alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Sempat Tertunda, Akhirnya Pegawai Pemkot Madiun Bakal Berseragam Korpri Baru

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sempat tertunda sekitar setengah tahun, akhirnya pegawai Pemkot Madiun bakal berseragam baru. Setelah dua kali gagal tender, pengadaan kain seragam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) segera terealisasi. Menyusul laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Madiun telah mengumumkan pemenangnya kemarin (21/9).

Sejatinya, ada 56 peserta tender. Namun, hanya empat peserta yang menyodorkan harga penawaran. Sedangkan tiga peserta gugur lantaran tidak melampirkan hasil uji laboratorium, hasil spesifikasi teknis uji laboratorium tidak memenuhi, serta tidak melampirkan surat rekomendasi Dewan Pengurus Nasional (DPN) Korpri. ‘’Kami mencari spesifikasi yang benar-benar bagus dan sesuai aturan Permendagri,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Kamis (22/9).

Tender pengadaan kain seragam telah tiga kali diunggah di laman LPSE Kota Madiun. Pertama, dibuka pada 28 April lalu yang berakhir gagal tender. Lalu, tender ulang pada 4 Juli untuk kali kedua, namun lagi-lagi gagal. Hingga akhirnya tender ulang ketiga pada 31 Agustus dan mendapatkan pemenangnya dengan nilai penawaran Rp 874 juta.

Baca Juga :  Ajak Masyarakat Terapkan PHBS, Pemkot Madiun Klaim Nihil Temuan Hepatitis Akut

Maidi tak menepis bahwa tender kelewat lama. Bahkan, dia sempat ancang-ancang melakukan penunjukan langsung (PL) jika masih gagal tender pada lelang ketiga. ‘’Kalau gagal semua, peserta yang mendekati spesifikasi kami tunjuk,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya meminta pemenang tender pengadaan kain seragam Korpri profesional. Pun, dapat memenuhi kebutuhan barang sesuai waktu yang telah ditentukan. ‘’Kami harap segera. Kalau tidak, mosok arep ora klamben (masak mau tidak berpakaian, Red),’’ kelakarnya. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sempat tertunda sekitar setengah tahun, akhirnya pegawai Pemkot Madiun bakal berseragam baru. Setelah dua kali gagal tender, pengadaan kain seragam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) segera terealisasi. Menyusul laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Madiun telah mengumumkan pemenangnya kemarin (21/9).

Sejatinya, ada 56 peserta tender. Namun, hanya empat peserta yang menyodorkan harga penawaran. Sedangkan tiga peserta gugur lantaran tidak melampirkan hasil uji laboratorium, hasil spesifikasi teknis uji laboratorium tidak memenuhi, serta tidak melampirkan surat rekomendasi Dewan Pengurus Nasional (DPN) Korpri. ‘’Kami mencari spesifikasi yang benar-benar bagus dan sesuai aturan Permendagri,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Kamis (22/9).

Tender pengadaan kain seragam telah tiga kali diunggah di laman LPSE Kota Madiun. Pertama, dibuka pada 28 April lalu yang berakhir gagal tender. Lalu, tender ulang pada 4 Juli untuk kali kedua, namun lagi-lagi gagal. Hingga akhirnya tender ulang ketiga pada 31 Agustus dan mendapatkan pemenangnya dengan nilai penawaran Rp 874 juta.

Baca Juga :  Deteksi Dini Berbasis Lingkungan, Kampung Tangguh Harus Ampuh

Maidi tak menepis bahwa tender kelewat lama. Bahkan, dia sempat ancang-ancang melakukan penunjukan langsung (PL) jika masih gagal tender pada lelang ketiga. ‘’Kalau gagal semua, peserta yang mendekati spesifikasi kami tunjuk,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya meminta pemenang tender pengadaan kain seragam Korpri profesional. Pun, dapat memenuhi kebutuhan barang sesuai waktu yang telah ditentukan. ‘’Kami harap segera. Kalau tidak, mosok arep ora klamben (masak mau tidak berpakaian, Red),’’ kelakarnya. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/