27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Es Nasi Pecel Lumer di Mulut

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Mengunjungi Lapak Lintang Tawang tak lengkap bila belum mencoba es nasi pecel. Menu spesial ini terdiri dari berbagai bentuk agar-agar serta dawet beras putih. Agar semakin mirip nasi pecel, es disiram campuran gula, kacang, dan susu. Rasanya segar dan lumer di mulut. ‘’Sengaja disajikan semirip mungkin,’’ kata Eny Yulianti, si pemilik usaha es nasi pecel.

Seporsi es nasi pecel dapat dinikmati dengan harga Rp 10.000 saja. Dengan harga yang relatif terjangkau, banyak orang yang penasaran mencicipi es buatan Eny tersebut. Saking larisnya, Eny dapat mengantongi omzet hingga Rp 1,5 juta per bulan. ‘’Hanya dijual Sabtu dan Minggu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Lapak Banjarejoku, Spot Nongkrong Baru, Menunya Komplet

Lurah Tawangrejo Waidi mengatakan, Lapak Lintang Tawang kian ramai dikunjungi masyarakat lantaran penasaran dengan es nasi pecel buatan Eny. Namun, hidangan di lapak ini bukan hanya es nasi pecel.

Di Lapak Lintang Tawang, terdapat sembilan lapak dan empat kontainer yang dimanfaatkan warga setempat berjualan aneka menu kuliner. ‘’Omzet seluruh pedagang bisa mencapai Rp 3 juta per bulan,’’ kata Waidi.

Pemerintah berencana menambah fasilitas lapak UMKM yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmad tersebut. Salah satunya, kolam pemancingan yang hingga pekan ini progres pembangunannya telah mencapai 80 persen. ‘’Juga akan dilengkapi ruang terbuka hijau (RTH) supaya lapak semakin teduh dan nyaman untuk pengunjung,’’ tuturnya. (tr2/naz)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Mengunjungi Lapak Lintang Tawang tak lengkap bila belum mencoba es nasi pecel. Menu spesial ini terdiri dari berbagai bentuk agar-agar serta dawet beras putih. Agar semakin mirip nasi pecel, es disiram campuran gula, kacang, dan susu. Rasanya segar dan lumer di mulut. ‘’Sengaja disajikan semirip mungkin,’’ kata Eny Yulianti, si pemilik usaha es nasi pecel.

Seporsi es nasi pecel dapat dinikmati dengan harga Rp 10.000 saja. Dengan harga yang relatif terjangkau, banyak orang yang penasaran mencicipi es buatan Eny tersebut. Saking larisnya, Eny dapat mengantongi omzet hingga Rp 1,5 juta per bulan. ‘’Hanya dijual Sabtu dan Minggu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Dokter Magang di Puskesmas Patihan Positif Korona

Lurah Tawangrejo Waidi mengatakan, Lapak Lintang Tawang kian ramai dikunjungi masyarakat lantaran penasaran dengan es nasi pecel buatan Eny. Namun, hidangan di lapak ini bukan hanya es nasi pecel.

Di Lapak Lintang Tawang, terdapat sembilan lapak dan empat kontainer yang dimanfaatkan warga setempat berjualan aneka menu kuliner. ‘’Omzet seluruh pedagang bisa mencapai Rp 3 juta per bulan,’’ kata Waidi.

Pemerintah berencana menambah fasilitas lapak UMKM yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmad tersebut. Salah satunya, kolam pemancingan yang hingga pekan ini progres pembangunannya telah mencapai 80 persen. ‘’Juga akan dilengkapi ruang terbuka hijau (RTH) supaya lapak semakin teduh dan nyaman untuk pengunjung,’’ tuturnya. (tr2/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/