alexametrics
21.7 C
Madiun
Wednesday, June 29, 2022

Jawa Pos TV Sapa Warga Madiun Raya

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Masyarakat di Madiun Raya kini dapat menikmati siaran televisi digital yang dihadirkan Jawa Pos TV. Program baru dari konvergensi media ini kian memberikan banyak pilihan dengan beragam tayangan edukatif dan inspiratif.

Direktur Utama Jawa Pos Leak Kustiya memastikan beragam program yang ditayangkan tak hanya diproduksi dari kejauhan. Publik Madiun Raya berkesempatan untuk berpartisipasi memberikan kontribusi. Mulai dari kanal pemberitaan, hiburan, podcast hingga dialog interaktif. ‘’Kami sedang mempersiapkan studionya di Madiun, Yogyakarta, Semarang dan Bali,’’ terangnya saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Madiun, kemarin (23/5).

Leak mengecek tempat yang cocok untuk produksi siaran televisi di Jawa Pos Radar Madiun. Mulai ruang redaksi, iklan, digital, pemasaran hingga tempat yang biasanya digunakan untuk rapat dan pertemuan. Sembari berdiskusi intens dengan Direktur Bisnis Jawa Pos Eddy Nugroho dan Direktur Jawa Pos Radar Madiun Wahyudi Novianto dan General Manager Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagiwara. ‘’Saya putuskan ruang pertemuan ini disulap menjadi ruang produksi televisi,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Satu Arah Depan BCA Picu Antrean Panjang di Jalan Seram

Direktur Bisnis Jawa Pos Eddy Nugroho menilai ruang pertemuan di Jawa Pos Radar Madiun cukup tepat dijadikan tempat berproduksi siaran televisi. Bahkan, dia menilai luasan dan bangunannya sudah cukup mendukung. Tinggal diberi space partisi ruangan untuk control room. ‘’Ruang pertemuan di sini jauh lebih besar dari studio di Jakarta,’’ imbuhnya.

Usai mengecek kesiapan produksi televisi, Leak Kustiya mampir ke Pahlawan Street Centre (PSC). Dia menyempatkan nongkrong sejenak di sekitar patung Merlion sembari mengagumi keindahan tata pedestrian. ‘’Pak Maidi (Wali Kota Madiun) cukup serius menggarap tata kota dari hulu hingga hilir,’’ terangnya.

Dia mengapresiasi kematangan konsep penataan jalur di sepanjang pedestrian yang dikonsep menyerupai kawasan Malioboro tersebut. Itu menandakan Kota Madiun memiliki pemimpin yang paham arsitektur. ‘’Tanaman di sepanjang trotoar itu sampai dipagari besi yang bentuknya tidak kaku, tapi estetik. Cukup sedap dipandang,’’ pungkasnya. (her/fin)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Masyarakat di Madiun Raya kini dapat menikmati siaran televisi digital yang dihadirkan Jawa Pos TV. Program baru dari konvergensi media ini kian memberikan banyak pilihan dengan beragam tayangan edukatif dan inspiratif.

Direktur Utama Jawa Pos Leak Kustiya memastikan beragam program yang ditayangkan tak hanya diproduksi dari kejauhan. Publik Madiun Raya berkesempatan untuk berpartisipasi memberikan kontribusi. Mulai dari kanal pemberitaan, hiburan, podcast hingga dialog interaktif. ‘’Kami sedang mempersiapkan studionya di Madiun, Yogyakarta, Semarang dan Bali,’’ terangnya saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Madiun, kemarin (23/5).

Leak mengecek tempat yang cocok untuk produksi siaran televisi di Jawa Pos Radar Madiun. Mulai ruang redaksi, iklan, digital, pemasaran hingga tempat yang biasanya digunakan untuk rapat dan pertemuan. Sembari berdiskusi intens dengan Direktur Bisnis Jawa Pos Eddy Nugroho dan Direktur Jawa Pos Radar Madiun Wahyudi Novianto dan General Manager Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagiwara. ‘’Saya putuskan ruang pertemuan ini disulap menjadi ruang produksi televisi,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Ngawi: Kebijakan Pemerintah Merupakan yang Terbaik

Direktur Bisnis Jawa Pos Eddy Nugroho menilai ruang pertemuan di Jawa Pos Radar Madiun cukup tepat dijadikan tempat berproduksi siaran televisi. Bahkan, dia menilai luasan dan bangunannya sudah cukup mendukung. Tinggal diberi space partisi ruangan untuk control room. ‘’Ruang pertemuan di sini jauh lebih besar dari studio di Jakarta,’’ imbuhnya.

Usai mengecek kesiapan produksi televisi, Leak Kustiya mampir ke Pahlawan Street Centre (PSC). Dia menyempatkan nongkrong sejenak di sekitar patung Merlion sembari mengagumi keindahan tata pedestrian. ‘’Pak Maidi (Wali Kota Madiun) cukup serius menggarap tata kota dari hulu hingga hilir,’’ terangnya.

Dia mengapresiasi kematangan konsep penataan jalur di sepanjang pedestrian yang dikonsep menyerupai kawasan Malioboro tersebut. Itu menandakan Kota Madiun memiliki pemimpin yang paham arsitektur. ‘’Tanaman di sepanjang trotoar itu sampai dipagari besi yang bentuknya tidak kaku, tapi estetik. Cukup sedap dipandang,’’ pungkasnya. (her/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/