alexametrics
27.1 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Atap Rumah Nenek 89 Tahun Ludes Terbakar

MADIUN, Jawa Pos  Radar Caruban – Atap rumah Suriyem di RT 14, RW 04, Desa/Kecamatan Kare, ludes terbakar sekitar pukul 05.00 Rabu (22/1). Kobaran api bisa dipadamkan warga. Nenek 89 tahun itu pun selamat. ‘’Api membakar bagian ruang tamu,’’ kata Kapolsek Kare Iptu Suprapto.

Semalam sebelum kejadian, wilayah desa setempat mengalami pemadaman listrik. Suriyem yang tinggal sendirian meninggalkan rumah. Dia tidur di rumah anaknya yang masih satu RT. Asap hitam tiba-tiba mengepul dari atap rumah itu setelah subuh. ‘’Korban dan keluarganya langsung minta tolong tetangga,’’ jelas kapolsek.

Warga setempat berbondong-bondong menuju rumah Suriyem. Berbekal peralatan ala kadarnya, mereka berjibaku memadamkan kobaran api. Namun, api dengan cepat melahap atap rumah yang mayoritas berbahan kayu jati itu. Api bisa dipadamkan setelah atap ludes. ‘’Begitu mendapat laporan kami langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara, Red),’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pertanda Resesi

Olah TKP dilakukan sesaat setelah api padam. Suprapto menduga kebakaran terjadi akibat adanya hubungan arus pendek listrik. Korsleting terjadi setelah listrik di wilayah setempat kembali menyala. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya, pemilik rumah syok. ‘’Kerugian materiil sekitar Rp 40 juta,’’ sebutnya. (den/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos  Radar Caruban – Atap rumah Suriyem di RT 14, RW 04, Desa/Kecamatan Kare, ludes terbakar sekitar pukul 05.00 Rabu (22/1). Kobaran api bisa dipadamkan warga. Nenek 89 tahun itu pun selamat. ‘’Api membakar bagian ruang tamu,’’ kata Kapolsek Kare Iptu Suprapto.

Semalam sebelum kejadian, wilayah desa setempat mengalami pemadaman listrik. Suriyem yang tinggal sendirian meninggalkan rumah. Dia tidur di rumah anaknya yang masih satu RT. Asap hitam tiba-tiba mengepul dari atap rumah itu setelah subuh. ‘’Korban dan keluarganya langsung minta tolong tetangga,’’ jelas kapolsek.

Warga setempat berbondong-bondong menuju rumah Suriyem. Berbekal peralatan ala kadarnya, mereka berjibaku memadamkan kobaran api. Namun, api dengan cepat melahap atap rumah yang mayoritas berbahan kayu jati itu. Api bisa dipadamkan setelah atap ludes. ‘’Begitu mendapat laporan kami langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara, Red),’’ ujarnya.

Baca Juga :  Dinkes Pacitan Tes Acak Seratusan Guru, Siswa, dan Mahasiswa

Olah TKP dilakukan sesaat setelah api padam. Suprapto menduga kebakaran terjadi akibat adanya hubungan arus pendek listrik. Korsleting terjadi setelah listrik di wilayah setempat kembali menyala. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya, pemilik rumah syok. ‘’Kerugian materiil sekitar Rp 40 juta,’’ sebutnya. (den/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/