alexametrics
26.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Lama Tak Beroperasi, Empat Kios di Pasar Besar Madiun Dicabut SIP-nya

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pendataan pasar bermasalah di Kota Madiun terus berlanjut. Terbaru, empat kios di Pasar Sleko dicabut surat izin penempatan (SIP) atau hak sewanya lantaran tutup menahun. ‘’Statusnya menyewa tapi tidak difungsikan sebagaimana mestinya,” ujar Plt Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kota Madiun Tugas Prasetyo, Minggu (22/8).

Pihaknya akan terus melakukan inventarisasi kios maupun los di pasar-pasar tradisional yang sudah lama tidak ditempati. Selanjutnya, memanggil penyewa untuk diberi teguran. ”Kalau masih tidak peduli, mau tidak mau akan kami cabut SIP-nya,” kata Tugas.

Dia tidak menampik banyak penyewa yang identitas maupun keberadaannya tidak terlacak saking lamanya tidak berjualan. Padahal, sebenarnya ada aturan dalam perda yang menyebutkan jika kios atau tempat sejenis tidak buka dua bulan saja, penyewanya bisa langsung dipanggil. Kemudian, diberikan teguran sampai tiga kali hingga dapat berujung pada pencabutan.

Baca Juga :  Dua Pelajar SD Terciduk Balap Liar di Jalan Suromenggolo

”Nanti jika keberadaan mereka (penyewa kios yang tutup, Red) memang tidak ditemukan, kami akan buat pengumuman untuk ditempel di kios dan pasar sebagai informasi,” jelasnya. (irs/c1/isd/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pendataan pasar bermasalah di Kota Madiun terus berlanjut. Terbaru, empat kios di Pasar Sleko dicabut surat izin penempatan (SIP) atau hak sewanya lantaran tutup menahun. ‘’Statusnya menyewa tapi tidak difungsikan sebagaimana mestinya,” ujar Plt Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kota Madiun Tugas Prasetyo, Minggu (22/8).

Pihaknya akan terus melakukan inventarisasi kios maupun los di pasar-pasar tradisional yang sudah lama tidak ditempati. Selanjutnya, memanggil penyewa untuk diberi teguran. ”Kalau masih tidak peduli, mau tidak mau akan kami cabut SIP-nya,” kata Tugas.

Dia tidak menampik banyak penyewa yang identitas maupun keberadaannya tidak terlacak saking lamanya tidak berjualan. Padahal, sebenarnya ada aturan dalam perda yang menyebutkan jika kios atau tempat sejenis tidak buka dua bulan saja, penyewanya bisa langsung dipanggil. Kemudian, diberikan teguran sampai tiga kali hingga dapat berujung pada pencabutan.

Baca Juga :  Merasa Dirugikan, Tiga THM Tuntut Bupati Ganti Rugi Rp 15 Miliar

”Nanti jika keberadaan mereka (penyewa kios yang tutup, Red) memang tidak ditemukan, kami akan buat pengumuman untuk ditempel di kios dan pasar sebagai informasi,” jelasnya. (irs/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/