alexametrics
24.6 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Kota Madiun Satu-satunya Daerah di Jatim Berstatus PPKM Level 4

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Madiun kini level 4. Itu artinya, tingkat persebaran virus Covid-19 sudah berada di level tertinggi. Melansir Jatim Tanggap Covid-19, kasus aktif alias terkonfirmasi positif terpapar virus korona total 601 orang per kemarin (22/2).

Kendati begitu, Wali Kota Madiun Maidi tetap tenang. Pun, meminta warganya tidak panik berlebihan. Sebab, menurut dia, tingginya kasus aktif tidak hanya di Kota Madiun, melainkan hampir menyeluruh di Indonesia. ‘’Warga kami banyak yang terpapar di luar daerah, tetapi tercatat di Kota Madiun,’’ kata Maidi, Rabu (23/2).

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 12/2022, Kota Madiun menjadi satu-satunya daerah (kabupaten/kota) di Jawa Timur yang menyandang PPKM level 4. Pun, bersanding dengan Kota Cirebon, Kota Magelang, dan Kota Tegal. Alias hanya empat daerah se-Indonesia.

Baca Juga :  Covid-19 Menyebar, Pembelajaran Tatap Muka di SMAN 1 Mejayan Dihentikan

Selain kasus positif yang merangkak naik, tingginya tingkat keterisian tempat tidur (BOR/bed occupancy rate) rumah sakit (RS) rujukan turut menjadi biangnya. Namun, Maidi mengklaim pasien bukan hanya warga Kota Madiun. Melainkan juga ada warga luar daerah. ‘’Tapi, tidak menjadi masalah, semua kami rawat dengan baik dan harapannya segera sembuh,’’ ujarnya.

Maidi menyebutkan, BOR RS rujukan mencapai 60 persen. Termasuk RSUD Kota Madiun dan Rumah Sakit Lapangan (RSL) Wisma Haji. Pemkot masih punya rusunawa II yang bisa dimanfaatkan untuk tempat isolasi terpadu (isoter) jika BOR RS rujukan overload (melebihi kapasitas). ‘’Sudah kami siapkan semua, termasuk tenaganya, kami prioritaskan perawatan lansia dulu,’’ jelasnya. (ggi/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Madiun kini level 4. Itu artinya, tingkat persebaran virus Covid-19 sudah berada di level tertinggi. Melansir Jatim Tanggap Covid-19, kasus aktif alias terkonfirmasi positif terpapar virus korona total 601 orang per kemarin (22/2).

Kendati begitu, Wali Kota Madiun Maidi tetap tenang. Pun, meminta warganya tidak panik berlebihan. Sebab, menurut dia, tingginya kasus aktif tidak hanya di Kota Madiun, melainkan hampir menyeluruh di Indonesia. ‘’Warga kami banyak yang terpapar di luar daerah, tetapi tercatat di Kota Madiun,’’ kata Maidi, Rabu (23/2).

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 12/2022, Kota Madiun menjadi satu-satunya daerah (kabupaten/kota) di Jawa Timur yang menyandang PPKM level 4. Pun, bersanding dengan Kota Cirebon, Kota Magelang, dan Kota Tegal. Alias hanya empat daerah se-Indonesia.

Baca Juga :  Regulasi Kerap Berubah, Tour-Travel Dilematis

Selain kasus positif yang merangkak naik, tingginya tingkat keterisian tempat tidur (BOR/bed occupancy rate) rumah sakit (RS) rujukan turut menjadi biangnya. Namun, Maidi mengklaim pasien bukan hanya warga Kota Madiun. Melainkan juga ada warga luar daerah. ‘’Tapi, tidak menjadi masalah, semua kami rawat dengan baik dan harapannya segera sembuh,’’ ujarnya.

Maidi menyebutkan, BOR RS rujukan mencapai 60 persen. Termasuk RSUD Kota Madiun dan Rumah Sakit Lapangan (RSL) Wisma Haji. Pemkot masih punya rusunawa II yang bisa dimanfaatkan untuk tempat isolasi terpadu (isoter) jika BOR RS rujukan overload (melebihi kapasitas). ‘’Sudah kami siapkan semua, termasuk tenaganya, kami prioritaskan perawatan lansia dulu,’’ jelasnya. (ggi/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/