alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Pekan Ini Kejaksaan Periksa Saksi Dugaan Korupsi PD BPR Kota Madiun

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di PD BPR Kota Madiun memasuki babak baru. Pihak kejaksaan negeri (kejari) setempat bakal memulai memeriksa sejumlah saksi pekan ini. ‘’Pemanggilan pertama ada lima saksi,’’ kata Kasi Intelijen Kejari Kota Madiun Ahmad Heru Prasetyo, Minggu (24/4).

Heru menyampaikan, saksi merupakan para pihak yang sebelumnya pernah dimintai keterangan dalam proses pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). ‘’Kami harap yang telah menerima panggilan sebagai saksi untuk hadir secara kooperatif,’’ pintanya.

Di sisi lain, tim penyidik juga belum menjelaskan gamblang nilai kerugian negara yang timbul. Heru menyebutkan, untuk menentukan detail nilai kerugian negara dari kasus tersebut akan dilakukan pemeriksaan oleh auditor. ‘’Untuk auditornya menggandeng siapa, itu nanti masuk teknis penyidikan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Perceraian di Madiun Marak Dipicu Faktor Ekonomi hingga KDRT

Selain itu, Heru menegaskan belum ada tersangka yang ditetapkan meski telah naik penyidikan. Namun, pihaknya berjanji bakal bekerja profesional dan proporsional dalam menjalankan proses penyidikan yang berjalan. (her/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di PD BPR Kota Madiun memasuki babak baru. Pihak kejaksaan negeri (kejari) setempat bakal memulai memeriksa sejumlah saksi pekan ini. ‘’Pemanggilan pertama ada lima saksi,’’ kata Kasi Intelijen Kejari Kota Madiun Ahmad Heru Prasetyo, Minggu (24/4).

Heru menyampaikan, saksi merupakan para pihak yang sebelumnya pernah dimintai keterangan dalam proses pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). ‘’Kami harap yang telah menerima panggilan sebagai saksi untuk hadir secara kooperatif,’’ pintanya.

Di sisi lain, tim penyidik juga belum menjelaskan gamblang nilai kerugian negara yang timbul. Heru menyebutkan, untuk menentukan detail nilai kerugian negara dari kasus tersebut akan dilakukan pemeriksaan oleh auditor. ‘’Untuk auditornya menggandeng siapa, itu nanti masuk teknis penyidikan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Perceraian di Madiun Marak Dipicu Faktor Ekonomi hingga KDRT

Selain itu, Heru menegaskan belum ada tersangka yang ditetapkan meski telah naik penyidikan. Namun, pihaknya berjanji bakal bekerja profesional dan proporsional dalam menjalankan proses penyidikan yang berjalan. (her/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/