Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libatkan Pokmas dan Pabrik Lokal, Program Pavingisasi Dikebut Tahun Ini

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
CEK KEMAMPUAN: Wali Kota Madiun Maidi meninjau proses produksi salah satu pabrik paving di kota ini kemarin (25/9). Proyek pavingisasi jalan kampung akan dikebut tahun ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
CEK KEMAMPUAN: Wali Kota Madiun Maidi meninjau proses produksi salah satu pabrik paving di kota ini kemarin (25/9). Proyek pavingisasi jalan kampung akan dikebut tahun ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Program pavingisasi jalan kampung di Kota Madiun dikebut tahun ini. Menyusul digedoknya anggaran dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2022 beberapa waktu lalu. ‘’Waktu tinggal empat bulan lagi. Jadi, harus kami kebut,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Senin (26/9).


Menurut dia, pavingisasi mulai dikebut bulan ini. Untuk akselerasi progres, pemkot bakal melibatkan kelompok masyarakat (pokmas) di setiap kelurahan. Mekanismenya, setiap pokmas mengerjakan pavingisasi di lingkungan masing-masing. ‘’Jika telah rampung, dapat membantu pokmas di lingkungan lain,’’ ujarnya.


Maidi menyebutkan, program ini dari usulan warga melalui musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan). Baik  di tingkat kelurahan maupun kecamatan. ‘’Kalau hanya mengandalkan DPUPR (dinas pekerjaan umum dan penataan ruang) tidak dapat selesai sesuai target,’’ tuturnya.


Proyek tersebut, lanjut Maidi, tak sekadar pavingisasi. Melainkan include pemasangan kansteen. Perinciannya, 31 ribu meter persegi pavingisasi dan 14 ribu meter persegi kansteen. Jumlah tersebut total di tiga kecamatan. ‘’P-APBD tahun ini nominalnya cukup besar. Pekerjaan juga tak sedikit. Optimistis selesai sesuai target,’’ yakinnya.


Meski diserahkan pokmas, DPUPR serta dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) tetap mem-back up. Tujuannya, agar optimalisasi penggunaan anggaran dapat bermanfaat langsung untuk warga kota.


‘’Anggaran bisa untuk membayar tukang dan kuli warga setempat. Ini juga sesuai instruksi presiden untuk memberdayakan masyarakat,’’ sebut Maidi.


Selain kebutuhan tenaga, pemkot juga memprioritaskan penyedia paving lokal setempat. Meski begitu, pemkot tetap mempertimbangkan kapasitas produksinya mengingat progres pekerjaan dikebut. Jika tak mampu memenuhi kebutuhan, pemkot akan mencari dari luar daerah. ‘’Pabrik lokal sudah saya suruh hitung kemampuannya. Sisanya baru ambil dari luar daerah,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)


Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Pemkot Madiun Pastikan LKK Ditutup, Piutang Nasabah Bakal Dipilah

Pemkot Madiun Pastikan LKK Ditutup, Piutang Nasabah Bakal Dipilah

Pemkot Madiun memastikan LKK ditutup. Piutang nasabah akan dipilah setelah rencana pengalihan seluruh aset ke BPR terganjal aturan OJK.

Atlet Kota Madiun Peraih Emas POPDA Jatim 2026 Dijanjikan Bonus dan Beasiswa

Atlet Kota Madiun Peraih Emas POPDA Jatim 2026 Dijanjikan Bonus dan Beasiswa

Pemkot Madiun menjanjikan bonus dan peluang beasiswa bagi atlet peraih emas POPDA Jatim 2026. Sebanyak 201 atlet diturunkan di Ngawi.

Antisipasi Banjir di Kota Madiun, Petugas Keruk Sedimentasi Sungai Ngguyangan

Antisipasi Banjir di Kota Madiun, Petugas Keruk Sedimentasi Sungai Ngguyangan

Pemkot Madiun kerahkan 80 personel untuk mengeruk sedimentasi Sungai Ngguyangan di Kelun. Puluhan warga ikut membersihkan saluran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer