alexametrics
25.6 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Polres Gandeng Pendekar Tekan Pelanggaran Lalin

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pelanggaran lalu lintas (lalin) tak bisa ditoleransi. Sebab, berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Berbagai upaya dilakukan Polres Madiun Kota guna menekan angka pelanggaran lalin. Salah satunya, menggandeng perguruan pencak silat.

Perwakilan perguruan pencak silat di Kota Madiun mendeklarasikan tertib berlalu lintas. Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, melalui deklarasi itu diharapkan tertib berlalu lintas dapat di-getok tular ke anggota perguruan pencak silat. ‘’Perguruan pencak silat mendeklarasikan Pendekar Tertib Lalu Lintas,’’ kata Dewa, Minggu (21/11).

Data di Satlantas Polres Madiun Kota menunjukkan, lima bulan terakhir pelanggaran lalin mencapai ribuan. Periode Juli-November tercatat 1.781 pelanggaran. ‘’Selanjutnya perwakilan perguruan pencak silat ini akan menyampaikan deklarasi tertib lalu lintas kepada anggota di setiap cabang maupun ranting,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Kota Madiun: Mutasi Dulu, Konversi Kemudian

Pelanggaran lalin didominasi usia produktif (31-40 tahun) 581 pelanggaran. Disusul usia 41-50 tahun 495 pelanggaran, usia 16-30 tahun 469 pelanggaran. Kemudian 51 tahun ke atas 234 pelanggaran. Terakhir, 15 tahun ke bawah dua pelanggaran. ‘’Deklarasi ini sebagai upaya menggelorakan tertib berlalu lintas,’’ ungkapnya.

Dewa menjelaskan, deklarasi tersebut untuk mengatasi persoalan dengan mengangkat potensi daerah. Sebab, menurut dia, pencak silat sebagai kearifan lokal dapat menjadi sarana menekan pelanggaran lalin. Tujuannya, menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). ‘’Pencak silat ini kearifan lokal, anggota akan taat pada pelatihnya,’’ pungkasnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pelanggaran lalu lintas (lalin) tak bisa ditoleransi. Sebab, berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Berbagai upaya dilakukan Polres Madiun Kota guna menekan angka pelanggaran lalin. Salah satunya, menggandeng perguruan pencak silat.

Perwakilan perguruan pencak silat di Kota Madiun mendeklarasikan tertib berlalu lintas. Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, melalui deklarasi itu diharapkan tertib berlalu lintas dapat di-getok tular ke anggota perguruan pencak silat. ‘’Perguruan pencak silat mendeklarasikan Pendekar Tertib Lalu Lintas,’’ kata Dewa, Minggu (21/11).

Data di Satlantas Polres Madiun Kota menunjukkan, lima bulan terakhir pelanggaran lalin mencapai ribuan. Periode Juli-November tercatat 1.781 pelanggaran. ‘’Selanjutnya perwakilan perguruan pencak silat ini akan menyampaikan deklarasi tertib lalu lintas kepada anggota di setiap cabang maupun ranting,’’ ujarnya.

Baca Juga :  2.250 Murid dari Lima Madrasah di Kota Madiun Masuk List Vaksinasi

Pelanggaran lalin didominasi usia produktif (31-40 tahun) 581 pelanggaran. Disusul usia 41-50 tahun 495 pelanggaran, usia 16-30 tahun 469 pelanggaran. Kemudian 51 tahun ke atas 234 pelanggaran. Terakhir, 15 tahun ke bawah dua pelanggaran. ‘’Deklarasi ini sebagai upaya menggelorakan tertib berlalu lintas,’’ ungkapnya.

Dewa menjelaskan, deklarasi tersebut untuk mengatasi persoalan dengan mengangkat potensi daerah. Sebab, menurut dia, pencak silat sebagai kearifan lokal dapat menjadi sarana menekan pelanggaran lalin. Tujuannya, menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). ‘’Pencak silat ini kearifan lokal, anggota akan taat pada pelatihnya,’’ pungkasnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/