alexametrics
29.2 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Pemkot Madiun Buka Gerai Vaksinasi Lagi, Polresta Datangi SMAN 5 

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Ikhtiar mengerem pandemi Covid-19 dan menurunkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terus dilakukan Pemkot Madiun. Salah satunya, mempercepat capaian vaksinasi antikorona. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kami buka gerai (vaksinasi) di Sumber Wangi untuk umum,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (25/3).

Tidak hanya untuk warga Kota Madiun, tapi seluruh warga negara Indonesia (WNI). Pembukaan gerai ini merupakan tindak lanjut dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes-PPKB) setempat atas perintah wali kota. Pun, dalam waktu yang sama, Polres Madiun Kota menggelar vaksinasi menyasar sekolah.

Menurut Maidi, upaya tersebut merupakan komitmen pemkot dalam merealisasikan instruksi presiden untuk mengejar capaian vaksinasi menjelang Lebaran mendatang. Khususnya, dosis ketiga atau booster. Kendati begitu, penyuntikan dosis pertama dan kedua tetap dilayani. ‘’Booster menjadi persyaratan mudik Lebaran, kami berupaya membantu masyarakat,’’ ujarnya.

Vaksinasi digelar 24 Maret hingga 2 April mendatang. Pemkot mengejar target minimal 50 persen capaian booster yang saat ini masih 21,26 persen. ‘’Jangan sampai pada momen Lebaran nanti masyarakat kesulitan. Silakan yang mau vaksin, kami tunggu di gerai vaksinasi,’’ pintanya.

Baca Juga :  Setahun, Kantor Bea Cukai Madiun Sita Sejuta Batang Rokok Ilegal

Gerai vaksinasi dibuka pagi dan sore. Yakni, pukul 09.00 dan 15.00 hingga kuota terpenuhi. Kemarin dinkes-PPKB menyediakan sekitar 500 kuota dalam dua sesi tersebut. Antusiasme tinggi masyarakat membuat Maidi optimistis mampu memenuhi target. Apalagi, kini booster disuntikkan setelah tiga bulan dari dosis kedua. ‘’Insya Allah kami masih memiliki waktu cukup untuk mengejar target,’’ ucapnya.

Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono menyatakan bahwa pihaknya juga mengejar target capaian vaksinasi. Baik dosis pertama, kedua, maupun booster. Namun, pihaknya pilih jemput bola dengan mendatangi instansi yang minta vaksinasi. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kami gelar vaksinasi di SMAN 5 Kota Madiun, sebanyak 200 sasaran kami suntik vaksin,’’ tutur Kapolres.

Pihaknya berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat capaian vaksinasi. Pun, membuka pintu bagi pihak mana pun dan kapan pun yang minta vaksinasi. ‘’Pelayanan kami buka bagi yang membutuhkan. Termasuk sasaran lansia, kalau tidak bisa datang ke lokasi akan kami datangi ke rumah,’’ janjinya.

Ihwal kertersediaan dosis vaksin, Suryono mengklaim cukup. Masyarakat tak perlu segan mendatangi pelayanan kesehatan polres jika membutuhkan vaksin. ‘’Harapan kami agar imunitas masyarakat kuat,’’ ujarnya. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Ikhtiar mengerem pandemi Covid-19 dan menurunkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terus dilakukan Pemkot Madiun. Salah satunya, mempercepat capaian vaksinasi antikorona. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kami buka gerai (vaksinasi) di Sumber Wangi untuk umum,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (25/3).

Tidak hanya untuk warga Kota Madiun, tapi seluruh warga negara Indonesia (WNI). Pembukaan gerai ini merupakan tindak lanjut dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes-PPKB) setempat atas perintah wali kota. Pun, dalam waktu yang sama, Polres Madiun Kota menggelar vaksinasi menyasar sekolah.

Menurut Maidi, upaya tersebut merupakan komitmen pemkot dalam merealisasikan instruksi presiden untuk mengejar capaian vaksinasi menjelang Lebaran mendatang. Khususnya, dosis ketiga atau booster. Kendati begitu, penyuntikan dosis pertama dan kedua tetap dilayani. ‘’Booster menjadi persyaratan mudik Lebaran, kami berupaya membantu masyarakat,’’ ujarnya.

Vaksinasi digelar 24 Maret hingga 2 April mendatang. Pemkot mengejar target minimal 50 persen capaian booster yang saat ini masih 21,26 persen. ‘’Jangan sampai pada momen Lebaran nanti masyarakat kesulitan. Silakan yang mau vaksin, kami tunggu di gerai vaksinasi,’’ pintanya.

Baca Juga :  Musim Penghujan, DBD Mengancam Warga Kota Madiun

Gerai vaksinasi dibuka pagi dan sore. Yakni, pukul 09.00 dan 15.00 hingga kuota terpenuhi. Kemarin dinkes-PPKB menyediakan sekitar 500 kuota dalam dua sesi tersebut. Antusiasme tinggi masyarakat membuat Maidi optimistis mampu memenuhi target. Apalagi, kini booster disuntikkan setelah tiga bulan dari dosis kedua. ‘’Insya Allah kami masih memiliki waktu cukup untuk mengejar target,’’ ucapnya.

Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono menyatakan bahwa pihaknya juga mengejar target capaian vaksinasi. Baik dosis pertama, kedua, maupun booster. Namun, pihaknya pilih jemput bola dengan mendatangi instansi yang minta vaksinasi. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kami gelar vaksinasi di SMAN 5 Kota Madiun, sebanyak 200 sasaran kami suntik vaksin,’’ tutur Kapolres.

Pihaknya berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat capaian vaksinasi. Pun, membuka pintu bagi pihak mana pun dan kapan pun yang minta vaksinasi. ‘’Pelayanan kami buka bagi yang membutuhkan. Termasuk sasaran lansia, kalau tidak bisa datang ke lokasi akan kami datangi ke rumah,’’ janjinya.

Ihwal kertersediaan dosis vaksin, Suryono mengklaim cukup. Masyarakat tak perlu segan mendatangi pelayanan kesehatan polres jika membutuhkan vaksin. ‘’Harapan kami agar imunitas masyarakat kuat,’’ ujarnya. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/