fogging fokus. Pasalnya, hingga kini jumlah penderita demam berdarah di Kota Madiun mencapai 35 penderita. Selain itu, sosialisasi HIV/AIDS akan dilakukan di jalan protokol sebagai salah satu upaya edukasi dan pencegahan penyakit menular. ‘’Awarness dan deteksi dini kanker leher rahim juga akan kami laksanakan dalam dua tahap di 2020 nanti,’’ imbuhnya

Beberapa puskemas juga akan dilakukan peningkatan pelayanan. Di antaranya, Puskesmas Patihan Manguharjo, Patihan, Oro Oro Ombo, Tawangrejo, Banjarejo, dan Demangan. ’’Peningkatan ini banyak, ada beberapa program didalamnya. Misalnya kelas ibu hamil, pemantauan ibu hamil, screening wus dan pus,” pungkasnya. (adv/dya/ota)

Artikel SebelumnyaTukang Becak Tewas Membusuk di Ruko
Artikel Selanjutnya Berperan Ganda

Most Read

Artikel Terbaru

/