alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Ajak Masyarakat Terapkan PHBS, Pemkot Madiun Klaim Nihil Temuan Hepatitis Akut

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Hepatitis akut misterius menghantui sebagian warga. Terutama yang memiliki anak usia sekolah. Pun, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun enggan menganggap remeh penyakit tersebut.

Meski begitu, Kepala Dinkes-PPKB dr Denik Wuryani meminta masyarakat tidak khawatir berlebihan. Di sisi lain, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan. ‘’Belum ada temuan. Walaupun ada gejala yang mengarah (hepatitis), bukan berarti positif hepatitis akut misterius,’’ ujarnya, Minggu (22/5).

Dia menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas pendidikan agar meminta setiap satuan pendidikan mengawasi kesehatan para peserta didik. Pun, menyosialisasikannya kepada orang tua siswa. ‘’Jika orang tua mendapati anaknya mengalami gejala mengarah hepatitis, segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,’’ imbaunya.

Baca Juga :  Rapid Test Warga Desa Bandungan, Enam Orang Reaktif Covid-19

Bagaimana pencegahannya? Denik menyebutkan, selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menghindari bersentuhan dengan orang asing. Juga tidak menggunakan alat makan-minum secara bergantian. ‘’Serta memastikan makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi bersih dan matang,’’ tuturnya.

‘’Penyebab hepatitis itu foodborne disease (makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau racun, Red). Tapi, untuk hepatitis akut misterius belum ditemukan penyebabnya,’’ imbuh Denik. (ggi/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Hepatitis akut misterius menghantui sebagian warga. Terutama yang memiliki anak usia sekolah. Pun, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun enggan menganggap remeh penyakit tersebut.

Meski begitu, Kepala Dinkes-PPKB dr Denik Wuryani meminta masyarakat tidak khawatir berlebihan. Di sisi lain, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan. ‘’Belum ada temuan. Walaupun ada gejala yang mengarah (hepatitis), bukan berarti positif hepatitis akut misterius,’’ ujarnya, Minggu (22/5).

Dia menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas pendidikan agar meminta setiap satuan pendidikan mengawasi kesehatan para peserta didik. Pun, menyosialisasikannya kepada orang tua siswa. ‘’Jika orang tua mendapati anaknya mengalami gejala mengarah hepatitis, segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,’’ imbaunya.

Baca Juga :  Tahapan PPDB SD-SMP Negeri Kota Madiun Dimulai, Ini Mekanismenya

Bagaimana pencegahannya? Denik menyebutkan, selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menghindari bersentuhan dengan orang asing. Juga tidak menggunakan alat makan-minum secara bergantian. ‘’Serta memastikan makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi bersih dan matang,’’ tuturnya.

‘’Penyebab hepatitis itu foodborne disease (makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau racun, Red). Tapi, untuk hepatitis akut misterius belum ditemukan penyebabnya,’’ imbuh Denik. (ggi/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/