23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Pemkot Gulirkan Program Lampunisasi Padat Karya

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Proyek padat karya kembali digulirkan. Setelah sukses pavingisasi puluhan ribu meter tahun lalu, Pemkot Madiun merencanakan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) pada kelompok masyarakat (pokmas) tahun ini.

‘’Akses jalan di kota ini sudah layak. Selanjutnya jalan atau gang akan kami terangi dengan program lampunisasi,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi kemarin (23/1).

Menurut dia, jumlah lampu PJU yang akan dipasang disesuaikan panjang jalan atau gang yang selesai dipaving. Yakni, bakal menerangi sepanjang 46 ribu meter. Namun, tidak menutup kemungkinan bertambah sesuai usulan warga.

Sebab, masih ada akses jalan yang minim lampu. ‘’Penerangan tidak hanya di jalan-jalan protokol, gang-gang harus terang benderang juga,’’ ujarnya.

Rencananya, lanjut Maidi, ada sebanyak 4.000 titik PJU yang akan dipasang. Setiap titik berjarak sekitar 15 meter. Untuk merealisasikannya, pemkot menggelontorkan anggaran sekitar Rp 15 miliar dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2023 atau akhir tahun nanti. ‘’Anggaran sudah kami siapkan. Spek (spesifikasi) lampu hingga upah pemasangan sudah kami tentukan,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Ribuan Paket Sembako Disalurkan Pemkot ke Warga Kota Madiun

Maidi menyebutkan, seperti pavingisasi, lampunisasi merupakan program usulan warga melalui musrenbang (musyawarah rencana pembangunan). Baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Untuk akselerasi progres, pemkot melibatkan pokmas di setiap kelurahan yang mengerjakan di lingkungan masing-masing.

‘’Anggaran bisa untuk membayar tukang las dan warga setempat. Ini salah satu program pemberdayaan masyarakat,’’ ungkapnya.

Kendati diserahkan pokmas, dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) setempat tetap mem-back up. Tujuannya, agar lampunisasi berjalan sesuai rencana dan optimalisasi penggunaan anggaran dapat bermanfaat langsung untuk warga. ‘’Silakan berdayakan bengkel dan tukang las di lingkungan masing-masing,’’ pintanya. (ggi/sat)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Proyek padat karya kembali digulirkan. Setelah sukses pavingisasi puluhan ribu meter tahun lalu, Pemkot Madiun merencanakan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) pada kelompok masyarakat (pokmas) tahun ini.

‘’Akses jalan di kota ini sudah layak. Selanjutnya jalan atau gang akan kami terangi dengan program lampunisasi,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi kemarin (23/1).

Menurut dia, jumlah lampu PJU yang akan dipasang disesuaikan panjang jalan atau gang yang selesai dipaving. Yakni, bakal menerangi sepanjang 46 ribu meter. Namun, tidak menutup kemungkinan bertambah sesuai usulan warga.

Sebab, masih ada akses jalan yang minim lampu. ‘’Penerangan tidak hanya di jalan-jalan protokol, gang-gang harus terang benderang juga,’’ ujarnya.

Rencananya, lanjut Maidi, ada sebanyak 4.000 titik PJU yang akan dipasang. Setiap titik berjarak sekitar 15 meter. Untuk merealisasikannya, pemkot menggelontorkan anggaran sekitar Rp 15 miliar dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2023 atau akhir tahun nanti. ‘’Anggaran sudah kami siapkan. Spek (spesifikasi) lampu hingga upah pemasangan sudah kami tentukan,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Pemkot Madiun Naikkan Target Pendapatan BPHTB Rp 2 Miliar

Maidi menyebutkan, seperti pavingisasi, lampunisasi merupakan program usulan warga melalui musrenbang (musyawarah rencana pembangunan). Baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Untuk akselerasi progres, pemkot melibatkan pokmas di setiap kelurahan yang mengerjakan di lingkungan masing-masing.

‘’Anggaran bisa untuk membayar tukang las dan warga setempat. Ini salah satu program pemberdayaan masyarakat,’’ ungkapnya.

Kendati diserahkan pokmas, dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) setempat tetap mem-back up. Tujuannya, agar lampunisasi berjalan sesuai rencana dan optimalisasi penggunaan anggaran dapat bermanfaat langsung untuk warga. ‘’Silakan berdayakan bengkel dan tukang las di lingkungan masing-masing,’’ pintanya. (ggi/sat)

Most Read

Artikel Terbaru