alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Wali Kota Maidi Segerakan Penataan Kabel Semrawut di Jalanan Madiun

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Keelokan wajah Kota Madiun belum terbebas dari “jerawat” kabel semrawut. Di sana-sini masih banyak jaringan kabel utilitas yang mengganggu keindahan. Bahkan, di jalan-jalan protokol. Upaya pemkot menertibkan dengan cara menyembunyikan “jerawat” itu belum membuahkan hasil optimal.

Pemkot telah meminta provider segera memindahkan kabel-kabel untuk selanjutnya ditanam di bawah tanah atau sistem ducting. Pun, upaya tersebut sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Bahkan, infrastruktur berupa wadah jaringan kabel di bawah tanah itu telah disediakan.

Di antaranya, di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Jalan Panglima Sudirman, Jalan H.A. Salim, dan Jalan Kolonel Marhadi. Namun, progresnya terkesan jalan di tempat. ‘’Kami tidak asal memerintahkan pemindahan. Tapi, juga sudah menyiapkan tempatnya. Saluran bawah tanah yang kami lebarkan juga difungsikan untuk instalasi kabel,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (24/6).

Penampakan kabel semrawut tidak linier dengan program pemkot yang terus mempercantik wajah kota. Menurut Maidi, pemindahan kabel udara mendesak dilakukan. Pun, telah dibahas bersama  Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) beberapa waktu lalu. ‘’Silakan, apa yang dibutuhkan segera sampaikan ke kami. Segera dipindah ke bawah tanah agar kota ini semakin indah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  18 Pengusaha Belum Punya Hak Paten Brem

Maidi meminta pihak provider segera menyampaikan kesediaannya. Termasuk kebutuhan pemindahan kabel ke sistem ducting. Pihaknya tak segan memfasilitasi untuk memuluskan upaya penataan kota ini. Mulai regulasi, peralatan, waktu pemindahan, hingga retribusi jika ada unsur sewa-menyewa aset. ‘’Semakin cepat semakin baik,’’ tegasnya.

Tidak hanya kabel semrawut, tiang-tiang kabel utilitas juga mengganggu keindahan. Selain itu, berisiko membahayakan pengguna jalan. Maidi menyebutkan, sistem ducting sudah banyak diterapkan di kota-kota besar. ‘’Banyak saran dan masukan terkait penataan kabel utilitas udara yang semrawut. Maka dari itu, saya ingin ducting disegerakan,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Keelokan wajah Kota Madiun belum terbebas dari “jerawat” kabel semrawut. Di sana-sini masih banyak jaringan kabel utilitas yang mengganggu keindahan. Bahkan, di jalan-jalan protokol. Upaya pemkot menertibkan dengan cara menyembunyikan “jerawat” itu belum membuahkan hasil optimal.

Pemkot telah meminta provider segera memindahkan kabel-kabel untuk selanjutnya ditanam di bawah tanah atau sistem ducting. Pun, upaya tersebut sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Bahkan, infrastruktur berupa wadah jaringan kabel di bawah tanah itu telah disediakan.

Di antaranya, di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Jalan Panglima Sudirman, Jalan H.A. Salim, dan Jalan Kolonel Marhadi. Namun, progresnya terkesan jalan di tempat. ‘’Kami tidak asal memerintahkan pemindahan. Tapi, juga sudah menyiapkan tempatnya. Saluran bawah tanah yang kami lebarkan juga difungsikan untuk instalasi kabel,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (24/6).

Penampakan kabel semrawut tidak linier dengan program pemkot yang terus mempercantik wajah kota. Menurut Maidi, pemindahan kabel udara mendesak dilakukan. Pun, telah dibahas bersama  Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) beberapa waktu lalu. ‘’Silakan, apa yang dibutuhkan segera sampaikan ke kami. Segera dipindah ke bawah tanah agar kota ini semakin indah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jam Operasional Diperpanjang, Bus Mabour Buka Trayek Wisata Lapak UMKM

Maidi meminta pihak provider segera menyampaikan kesediaannya. Termasuk kebutuhan pemindahan kabel ke sistem ducting. Pihaknya tak segan memfasilitasi untuk memuluskan upaya penataan kota ini. Mulai regulasi, peralatan, waktu pemindahan, hingga retribusi jika ada unsur sewa-menyewa aset. ‘’Semakin cepat semakin baik,’’ tegasnya.

Tidak hanya kabel semrawut, tiang-tiang kabel utilitas juga mengganggu keindahan. Selain itu, berisiko membahayakan pengguna jalan. Maidi menyebutkan, sistem ducting sudah banyak diterapkan di kota-kota besar. ‘’Banyak saran dan masukan terkait penataan kabel utilitas udara yang semrawut. Maka dari itu, saya ingin ducting disegerakan,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/