alexametrics
30.2 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Jelang Imlek, Harga Gula Naik Rp 1.500 Per Kg

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Mendekati perayaan Imlek, harga sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik. Salah satunya gula pasir. Di pasaran tembus hingga Rp 14 ribu per kilogram dari semula Rp 12.500. ‘’Tapi tidak sampai terjadi kelangkaan,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono Rabu (22/1).

Sebagai solusi, pihaknya menggandeng Tim Satgas Pangan, Bulog, dan PG Rajawali menggelar operasi pasar (OP) di Pasar Sleko. Dalam OP tersebut dijual Rp 11.500 per kilogram. Harapannya harga tidak melambung sehingga masyarakat bisa membelinya. ‘’Kalau banyak orang punya hajat, juga mendekati Imlek, biasanya permintaan cenderung naik. Kondisi ini mungkin dimanfaatkan beberapa pihak menaikkan harga,’’ ujarnya.

Tim Satgas Pangan yang juga Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Suharyono berjanji akan terus memantau stabilitas harga sejumlah komoditas. Salah satunya gula pasir. Termasuk mengawasi sejumlah gudang. ‘’Kami berharap distributor gula tidak melakukan penimbunan atau memanfaatkan situasi saat ini,’’ pintanya.

Sebab, pihak yang melakukan penimbunan hingga menyebabkan kelangkaan atau mengganggu stabilitas harga bakal dijerat hukum. Bisa UU Pergudangan atau UU Perdagangan. ‘’Tergantung tindak pidananya. Ancaman hukuman terberat sampai lima tahun penjara,’’ jelas Suharyono.

Baca Juga :  UMK Kota Madiun 2019: Serikat Pekerja Usul Rp 2 Juta

Teguh Kus, tim penjualan PG Rajawali, menambahkan, dalam OP gula ini pihaknya menyediakan satu ton per hari untuk dijual langsung kepada masyarakat. Pembeliannya pun dibatasi agar merata. ‘’Seorang pembeli maksimal lima kilogram,’’ ujarnya.

Kepala Bulog Sub Divre Madiun Sugeng Hardono menyebut bahwa pihaknya telah melakukan OP sejak awal Januari lalu. Tidak hanya gula, tapi juga beras, minyak goreng, telur, dan tepung. Untuk gula pasir, Bulog menjual Rp 12.500 per kilogram sesuai harga eceran tertinggi (HET).

OP digelar di Pasar Sleko, Pasar Besar Madiun melalui Toko Pangan Kita (TPK), kantor Bulog Madiun, dan gudang Bulog di Nambangan Kidul. ‘’Stok kami siap untuk mendukung OP. Tren harganya (gula) naik, makanya kami langsung lakukan OP. Setiap hari kami siapkan satu ton,’’ jelasnya. (kid/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Mendekati perayaan Imlek, harga sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik. Salah satunya gula pasir. Di pasaran tembus hingga Rp 14 ribu per kilogram dari semula Rp 12.500. ‘’Tapi tidak sampai terjadi kelangkaan,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono Rabu (22/1).

Sebagai solusi, pihaknya menggandeng Tim Satgas Pangan, Bulog, dan PG Rajawali menggelar operasi pasar (OP) di Pasar Sleko. Dalam OP tersebut dijual Rp 11.500 per kilogram. Harapannya harga tidak melambung sehingga masyarakat bisa membelinya. ‘’Kalau banyak orang punya hajat, juga mendekati Imlek, biasanya permintaan cenderung naik. Kondisi ini mungkin dimanfaatkan beberapa pihak menaikkan harga,’’ ujarnya.

Tim Satgas Pangan yang juga Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Suharyono berjanji akan terus memantau stabilitas harga sejumlah komoditas. Salah satunya gula pasir. Termasuk mengawasi sejumlah gudang. ‘’Kami berharap distributor gula tidak melakukan penimbunan atau memanfaatkan situasi saat ini,’’ pintanya.

Sebab, pihak yang melakukan penimbunan hingga menyebabkan kelangkaan atau mengganggu stabilitas harga bakal dijerat hukum. Bisa UU Pergudangan atau UU Perdagangan. ‘’Tergantung tindak pidananya. Ancaman hukuman terberat sampai lima tahun penjara,’’ jelas Suharyono.

Baca Juga :  Mantan Kabid DLH Kota Madiun Dituntut Lima Tahun Penjara

Teguh Kus, tim penjualan PG Rajawali, menambahkan, dalam OP gula ini pihaknya menyediakan satu ton per hari untuk dijual langsung kepada masyarakat. Pembeliannya pun dibatasi agar merata. ‘’Seorang pembeli maksimal lima kilogram,’’ ujarnya.

Kepala Bulog Sub Divre Madiun Sugeng Hardono menyebut bahwa pihaknya telah melakukan OP sejak awal Januari lalu. Tidak hanya gula, tapi juga beras, minyak goreng, telur, dan tepung. Untuk gula pasir, Bulog menjual Rp 12.500 per kilogram sesuai harga eceran tertinggi (HET).

OP digelar di Pasar Sleko, Pasar Besar Madiun melalui Toko Pangan Kita (TPK), kantor Bulog Madiun, dan gudang Bulog di Nambangan Kidul. ‘’Stok kami siap untuk mendukung OP. Tren harganya (gula) naik, makanya kami langsung lakukan OP. Setiap hari kami siapkan satu ton,’’ jelasnya. (kid/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/