alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Usia di Atas 65 Tahun, 97 CJH Kota Madiun Batal Berangkat Tahun Ini

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan calon jamaah haji (CJH) di Kota Madiun gagal berangkat tahun ini. Pemerintah Arab Saudi melarang calon jamaah yang berusia di atas 65 tahun. ”CJH lansia untuk sementara ditunda karena rentan terpapar Covid-19,” terang Abdul Wahid, kepala Kantor Kemenag Kota Madiun, Minggu (22/5).

Selewat dua tahun dibekap pandemi, pemerintah Arab Saudi kembali membuka penyelenggaraan haji bagi masyarakat luar negeri. Namun, tetap dengan pembatasan ekstra ketat. Setiap CJH diwajibkan telah vasinasi dan keberangkatannya disertai bukti surat hasil negatif Covid-19 dalam rentang maksimal 72 jam sebelum berangkat ke tanah suci. ”Kami mohon CJH yang tertunda keberangkatannya bersabar. Semua ini demi kemaslahatan bersama,’’ imbaunya.

Wahid memastikan 97 CJH yang ditunda keberangkatannya pada tahun ini. Atau, separoh lebih dari total 180 CJH. Mereka bakal mengisi daftar tunggu keberangkatan untuk tahun depan. ‘’Semoga tahap uji coba ibadah haji untuk masyarakat luar negeri oleh Arab Saudi ini berhasil. Sehingga mereka yang ditunda tahun ini bisa diprioritaskan tahun depan,’’ harapnya.

Baca Juga :  Calon Jemaah Haji Kota Madiun Berangkat 4 Juni

Kemenag Kota Madiun telah mengantongi kepastian kuota pemberangkatan haji dari Arab Saudi. Selanjutnya, bakal berkoordinasi dengan dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes-PPKB) setempat untuk cek kesehatan bagi seluruh calon jamaah. ‘’Waktu keberangkatan CJH awal bulan depan,’’ tegasnya.

CJH masuk kloter pertama dijadwalkan berangkat 4 Juni mendatang. Diminta kesemuanya lekas menyiapkan diri dan menjaga kesehatan semaksimal mungkin. ”Saya doakan semua yang berangkat sehat wal afiat,’’ tuturnya. (ggi/fin)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan calon jamaah haji (CJH) di Kota Madiun gagal berangkat tahun ini. Pemerintah Arab Saudi melarang calon jamaah yang berusia di atas 65 tahun. ”CJH lansia untuk sementara ditunda karena rentan terpapar Covid-19,” terang Abdul Wahid, kepala Kantor Kemenag Kota Madiun, Minggu (22/5).

Selewat dua tahun dibekap pandemi, pemerintah Arab Saudi kembali membuka penyelenggaraan haji bagi masyarakat luar negeri. Namun, tetap dengan pembatasan ekstra ketat. Setiap CJH diwajibkan telah vasinasi dan keberangkatannya disertai bukti surat hasil negatif Covid-19 dalam rentang maksimal 72 jam sebelum berangkat ke tanah suci. ”Kami mohon CJH yang tertunda keberangkatannya bersabar. Semua ini demi kemaslahatan bersama,’’ imbaunya.

Wahid memastikan 97 CJH yang ditunda keberangkatannya pada tahun ini. Atau, separoh lebih dari total 180 CJH. Mereka bakal mengisi daftar tunggu keberangkatan untuk tahun depan. ‘’Semoga tahap uji coba ibadah haji untuk masyarakat luar negeri oleh Arab Saudi ini berhasil. Sehingga mereka yang ditunda tahun ini bisa diprioritaskan tahun depan,’’ harapnya.

Baca Juga :  Koirul Kamami Berkeliling Pondok Ajari Santri Keterampilan

Kemenag Kota Madiun telah mengantongi kepastian kuota pemberangkatan haji dari Arab Saudi. Selanjutnya, bakal berkoordinasi dengan dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes-PPKB) setempat untuk cek kesehatan bagi seluruh calon jamaah. ‘’Waktu keberangkatan CJH awal bulan depan,’’ tegasnya.

CJH masuk kloter pertama dijadwalkan berangkat 4 Juni mendatang. Diminta kesemuanya lekas menyiapkan diri dan menjaga kesehatan semaksimal mungkin. ”Saya doakan semua yang berangkat sehat wal afiat,’’ tuturnya. (ggi/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/