alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Masih Panik Saat Di-Pressing, MPFC Menang Tipis atas Persepon dalam Uji Coba

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Madiun Putra FC (MPFC) kembali melakoni laga uji coba guna persiapan berkompetisi di Liga 3 Jatim musim ini. Kemarin (22/9), klub berjuluk Blue Force itu menang tipis atas tamunya Persepon Ponorogo 2-1 di Lapangan Ciliwung, Taman.

Sejak peluit kickoff dibunyikan, kedua tim tampil agresif. Dengan tempo cukup cepat, jual-beli serangan tak terelakkan. MPFC lebih dulu memecah kebuntuan. Tendangan jarak jauh Deca, penyerang Blue Force, berhasil mengoyak gawang Persepon.

Kedua tim tidak mengendurkan tempo permainan. Namun, kali ini giliran Laskar Suromenggolo, julukan Persepon, yang berhasil menjebol gawang MPFC. Mengandalkan serangan dari sayap, Galih menyambut umpan lambung dengan sundulannya hingga menghujam ke gawang MPFC. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, permainan kian sengit. Namun, MPFC yang berhasil mencetak gol kembali lewat Yusril. Skor 2-1 untuk MPFC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Roni Tri Prasnanto, head coach MPFC, cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Selama 90 menit, koneksitas pemain antarlini berjalan baik. ‘’Sudah ada sedikit progres baik dari segi permainan. Mulai motivasi hingga taktik sudah berjalan,’’ katanya.

Baca Juga :  Anggota Dewan dan Perajin Ajukan Protes soal Pengadaan Batik

Meski begitu, overall belum memuaskan. Khususnya, lini pertahanan. Sebab, pemain MPFC masih kagok ketika menghadapi serangan Persepon. Alhasil, sejumlah blunder acap dilakukan pemainnya. ‘’Anak-anak masih panik ketika di-pressing. Wajar, karena mayoritas pemain masih muda. Ini perlu segera kami perbaiki,’’ ungkapnya.

Sementara, Windu Wibowo, head coach Persepon Ponorogo, mengatakan bahwa performa anak asuhnya belum menujukkan koneksitas antarlini. Pun, komunikasi antar pemain belum berjalan baik. ‘’Bicara taktik permainan masih jauh dari harapan. Tapi, saya mengapresiasi tim sudah bermain cukup baik,’’ tuturnya.

Menurut Windu, pekerjaan rumah (PR) Persepon adalah mematangkan kerja sama. Apalagi, sejumlah pemain masih tahap seleksi. Laskar Suromenggolo bakal berbenah dan menemukan pemain yang sesuai kriteria.

‘’Perjuangan pemain menjadi modal kami ke depan. Sementara kami akan fokus latihan dan melakoni sejumlah laga uji coba dengan tim-tim lokal,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Madiun Putra FC (MPFC) kembali melakoni laga uji coba guna persiapan berkompetisi di Liga 3 Jatim musim ini. Kemarin (22/9), klub berjuluk Blue Force itu menang tipis atas tamunya Persepon Ponorogo 2-1 di Lapangan Ciliwung, Taman.

Sejak peluit kickoff dibunyikan, kedua tim tampil agresif. Dengan tempo cukup cepat, jual-beli serangan tak terelakkan. MPFC lebih dulu memecah kebuntuan. Tendangan jarak jauh Deca, penyerang Blue Force, berhasil mengoyak gawang Persepon.

Kedua tim tidak mengendurkan tempo permainan. Namun, kali ini giliran Laskar Suromenggolo, julukan Persepon, yang berhasil menjebol gawang MPFC. Mengandalkan serangan dari sayap, Galih menyambut umpan lambung dengan sundulannya hingga menghujam ke gawang MPFC. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, permainan kian sengit. Namun, MPFC yang berhasil mencetak gol kembali lewat Yusril. Skor 2-1 untuk MPFC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Roni Tri Prasnanto, head coach MPFC, cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Selama 90 menit, koneksitas pemain antarlini berjalan baik. ‘’Sudah ada sedikit progres baik dari segi permainan. Mulai motivasi hingga taktik sudah berjalan,’’ katanya.

Baca Juga :  Persepon Tatap Laga Lawan Persepam

Meski begitu, overall belum memuaskan. Khususnya, lini pertahanan. Sebab, pemain MPFC masih kagok ketika menghadapi serangan Persepon. Alhasil, sejumlah blunder acap dilakukan pemainnya. ‘’Anak-anak masih panik ketika di-pressing. Wajar, karena mayoritas pemain masih muda. Ini perlu segera kami perbaiki,’’ ungkapnya.

Sementara, Windu Wibowo, head coach Persepon Ponorogo, mengatakan bahwa performa anak asuhnya belum menujukkan koneksitas antarlini. Pun, komunikasi antar pemain belum berjalan baik. ‘’Bicara taktik permainan masih jauh dari harapan. Tapi, saya mengapresiasi tim sudah bermain cukup baik,’’ tuturnya.

Menurut Windu, pekerjaan rumah (PR) Persepon adalah mematangkan kerja sama. Apalagi, sejumlah pemain masih tahap seleksi. Laskar Suromenggolo bakal berbenah dan menemukan pemain yang sesuai kriteria.

‘’Perjuangan pemain menjadi modal kami ke depan. Sementara kami akan fokus latihan dan melakoni sejumlah laga uji coba dengan tim-tim lokal,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/