27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Libatkan Pokmas dan Pabrik Lokal, Program Pavingisasi Dikebut Tahun Ini

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Program pavingisasi jalan kampung di Kota Madiun dikebut tahun ini. Menyusul digedoknya anggaran dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2022 beberapa waktu lalu. ‘’Waktu tinggal empat bulan lagi. Jadi, harus kami kebut,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Senin (26/9).

Menurut dia, pavingisasi mulai dikebut bulan ini. Untuk akselerasi progres, pemkot bakal melibatkan kelompok masyarakat (pokmas) di setiap kelurahan. Mekanismenya, setiap pokmas mengerjakan pavingisasi di lingkungan masing-masing. ‘’Jika telah rampung, dapat membantu pokmas di lingkungan lain,’’ ujarnya.

Maidi menyebutkan, program ini dari usulan warga melalui musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan). Baik  di tingkat kelurahan maupun kecamatan. ‘’Kalau hanya mengandalkan DPUPR (dinas pekerjaan umum dan penataan ruang) tidak dapat selesai sesuai target,’’ tuturnya.

Proyek tersebut, lanjut Maidi, tak sekadar pavingisasi. Melainkan include pemasangan kansteen. Perinciannya, 31 ribu meter persegi pavingisasi dan 14 ribu meter persegi kansteen. Jumlah tersebut total di tiga kecamatan. ‘’P-APBD tahun ini nominalnya cukup besar. Pekerjaan juga tak sedikit. Optimistis selesai sesuai target,’’ yakinnya.

Baca Juga :  19 Ruas Jalan di Kota Madiun Diaspal Ulang

Meski diserahkan pokmas, DPUPR serta dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) tetap mem-back up. Tujuannya, agar optimalisasi penggunaan anggaran dapat bermanfaat langsung untuk warga kota.

‘’Anggaran bisa untuk membayar tukang dan kuli warga setempat. Ini juga sesuai instruksi presiden untuk memberdayakan masyarakat,’’ sebut Maidi.

Selain kebutuhan tenaga, pemkot juga memprioritaskan penyedia paving lokal setempat. Meski begitu, pemkot tetap mempertimbangkan kapasitas produksinya mengingat progres pekerjaan dikebut. Jika tak mampu memenuhi kebutuhan, pemkot akan mencari dari luar daerah. ‘’Pabrik lokal sudah saya suruh hitung kemampuannya. Sisanya baru ambil dari luar daerah,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Program pavingisasi jalan kampung di Kota Madiun dikebut tahun ini. Menyusul digedoknya anggaran dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2022 beberapa waktu lalu. ‘’Waktu tinggal empat bulan lagi. Jadi, harus kami kebut,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Senin (26/9).

Menurut dia, pavingisasi mulai dikebut bulan ini. Untuk akselerasi progres, pemkot bakal melibatkan kelompok masyarakat (pokmas) di setiap kelurahan. Mekanismenya, setiap pokmas mengerjakan pavingisasi di lingkungan masing-masing. ‘’Jika telah rampung, dapat membantu pokmas di lingkungan lain,’’ ujarnya.

Maidi menyebutkan, program ini dari usulan warga melalui musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan). Baik  di tingkat kelurahan maupun kecamatan. ‘’Kalau hanya mengandalkan DPUPR (dinas pekerjaan umum dan penataan ruang) tidak dapat selesai sesuai target,’’ tuturnya.

Proyek tersebut, lanjut Maidi, tak sekadar pavingisasi. Melainkan include pemasangan kansteen. Perinciannya, 31 ribu meter persegi pavingisasi dan 14 ribu meter persegi kansteen. Jumlah tersebut total di tiga kecamatan. ‘’P-APBD tahun ini nominalnya cukup besar. Pekerjaan juga tak sedikit. Optimistis selesai sesuai target,’’ yakinnya.

Baca Juga :  DPRD Usulkan 6 Raperda Inisiatif, Eksekutif 9 di Propemperda Kota Madiun 2023

Meski diserahkan pokmas, DPUPR serta dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) tetap mem-back up. Tujuannya, agar optimalisasi penggunaan anggaran dapat bermanfaat langsung untuk warga kota.

‘’Anggaran bisa untuk membayar tukang dan kuli warga setempat. Ini juga sesuai instruksi presiden untuk memberdayakan masyarakat,’’ sebut Maidi.

Selain kebutuhan tenaga, pemkot juga memprioritaskan penyedia paving lokal setempat. Meski begitu, pemkot tetap mempertimbangkan kapasitas produksinya mengingat progres pekerjaan dikebut. Jika tak mampu memenuhi kebutuhan, pemkot akan mencari dari luar daerah. ‘’Pabrik lokal sudah saya suruh hitung kemampuannya. Sisanya baru ambil dari luar daerah,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/