23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Manfaatkan Teknologi IoT, On-Off Lampu PJU Nantinya Cukup via Smartphone

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Proyek lampunisasi di Kota Madiun akhir tahun mendatang bakal dilengkapi teknologi WiFi smart switch. Kelak, on-off seluruh lampu penerangan jalan umum (PJU) di kota ini bakal di-remote atau dikendalikan lewat smartphone.

Program WiFi smart switch ini merupakan kolaborasi dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) dan dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) setempat. Pun telah berjalan sejak tiga tahun lalu. ‘’Jangkauan kami perluas menyesuaikan program lampunisasi,’’ kata Sekretaris Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah kemarin (24/1).

Menurut dia, WiFi smart switch alias saklar nirkabel merupakan peranti untuk menghidupkan dan mematikan lampu lewat panel PJU yang telah dipasang on-off breaker. Lewat jaringan internet, panel-panel dikoneksikan ke sistem atau aplikasi di smartphone petugas.

Tak hanya berfungsi untuk on-off lampu PJU, sistem juga dirancang untuk dapat mendeteksi PJU yang mengalami kerusakan. Dia mengklaim, pemanfaatan teknologi internet of things (IoT) untuk PJU sangat efisien. ‘’Tingkat penghematan cukup tinggi. Baik operasional hingga penggunaan listrik,’’ sambungnya.

Baca Juga :  Kue Gapit Warga Mojorejo Laris di Pasaran, Pertahankan Resep Warisan Sejak 1985

Aflah menyebutkan, saat ini tercatat total 5.000 titik lampu PJU di Kota Madiun yang terkoneksi dengan WiFi smart switch. Seluruhnya dikendalikan 262 unit panel PJU. Seiring rencana program lampunisasi, pihaknya masih menunggu jumlah kebutuhan peranti on-off breaker. Menyesuaikan panel PJU yang dipasang disperkim. ‘’Kebutuhan sudah kami koordinasikan. Jumlah pastinya menyesuaikan,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, bakal menyiapkan infrastruktur berbasis teknologi tersebut sebelum program lampunisasi berjalan. Mulai koneksi jaringan internet hingga peranti on-off breaker. ‘’Semua panel PJU harus nyambung dengan internet,’’ sebutnya.

Optimalisasi IoT  tersebut, lanjut dia, merupakan upaya pembangunan Kota Madiun menuju smart city. Pun, sejumlah inovasi tersebut buah tangan studi banding ke Korea Selatan beberapa waktu lalu. Bahkan, masih ada inovasi lainnya yang bakal diadopsi. ‘’Selain PJU, sudah ada CCTV analitik dan pompa penyedot air banjir otomatis berbasis IoT. Masih ada inovasi lainnya yang masih dalam perencanaan,’’ pungkasnya. (ggi/sat)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Proyek lampunisasi di Kota Madiun akhir tahun mendatang bakal dilengkapi teknologi WiFi smart switch. Kelak, on-off seluruh lampu penerangan jalan umum (PJU) di kota ini bakal di-remote atau dikendalikan lewat smartphone.

Program WiFi smart switch ini merupakan kolaborasi dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) dan dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) setempat. Pun telah berjalan sejak tiga tahun lalu. ‘’Jangkauan kami perluas menyesuaikan program lampunisasi,’’ kata Sekretaris Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah kemarin (24/1).

Menurut dia, WiFi smart switch alias saklar nirkabel merupakan peranti untuk menghidupkan dan mematikan lampu lewat panel PJU yang telah dipasang on-off breaker. Lewat jaringan internet, panel-panel dikoneksikan ke sistem atau aplikasi di smartphone petugas.

Tak hanya berfungsi untuk on-off lampu PJU, sistem juga dirancang untuk dapat mendeteksi PJU yang mengalami kerusakan. Dia mengklaim, pemanfaatan teknologi internet of things (IoT) untuk PJU sangat efisien. ‘’Tingkat penghematan cukup tinggi. Baik operasional hingga penggunaan listrik,’’ sambungnya.

Baca Juga :  Agendakan Karawitan hingga Gebyar Muharam di Watu Linggo

Aflah menyebutkan, saat ini tercatat total 5.000 titik lampu PJU di Kota Madiun yang terkoneksi dengan WiFi smart switch. Seluruhnya dikendalikan 262 unit panel PJU. Seiring rencana program lampunisasi, pihaknya masih menunggu jumlah kebutuhan peranti on-off breaker. Menyesuaikan panel PJU yang dipasang disperkim. ‘’Kebutuhan sudah kami koordinasikan. Jumlah pastinya menyesuaikan,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, bakal menyiapkan infrastruktur berbasis teknologi tersebut sebelum program lampunisasi berjalan. Mulai koneksi jaringan internet hingga peranti on-off breaker. ‘’Semua panel PJU harus nyambung dengan internet,’’ sebutnya.

Optimalisasi IoT  tersebut, lanjut dia, merupakan upaya pembangunan Kota Madiun menuju smart city. Pun, sejumlah inovasi tersebut buah tangan studi banding ke Korea Selatan beberapa waktu lalu. Bahkan, masih ada inovasi lainnya yang bakal diadopsi. ‘’Selain PJU, sudah ada CCTV analitik dan pompa penyedot air banjir otomatis berbasis IoT. Masih ada inovasi lainnya yang masih dalam perencanaan,’’ pungkasnya. (ggi/sat)

Most Read

Artikel Terbaru