alexametrics
23.9 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Belum Genap 70 Persen Warga Kota Madiun Mengakses PDAM

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dalam sebulan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun mengalirkan rata-rata 871.164 meter kubik kepada para pelanggannya. Angka tersebut hanya memenuhi kebutuhan 69,58 persen dari total warga kota ini. ‘’Yang kami layani saat ini 138.857 jiwa,’’ kata Suyoto, Direktur Utama PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Selasa (22/3).

Total jumlah pelanggan mencapai 41.484. Perinciannya, 19.593 di Kecamatan Taman, 11.870 di Kartoharjo, dan 10.022 di Manguharjo. Belum semua warga mengakses kebutuhan air dari PDAM. Biaya pemasangan instalasi baru yang dinilai mahal ditengarai sebagai salah satu biangnya.

Pun, kecenderungan masyarakat menggunakan sumur pribadi. Perusahaan pelat merah itu pasang target dapat melayani 80 persen dari total warga tahun ini. Demi mencapainya, biaya pasang instalasi baru untuk rumah tangga digratiskan. ‘’Target kami sekitar 2.000 pelanggan baru tahun ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  SR Tolak Temui Kontraktor

Menurut Suyoto, butuh waktu tiga tahun untuk merealisasikan target tersebut. Namun, bakal terpangkas menjadi setahun jika program gratis itu berjalan mulus. Dengan didukung 24 sumur bawah tanah, dia optimistis mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk 80 persen warga tersebut.

Puluhan sumur itu tersebar di beberapa wilayah Kota Madiun. Di antaranya, delapan unit di Ngrowo Bening, empat unit di Manisrejo, tiga unit di Demangan, dan dua unit di Banjarejo.  Pun, di beberapa lokasi lain. ‘’Kualitas air bawah tanah kami cukup baik,’’ klaimnya.

Pun, PDAM Tirta Taman Sari melakukan uji laboratorium di Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) Magetan sebulan sekali. Hasilnya, kualitas air dalam kategori baik. Sehingga, dijamin layak dikonsumsi. ‘’Alhamdulillah nilainya baik dan kualitasnya bagus,’’ ucapnya. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dalam sebulan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun mengalirkan rata-rata 871.164 meter kubik kepada para pelanggannya. Angka tersebut hanya memenuhi kebutuhan 69,58 persen dari total warga kota ini. ‘’Yang kami layani saat ini 138.857 jiwa,’’ kata Suyoto, Direktur Utama PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Selasa (22/3).

Total jumlah pelanggan mencapai 41.484. Perinciannya, 19.593 di Kecamatan Taman, 11.870 di Kartoharjo, dan 10.022 di Manguharjo. Belum semua warga mengakses kebutuhan air dari PDAM. Biaya pemasangan instalasi baru yang dinilai mahal ditengarai sebagai salah satu biangnya.

Pun, kecenderungan masyarakat menggunakan sumur pribadi. Perusahaan pelat merah itu pasang target dapat melayani 80 persen dari total warga tahun ini. Demi mencapainya, biaya pasang instalasi baru untuk rumah tangga digratiskan. ‘’Target kami sekitar 2.000 pelanggan baru tahun ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Horor! Perlintasan Sebidang Masih Meneror

Menurut Suyoto, butuh waktu tiga tahun untuk merealisasikan target tersebut. Namun, bakal terpangkas menjadi setahun jika program gratis itu berjalan mulus. Dengan didukung 24 sumur bawah tanah, dia optimistis mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk 80 persen warga tersebut.

Puluhan sumur itu tersebar di beberapa wilayah Kota Madiun. Di antaranya, delapan unit di Ngrowo Bening, empat unit di Manisrejo, tiga unit di Demangan, dan dua unit di Banjarejo.  Pun, di beberapa lokasi lain. ‘’Kualitas air bawah tanah kami cukup baik,’’ klaimnya.

Pun, PDAM Tirta Taman Sari melakukan uji laboratorium di Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) Magetan sebulan sekali. Hasilnya, kualitas air dalam kategori baik. Sehingga, dijamin layak dikonsumsi. ‘’Alhamdulillah nilainya baik dan kualitasnya bagus,’’ ucapnya. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/