27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Pemkot Madiun Bagikan 300 Bibit Cabai di Masing-Masing Kelurahan

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun ikut cawe-cawe perihal ketersediaan komoditas pangan di daerah setempat. Terkait harga cabai yang beberapa waktu lalu sempat melambung, misalnya, dinas itu menyalurkan bantuan 8.100 bibit cabai ke seluruh kelurahan.

‘’Masing-masing kelurahan menerima 300 bibit,’’ kata sub koordinator ketersediaan dan pengelolaan kemandirian pangan DKPP Victorianus BPW kepada Jawa Pos Radar Madiun, Rabu (23/11).

Victor –sapaan akrab Victorianus BPW- mengungkapkan bahwa pembagian bibit cabai itu bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kota Madiun. ‘’Kenapa cabai, bukan tomat, misalnya? Tomat itu sekali panen mati. Berbeda dengan cabai yang meskipun telah berbuah masih bisa tumbuh lagi. Apalagi, harga cabai sering mengalami kenaikan,’’ paparnya.

Baca Juga :  Sejak 2017, 28 Warga Ngawi Tewas Tersengat Jebakan Tikus

Dia menambahkan, dinasnya juga melakukan pemantauan pasokan komoditas pangan di pedagang grosir maupun eceran. Itu dilakukan untuk memastikan ketersediaannya dalam kondisi aman sehingga hargnya relatif stabil. ‘’Titik pemantauan kami Pasar Besar Madiun, Pasar Sleko, dan Pasar Srijaya,’’ sebutnya. (mg4/isd)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun ikut cawe-cawe perihal ketersediaan komoditas pangan di daerah setempat. Terkait harga cabai yang beberapa waktu lalu sempat melambung, misalnya, dinas itu menyalurkan bantuan 8.100 bibit cabai ke seluruh kelurahan.

‘’Masing-masing kelurahan menerima 300 bibit,’’ kata sub koordinator ketersediaan dan pengelolaan kemandirian pangan DKPP Victorianus BPW kepada Jawa Pos Radar Madiun, Rabu (23/11).

Victor –sapaan akrab Victorianus BPW- mengungkapkan bahwa pembagian bibit cabai itu bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kota Madiun. ‘’Kenapa cabai, bukan tomat, misalnya? Tomat itu sekali panen mati. Berbeda dengan cabai yang meskipun telah berbuah masih bisa tumbuh lagi. Apalagi, harga cabai sering mengalami kenaikan,’’ paparnya.

Baca Juga :  Antisipasi Resesi, Pemkab Madiun Siapkan Intervensi

Dia menambahkan, dinasnya juga melakukan pemantauan pasokan komoditas pangan di pedagang grosir maupun eceran. Itu dilakukan untuk memastikan ketersediaannya dalam kondisi aman sehingga hargnya relatif stabil. ‘’Titik pemantauan kami Pasar Besar Madiun, Pasar Sleko, dan Pasar Srijaya,’’ sebutnya. (mg4/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/