alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Setahun, 218 Nakes Se-Madiun Raya Terpapar Korona, Delapan Meninggal Dunia

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sekali lagi, ini peringatan untuk semua. Bahwa virus korona dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Tidak hanya tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Paru Manguharjo (RSPM) yang terpapar Covid-19. Ratusan pelayan medis di Madiun Raya dilaporkan juga terkonfirmasi positif.

Jika satu per satu nakes bertumbangan saat kasus korona meledak, maka berpotensi terjadi krisis tenaga medis. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Korwil IV Jawa Timur (bagian barat) melaporkan, data per 17 Juni terdapat 218 nakes di Madiun Raya terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan, delapan di antaranya meninggal dunia.

Perinciannya, Kota Madiun delapan nakes, Kabupaten Madiun 13 nakes (1 meninggal), Ngawi dua nakes (1 meninggal), Magetan 71 nakes (4 meninggal), Ponorogo 92 nakes (1 meninggal), dan Pacitan 32 nakes (1 meninggal). ‘’Kami prihatin, tidak bisa ditawar lagi bahwa kesadaran bersama disiplin protokol kesehatan (prokes) mutlak diperlukan,’’ kata Koordinator PPNI Korwil IV Jatim Tjahja Bintoro Senin (22/6). (kid/her)

Baca Juga :  Curi Uang Rp 50 Ribu, Babak Belur Dimassa

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sekali lagi, ini peringatan untuk semua. Bahwa virus korona dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Tidak hanya tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Paru Manguharjo (RSPM) yang terpapar Covid-19. Ratusan pelayan medis di Madiun Raya dilaporkan juga terkonfirmasi positif.

Jika satu per satu nakes bertumbangan saat kasus korona meledak, maka berpotensi terjadi krisis tenaga medis. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Korwil IV Jawa Timur (bagian barat) melaporkan, data per 17 Juni terdapat 218 nakes di Madiun Raya terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan, delapan di antaranya meninggal dunia.

Perinciannya, Kota Madiun delapan nakes, Kabupaten Madiun 13 nakes (1 meninggal), Ngawi dua nakes (1 meninggal), Magetan 71 nakes (4 meninggal), Ponorogo 92 nakes (1 meninggal), dan Pacitan 32 nakes (1 meninggal). ‘’Kami prihatin, tidak bisa ditawar lagi bahwa kesadaran bersama disiplin protokol kesehatan (prokes) mutlak diperlukan,’’ kata Koordinator PPNI Korwil IV Jatim Tjahja Bintoro Senin (22/6). (kid/her)

Baca Juga :  Curi Uang Rp 50 Ribu, Babak Belur Dimassa

Most Read

Artikel Terbaru

/