alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Bantu Jualan Produk UMKM, Pemkot Madiun Aktifkan Lagi E-Katalog LKPP

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Ini angin segar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terpuruk akibat terdampak pandemi Covid-19. Pemerintah mengaktifkan kembali e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk membantu penjualan produk mereka.

Produk maupun usaha unggulan setiap kabupaten/kota bisa dipajang di e-katalog tersebut. ‘’Katalog lokal mulai buka awal April lalu,’’ kata Kasubag Layanan Pengadaan Secara Elektronik, Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Erwin Prihanto, Minggu (24/4).

Dia menjelaskan, ada 10 kategori produk dan jasa di e-katalog tersebut. Yakni, makanan dan minuman, alat tulis kantor (ATK), aspal, bahan material, bahan pokok, beton ready mix, jasa keamanan, jasa kebersihan, pakaian dinas, dan servis kendaraan dinas.

Baca Juga :  Takmir Masjid Data Jamaah, Gubernur Khofifah Minta Salat Id Tidak Berimpit

Namun, untuk Kota Madiun sejauh ini baru produk makanan dan minuman yang bisa masuk. ‘’Sudah ada dua yang diajukan untuk ditampilkan di e-katalog. Tapi, masih dalam tahap antrean, belum tayang di aplikasi LKPP,’’ ungkapnya.

Bagaimana cara pengajuannya? Erwin mengatakan, penyedia barang langsung mendatangi kantor pengadaan barang dengan membawa KTP dan NPWP. ‘’Selanjutnya akan diverifikasi oleh pusat,’’ ujarnya. ‘’Untuk proses masuk katalog, setiap usaha harus sudah mengantongi izin usaha,’’ imbuhnya.

E-katalog, lanjut Erwin, merupakan aplikasi belanja online berisi produk yang dibutuhkan pemerintah. Pembeliannya melalui APBD. Karena itu, saat ini pihaknya fokus melakukan pendataan barang langganan setiap organisasi perangkat daerah (OPD). ‘’Untuk makanan dan minuman biasanya berupa produk katering,’’ tuturnya. (mg7/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Ini angin segar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terpuruk akibat terdampak pandemi Covid-19. Pemerintah mengaktifkan kembali e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk membantu penjualan produk mereka.

Produk maupun usaha unggulan setiap kabupaten/kota bisa dipajang di e-katalog tersebut. ‘’Katalog lokal mulai buka awal April lalu,’’ kata Kasubag Layanan Pengadaan Secara Elektronik, Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Erwin Prihanto, Minggu (24/4).

Dia menjelaskan, ada 10 kategori produk dan jasa di e-katalog tersebut. Yakni, makanan dan minuman, alat tulis kantor (ATK), aspal, bahan material, bahan pokok, beton ready mix, jasa keamanan, jasa kebersihan, pakaian dinas, dan servis kendaraan dinas.

Baca Juga :  Usai Diuruk, Pemkot Madiun Urus Perizinan Rusunawa III ke Kemen-PUPR

Namun, untuk Kota Madiun sejauh ini baru produk makanan dan minuman yang bisa masuk. ‘’Sudah ada dua yang diajukan untuk ditampilkan di e-katalog. Tapi, masih dalam tahap antrean, belum tayang di aplikasi LKPP,’’ ungkapnya.

Bagaimana cara pengajuannya? Erwin mengatakan, penyedia barang langsung mendatangi kantor pengadaan barang dengan membawa KTP dan NPWP. ‘’Selanjutnya akan diverifikasi oleh pusat,’’ ujarnya. ‘’Untuk proses masuk katalog, setiap usaha harus sudah mengantongi izin usaha,’’ imbuhnya.

E-katalog, lanjut Erwin, merupakan aplikasi belanja online berisi produk yang dibutuhkan pemerintah. Pembeliannya melalui APBD. Karena itu, saat ini pihaknya fokus melakukan pendataan barang langganan setiap organisasi perangkat daerah (OPD). ‘’Untuk makanan dan minuman biasanya berupa produk katering,’’ tuturnya. (mg7/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/