23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Polisi Sita Ratusan Unit Sepeda Motor Berknalpot Brong

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Upaya pemberangusan knalpot brong di Kota Madiun terus digencarkan. Dalam sepekan terakhir, polisi menyita ratusan unit sepeda motor berknalpot bising tersebut. Tindakan tegas ini menindaklanjuti hasil apel keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebelumnya.

Forbidden alias terlarang knalpot brong digunakan di Kota Pendekar. ‘’Sesuai instruksi kapolres dan wali kota, operasi knalpot brong ini untuk menciptakan kondusivitas Kota Madiun,’’ kata Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Madiun Kota Ipda Widada kemarin (23/1).

Widada menyebutkan, operasi sejak sepekan lalu fokus di jalan utama. Di antaranya, Jalan Pahlawan, H. Agus Salim, Mayjend Sungkono dan Mastrip. Kendati begitu, petugas gabungan juga patroli menyisir seluruh wilayah kota. ‘’Ada sekitar 200 sepeda motor berknalpot brong dan tidak sesuai spek (spesifikasi) kami sita,’’ sebutnya.

Widada menuturkan, kendaraan yang disita petugas tersebut dapat diambil kembali dengan syarat. Yakni, pemilik wajib mengganti knalpot brong dengan knalpot yang sesuai spek. Pun, melengkapi kendaraannya. ‘’Kendaraan tidak bisa diambil sebelum knalpot brong diganti sesuai standar,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Bawaslu Butuh Pemantau Pemilu

Widada menambahkan, operasi knalpot berisik ini digelar karena beberapa alasan konkret. Salah satunya, acap memicu kesalahpahaman yang berujung peristiwa kerusuhan antarorganisasi perguruan bela diri. Seperti yang terjadi di Jalan Gajah Mada beberapa waktu lalu. Sehingga, masyarakat terpancing dan terprovokasi.

Dia mengimbau masyarakat menghindari segala kegiatan yang berpotensi melanggar keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltib-carlantas). Operasi dan penindakan bakal terus digelar hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penindakan melalui electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik maupun manual. ‘’Wilayah Kota Madiun harus bebas knalpot brong,’’ jelasnya. (ggi/sat)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Upaya pemberangusan knalpot brong di Kota Madiun terus digencarkan. Dalam sepekan terakhir, polisi menyita ratusan unit sepeda motor berknalpot bising tersebut. Tindakan tegas ini menindaklanjuti hasil apel keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebelumnya.

Forbidden alias terlarang knalpot brong digunakan di Kota Pendekar. ‘’Sesuai instruksi kapolres dan wali kota, operasi knalpot brong ini untuk menciptakan kondusivitas Kota Madiun,’’ kata Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Madiun Kota Ipda Widada kemarin (23/1).

Widada menyebutkan, operasi sejak sepekan lalu fokus di jalan utama. Di antaranya, Jalan Pahlawan, H. Agus Salim, Mayjend Sungkono dan Mastrip. Kendati begitu, petugas gabungan juga patroli menyisir seluruh wilayah kota. ‘’Ada sekitar 200 sepeda motor berknalpot brong dan tidak sesuai spek (spesifikasi) kami sita,’’ sebutnya.

Widada menuturkan, kendaraan yang disita petugas tersebut dapat diambil kembali dengan syarat. Yakni, pemilik wajib mengganti knalpot brong dengan knalpot yang sesuai spek. Pun, melengkapi kendaraannya. ‘’Kendaraan tidak bisa diambil sebelum knalpot brong diganti sesuai standar,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Ada Jejak Sejarah di Gang Tengah, Pemkot Gelar Festival Kampung Pecinan

Widada menambahkan, operasi knalpot berisik ini digelar karena beberapa alasan konkret. Salah satunya, acap memicu kesalahpahaman yang berujung peristiwa kerusuhan antarorganisasi perguruan bela diri. Seperti yang terjadi di Jalan Gajah Mada beberapa waktu lalu. Sehingga, masyarakat terpancing dan terprovokasi.

Dia mengimbau masyarakat menghindari segala kegiatan yang berpotensi melanggar keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltib-carlantas). Operasi dan penindakan bakal terus digelar hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penindakan melalui electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik maupun manual. ‘’Wilayah Kota Madiun harus bebas knalpot brong,’’ jelasnya. (ggi/sat)

Most Read

Artikel Terbaru