alexametrics
23 C
Madiun
Thursday, July 7, 2022

172 Atlet Porprov dari Kota-Kabupaten Madiun Di-cover BPJS Ketenagakerjaan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perlindungan sosial terhadap atlet kontingen Kota dan Kabupaten Madiun yang akan berlaga di Porprov Jatim VII 2022 dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek). Ini menyusul hasil kesepakatan yang telah dijalankan oleh pihak BPJamsostek dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di dua daerah tersebut.

Total ada 121 atlet dari Kabupaten Madiun dan 51 orang dari Kota Madiun yang di-cover BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berasal dari cabang olahraga (cabor) pencak silat, basket, voli, sepak bola dan lain-lain.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun Honggy Dwinanda Hariawan mengatakan, perlindungan yang akan diterima oleh para atlet dari dua daerah tersebut berupa jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).

Selain itu, BPJamsostek memberikan jaminan biaya rumah sakit dan perawatan hingga sembuh kepada atlet apabila mengalami cedera. ‘’Dengan begitu, atlet sangat perlu diberikan jaminan sosial  ketenagakerjaan selama event berlangsung,’’ kata Honggy, Selasa (24/5).

Baca Juga :  Imbas Pencabutan Aturan Batasan Usia, Tren Klaim JHT Berangsur Turun

Diungkapkannya, atlet berpotensi cedera saat bertanding di ajang multievent olahraga tingkat provinsi tersebut. Karena itu BPJamsostek perlu meng-cover mereka supaya atlet bisa tenang ketika bertanding. ‘’Dengan KONI meng-cover biaya untuk setiap atlet sebesar Rp 16.800, maka jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat diselesaikan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, kesejahteraan atlet lebih terjamin dan mereka lebih tenang dalam bertanding,’’ terangnya.

Lebih lanjut, Honggy mengharapkan dengan adanya perlindungan dari BPJamsostek, para atlet asal Kota dan Kabupaten Madiun dapat berprestasi di Porprov Jatim VII. ‘’Ini adalah kesempatan mereka untuk mengharumkan daerahnya masing-masing. Terlebih dengan manfaat yang diterima sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tentu akan lebih mensejahterakan mereka,’’ katanya. (afi/her/adv)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perlindungan sosial terhadap atlet kontingen Kota dan Kabupaten Madiun yang akan berlaga di Porprov Jatim VII 2022 dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek). Ini menyusul hasil kesepakatan yang telah dijalankan oleh pihak BPJamsostek dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di dua daerah tersebut.

Total ada 121 atlet dari Kabupaten Madiun dan 51 orang dari Kota Madiun yang di-cover BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berasal dari cabang olahraga (cabor) pencak silat, basket, voli, sepak bola dan lain-lain.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun Honggy Dwinanda Hariawan mengatakan, perlindungan yang akan diterima oleh para atlet dari dua daerah tersebut berupa jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).

Selain itu, BPJamsostek memberikan jaminan biaya rumah sakit dan perawatan hingga sembuh kepada atlet apabila mengalami cedera. ‘’Dengan begitu, atlet sangat perlu diberikan jaminan sosial  ketenagakerjaan selama event berlangsung,’’ kata Honggy, Selasa (24/5).

Baca Juga :  Wali Kota Madiun: Setiap Kelurahan Harus Punya Modin Perempuan

Diungkapkannya, atlet berpotensi cedera saat bertanding di ajang multievent olahraga tingkat provinsi tersebut. Karena itu BPJamsostek perlu meng-cover mereka supaya atlet bisa tenang ketika bertanding. ‘’Dengan KONI meng-cover biaya untuk setiap atlet sebesar Rp 16.800, maka jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat diselesaikan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, kesejahteraan atlet lebih terjamin dan mereka lebih tenang dalam bertanding,’’ terangnya.

Lebih lanjut, Honggy mengharapkan dengan adanya perlindungan dari BPJamsostek, para atlet asal Kota dan Kabupaten Madiun dapat berprestasi di Porprov Jatim VII. ‘’Ini adalah kesempatan mereka untuk mengharumkan daerahnya masing-masing. Terlebih dengan manfaat yang diterima sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tentu akan lebih mensejahterakan mereka,’’ katanya. (afi/her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/