alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Gandrung Dunia Sastra, Hendy Pratama Rintis Komunitas Langit Malam

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Setelah memastikan posisi duduknya nyaman, Hendy Pratama mulai membuka sebuah buku di tangannya. Beberapa saat berselang, seorang pelayan kafe membawakan secangkir kopi hitam. Aktivitas membacanya pun terhenti sejenak. Setelah itu, pria 26 tahun tersebut melanjutkan membaca sambil sesekali menyeruput kopinya.

Tidak jauh dari tempatnya duduk, tampak beberapa teman Hendy melakukan aktivitas serupa. Sore itu, mereka yang tergabung dalam komunitas Langit Malam tersebut sedang membedah sebuah karya sastra. ‘’Saya suka membaca dan menulis karya sastra sejak masih kuliah di IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Ponorogo,’’ kata Hendy, Minggu (23/1/2022).

Kala itu Hendy kerap mendatangi perpustakaan kampus. Lama-kelamaan hasratnya membaca dan menulis kian tumbuh. Terlebih sejak bergabung Forum Penulis Muda, komunitas literasi kampus IAIN Ponorogo. ‘’Komunitas itu dibentuk Pak Lukman Santoso, dosen fakultas syariah,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Nataru, Alun-Alun Madiun dan PSC Ditutup

Pascalulus kuliah 2018 lalu, kegemaran Hendy membaca dan menulis semakin menjadi-jadi. Pun, lantas membentuk komunitas Langit Malam. Sejak itu pula Hendy dkk kerap berdiskusi seputar karya sastra, sejarah, dan kepenulisan. Tak hanya itu, masing-masing membuat karya tulis sastra untuk kemudian dibedah bersama.

Tahun lalu Hendy merilis buku perdana. Yakni, kumpulan cerpen berjudul Heliofilia (IBC 2021). Beberapa di antaranya sempat mengisi kolom sastra media massa. Terinspirasi dari fenomena sosial di masyarakat. ‘’Buku itu menceritakan tokoh-tokoh yang merindukan ’’cahaya’’ atau tujuan hidup,’’ bebernya. (mg4/isd/c1/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Setelah memastikan posisi duduknya nyaman, Hendy Pratama mulai membuka sebuah buku di tangannya. Beberapa saat berselang, seorang pelayan kafe membawakan secangkir kopi hitam. Aktivitas membacanya pun terhenti sejenak. Setelah itu, pria 26 tahun tersebut melanjutkan membaca sambil sesekali menyeruput kopinya.

Tidak jauh dari tempatnya duduk, tampak beberapa teman Hendy melakukan aktivitas serupa. Sore itu, mereka yang tergabung dalam komunitas Langit Malam tersebut sedang membedah sebuah karya sastra. ‘’Saya suka membaca dan menulis karya sastra sejak masih kuliah di IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Ponorogo,’’ kata Hendy, Minggu (23/1/2022).

Kala itu Hendy kerap mendatangi perpustakaan kampus. Lama-kelamaan hasratnya membaca dan menulis kian tumbuh. Terlebih sejak bergabung Forum Penulis Muda, komunitas literasi kampus IAIN Ponorogo. ‘’Komunitas itu dibentuk Pak Lukman Santoso, dosen fakultas syariah,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Natal, Jemaat Gereja Dibatasi 50 Persen

Pascalulus kuliah 2018 lalu, kegemaran Hendy membaca dan menulis semakin menjadi-jadi. Pun, lantas membentuk komunitas Langit Malam. Sejak itu pula Hendy dkk kerap berdiskusi seputar karya sastra, sejarah, dan kepenulisan. Tak hanya itu, masing-masing membuat karya tulis sastra untuk kemudian dibedah bersama.

Tahun lalu Hendy merilis buku perdana. Yakni, kumpulan cerpen berjudul Heliofilia (IBC 2021). Beberapa di antaranya sempat mengisi kolom sastra media massa. Terinspirasi dari fenomena sosial di masyarakat. ‘’Buku itu menceritakan tokoh-tokoh yang merindukan ’’cahaya’’ atau tujuan hidup,’’ bebernya. (mg4/isd/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/