alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Gandrung Sepeda Jadi Atensi Satlantas Polres Kota

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Gandrung sepeda menjadi atensi Satlantas Polres Madiun Kota. Demi meminimalkan kecelakaan, setiap pesepeda diminta memasang lampu dan pemantul cahaya. Guna memberikan tanda ketika gowes malam. ‘’Sepeda juga harus dilengkapi bel dan peranti pengaman lainnya,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Budi Cahyono Kamis (25/6).

Seperti diketahui, beberapa jalur sepeda yang sudah tersedia di sejumlah jalan protokol tidak berfungsi maksimal. Beberapa di antaranya bahkan kerap digunakan parkir kendaraan roda empat. Sebelum pandemi, sempat dilakukan penertiban di Jalan dr Soetomo, namun kini tak ada tindak lanjutnya. ‘’Pengendara motor dan mobil harus menghormati para pesepeda dengan tidak memakai jalur khususnya,’’ ujar kasatlantas.

Baca Juga :  Bakorwil I Madiun Tes Usap Seluruh Pegawai

Di sisi lain, para pesepeda juga tak boleh semena-mena. Sebab, pemotor dan pemobil juga memiliki haknya di jalan raya. Karena itu, pesepeda hanya diperbolehkan maksimal berjajar dua. Juga, senantiasa memperhatikan tingkat kepadatan kendaraan. ‘’Sesama pengguna jalan harus saling menghormati agar sama-sama selamat,’’ pungkasnya. (mg3/c1/fin)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Gandrung sepeda menjadi atensi Satlantas Polres Madiun Kota. Demi meminimalkan kecelakaan, setiap pesepeda diminta memasang lampu dan pemantul cahaya. Guna memberikan tanda ketika gowes malam. ‘’Sepeda juga harus dilengkapi bel dan peranti pengaman lainnya,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Budi Cahyono Kamis (25/6).

Seperti diketahui, beberapa jalur sepeda yang sudah tersedia di sejumlah jalan protokol tidak berfungsi maksimal. Beberapa di antaranya bahkan kerap digunakan parkir kendaraan roda empat. Sebelum pandemi, sempat dilakukan penertiban di Jalan dr Soetomo, namun kini tak ada tindak lanjutnya. ‘’Pengendara motor dan mobil harus menghormati para pesepeda dengan tidak memakai jalur khususnya,’’ ujar kasatlantas.

Baca Juga :  173 RTLH Terima Stimulan DAU

Di sisi lain, para pesepeda juga tak boleh semena-mena. Sebab, pemotor dan pemobil juga memiliki haknya di jalan raya. Karena itu, pesepeda hanya diperbolehkan maksimal berjajar dua. Juga, senantiasa memperhatikan tingkat kepadatan kendaraan. ‘’Sesama pengguna jalan harus saling menghormati agar sama-sama selamat,’’ pungkasnya. (mg3/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/