alexametrics
23.7 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

PPKM Kota Madiun Turun ke Level 3, Pemkot Genjot Capaian Vaksinasi Booster

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Empat pekan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Madiun bertahan di level 4. Per kemarin (22/3) akhirnya turun ke level 3. Itu sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 18/2022 yang berlaku 22 Maret hingga 4 April mendatang.

Kendati begitu, kondisi tersebut belum benar-benar memuaskan Wali Kota Madiun Maidi. Dia bakal mengejar status lebih baik (level 2 atau 1) dalam dua pekan ke depan. Pun, menginstruksikan dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes-PPKB) mengejar capaian vaksinasi dosis ketiga. ‘’Karena itu (vaksinasi, Red) juga masuk indikator dan memengaruhi penentuan level,’’ katanya, Rabu (23/3).

Untuk itu, pemkot bakal kembali membuka gerai vaksinasi Covid-19. Demi mengejar capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster yang masih 21,26 persen dari total sasaran. Dia mematok sebelum Lebaran mencapai 50 persen. ‘’Dosis satu dan dua aman, akan kami kejar capaian dosis ketiga semaksimal mungkin,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Parji Minta Penerusnya Lanjutkan Tradisi Prestasi Unipma

Ihwal kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat, Maidi bakal menyesuaikan inmendagri terbaru tersebut. Namun, tidak ingin saklek menerapkannya. Perlu kajian mendalam, menganalisis jumlah warga kota dan luar daerah yang dirawat di kota ini hingga memicu bed occupancy rate (BOR) tinggi. ‘’Data murni warga kota insya Allah sedikit yang mengisi rumah sakit,’’ ungkapnya.

Menurut Maidi, akan merugikan jika yang terpapar warga luar kota tetapi warganya sendiri terkungkung dalam pembatasan. Sebab, kasus warga kota tidak separah data pasien di rumah sakit. ‘’Kasihan jika warga kota dibatasi, sedangkan yang mengisi BOR itu warga luar daerah,’’ tuturnya.

Maidi menyebutkan, pihaknya bakal melonggarkan sejumlah kegiatan masyarakat. Namun, akan diberlakukan pada program atau kegiatan yang terarah. Yakni, yang terkait upaya pemulihan ekonomi. ‘’Bakal salah kaprah jika pelonggaran diartikan tidak ada pembatasan,’’ tegasnya. (her/adv)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Empat pekan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Madiun bertahan di level 4. Per kemarin (22/3) akhirnya turun ke level 3. Itu sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 18/2022 yang berlaku 22 Maret hingga 4 April mendatang.

Kendati begitu, kondisi tersebut belum benar-benar memuaskan Wali Kota Madiun Maidi. Dia bakal mengejar status lebih baik (level 2 atau 1) dalam dua pekan ke depan. Pun, menginstruksikan dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes-PPKB) mengejar capaian vaksinasi dosis ketiga. ‘’Karena itu (vaksinasi, Red) juga masuk indikator dan memengaruhi penentuan level,’’ katanya, Rabu (23/3).

Untuk itu, pemkot bakal kembali membuka gerai vaksinasi Covid-19. Demi mengejar capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster yang masih 21,26 persen dari total sasaran. Dia mematok sebelum Lebaran mencapai 50 persen. ‘’Dosis satu dan dua aman, akan kami kejar capaian dosis ketiga semaksimal mungkin,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Karyawan yang Sempat Dirumahkan, 80 Persen Telah Dipekerjakan Kembali

Ihwal kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat, Maidi bakal menyesuaikan inmendagri terbaru tersebut. Namun, tidak ingin saklek menerapkannya. Perlu kajian mendalam, menganalisis jumlah warga kota dan luar daerah yang dirawat di kota ini hingga memicu bed occupancy rate (BOR) tinggi. ‘’Data murni warga kota insya Allah sedikit yang mengisi rumah sakit,’’ ungkapnya.

Menurut Maidi, akan merugikan jika yang terpapar warga luar kota tetapi warganya sendiri terkungkung dalam pembatasan. Sebab, kasus warga kota tidak separah data pasien di rumah sakit. ‘’Kasihan jika warga kota dibatasi, sedangkan yang mengisi BOR itu warga luar daerah,’’ tuturnya.

Maidi menyebutkan, pihaknya bakal melonggarkan sejumlah kegiatan masyarakat. Namun, akan diberlakukan pada program atau kegiatan yang terarah. Yakni, yang terkait upaya pemulihan ekonomi. ‘’Bakal salah kaprah jika pelonggaran diartikan tidak ada pembatasan,’’ tegasnya. (her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/