alexametrics
21.8 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Unjuk Rasa Tolak RUU Cipta Kerja

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan buruh menggelar aksi menolak RUU Cipta Kerja (omnibus law) di depan Gedung DPRD Kota Madiun Senin (24/8). Aksi mulai pukul 10.00-12.00 itu dilanjutkan mediasi dengan anggota dewan. ‘’Aspirasi kami ditampung untuk disampaikan ke DPR RI,’’ kata Aris Budiono, divisi advokasi dan buruh migran Serikat Buruh Madiun (SBM) Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Madiun.

Aksi itu menolak pembahasan omnibus law dilanjutkan karena rentan melanggar hak-hak pekerja. RUU yang rencananya disahkan bulan ini bakal menganulir UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan yang selama ini menjadi dasar regulasi untuk menjamin hak-hak pekerja. ‘’Pekerja akan lebih rentan terkena PHK (pemutusan hubungan kerja, Red) karena sistemnya lebih banyak outsourcing,’’ ungkapnya. (mg3/c1/fin)

Baca Juga :  Ngawi Street Food Launching Oktober

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan buruh menggelar aksi menolak RUU Cipta Kerja (omnibus law) di depan Gedung DPRD Kota Madiun Senin (24/8). Aksi mulai pukul 10.00-12.00 itu dilanjutkan mediasi dengan anggota dewan. ‘’Aspirasi kami ditampung untuk disampaikan ke DPR RI,’’ kata Aris Budiono, divisi advokasi dan buruh migran Serikat Buruh Madiun (SBM) Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Madiun.

Aksi itu menolak pembahasan omnibus law dilanjutkan karena rentan melanggar hak-hak pekerja. RUU yang rencananya disahkan bulan ini bakal menganulir UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan yang selama ini menjadi dasar regulasi untuk menjamin hak-hak pekerja. ‘’Pekerja akan lebih rentan terkena PHK (pemutusan hubungan kerja, Red) karena sistemnya lebih banyak outsourcing,’’ ungkapnya. (mg3/c1/fin)

Baca Juga :  Masak Nasi, Elpiji Dilalap Api

Most Read

Artikel Terbaru

/